Dari Subang Ke Bandung (update)

by - May 28, 2017


“Subang tuh dimana yah?”, “Gue pernah lewat sih, tapi gak pernah mampir”, “Tau ...  tau ... tapi belum pernah kesana hehe”, “Ohh ... kok baru denger ya? Emang dimana?”, “Eh, udah ada listrik belum di rumah kamu?”.

Begitulah ... komentar-komentar mengharukan ketika baru kenalan, seakan-akan I was lived in the middle of nowhere. Saking noticelessnya mereka baru ngeh ketika aku sebut Ciater, bukan Gunung Tangkuban Perahu yang main gatenya masuk wilayah Bandung meski sebenarnya ½  dari Gunung Tangkuban Perahu masuk wilayah Subang.

Kaya turis mancanegara yang lebih kenal Bali ketimbang Indonesia.

Jutaan kali aku bolak-balik dari Subang ke Bandung atau dari Bandung ke Subang, belum pernah sekalipun aku menemukan official transportation yang mengakomodir rute Subang-Bandung selain mobil Elf atau Elp yang suka ngetem lama di terminal.

Tidak ada bis untuk rute Subang-Bandung, kecuali bis dengan rute Bandung-Indramayu yang lewat ke Terminal Ledeng dari Terminal Leuwi Panjang. Still unofficial. Mungkin orang gak tahu Subang karena minim transportasi, karena itu juga orang lebih memilih menggunakan mobil pribadi atau nekat menggunakan motor.

Plis!

I’m not a big fan of elf.

A super overloaded moving vehicle. Satu elf harus cukup untuk 22 orang, 4 orang (termasuk supir) di depan, 5 orang di row pertama, 5 orang di row kedua, 4 orang di row ketiga dan 4 orang lagi di row keempat (belakang). Tega nian ‘Mang ...

Sebenarnya, ada satu pilihan transportasi lain selain elf.

Ada travel yang melayani rute Subang-Bandung setiap harinya, orang menyebutnya Travel Pak Maman. Travel Pak Maman sudah ada sejak aku masih kuliah, dulu Travel Pak Maman sempat vakum karena masih sepi peminat dan belum banyak yang tahu.

Tapi saat ini, Travel Pak Maman menjadi pilihan pertama  kalau mau ke Bandung, yang gak kebagian seat  harus waiting list. Karena Travel Pak Maman baru punya 2 driver jadinya harus booking dari beberapa hari sebelumnya, siapa tahu seatnya penuh.

Jadwal berangkat dari Subang adalah jam 07.00 pagi, 10.00 pagi dan 13.00 siang, sedangkan dari Bandung berangkat setelah driver mengantarkan costumernya, jadi agak gak tentu juga sih. Untuk weekday Travel Pak Maman hanya sampai sore, namun untuk weekend sampai malam karena banyak peminat dan sering macet.

Pricelist? Sekitar Rp. 70.000 untuk weekday dan Rp. 90.000 untuk weekend (via tol), tapi tergantung jarak juga ... It’s worthed, at least you don’t need to force yourself into a matchbox.

FYI. Travel Pak Maman belum punya pull, jadinya dijemput ke rumah dan diantar sampai tujuan. Rata-rata costumernya masih berasal dari Subang kota karena Travel Pak Maman belum ekspansi keluar kota, selain daripada itu mungkin bisa janjian dulu dengan drivernya. Tujuan terjauhku adalah Cilengkrang, tapi kata drivernya bisa sampai Jatinangor.

For further information you can text +628 122 0973 873, tapi kalau mau cepet ya telepon d(^.^)b.


Bagi yang belum pernah ke Subang dan berniat pergi kesana pasti deh googling dulu. Mau pake transportasi apa? Berapa lama jaraknya? Berhentinya dimana? Ongkosnya berapa? Lewat daerah mana aja?

Nih, ku kasih tahu ya ...

Untuk mobil elf atau minibus L300 bisa dicari di Stasiun Ledeng Bandung, jarak antara Bandung – Subang atau sebaliknya ± 1,5-2 jam, tapi tergantung supirnya sih. Kadang kalau macet bisa sampai ± 3-4 jam. Ongkosnya ± Rp. 20.000 sekali jalan dan berubah menjadi ±Rp. 25.000  - Rp.30.000 ketika weekend atau menjelang hari raya. Elf paling pagi adalah ± 05.00 WIB dan yang paling malam adalah ± 21.00 WIB.

Diusahakan menggunakan elf yang ngetem di terminal ketimbang yang ngetem di jalanan. Karena elf yang ada di terminal tidak akan berangkat sebelum mobilnya penuh, jadi ngetemnya sudah habis duluan di terminal, sedangkan elf yang ngetem di jalanan mencari penumpang sambil jalan, jadinya seloww ... bisa-bisa molor sampai 3 jam.

Tips: Pilih seat di row paling belakang atau kedua dari belakang agar nyaman. Jangan pilih seat di row tengah karena 2 seat + kursi tambahan harus muat untuk 5 orang. HARUS!
Elf jurusan Subang – Bandung menggunakan jalur lintas kabupaten yang menghubungkan Subang dan Bandung. Melintasi beberapa daerah seperti Tambakan, Jalancagak, Sagalaherang, Ciater dan Lembang.

Ada 2 jenis elf jurusan Subang – Bandung, yang pertama adalah elf jurusan Subang – Bandung (Ledeng) dengan pemberhentian terakhir di Terminal Ledeng dan elf jurusan Subang – Bandung (Stasion) dengan pemberhentian terakhir di Stasiun Bandung di sekitar daerah Pasar Baru samping, setelah RS. Sentosa.

Di Subang sendiri tempat berangkat yang official adalah di Terminal Subang, namun calon penumpang juga bisa menunggu di sepanjang jalan yang dilewati oleh elf jurusan Subang – Bandung seperti di Gang Asem (di seberang Ganesha Operation di samping Big House) yang juga tempat menunggu bis jurusan Indramayu – Bandung, di Pasir Kareumbi (setelah perempatan Wisma Karya), Rangga Wulung (Taman Kota dengan icon tifografi Subang) dan seterusnya. 

Khusus untuk keberangatan pertama pada jam 05.00 WIB, elf berangkat dari daerah pertokoan Pujasera di sekitar bunderan pos polisi.

Jika di Bandung tempat perhentian terakhir elf jurusan Subang – Bandung adalah di Stasiun Ledeng, maka di Subang lain lagi, tempat perhentian terakhirnya bersifat tentatif. Untuk yang datang di bawah jam 15.00 WIB pemberhentian terakhirnya adalah di Terminal Subang, sedangkan dari jam 15.00 WIB ke atas pemberhentian terakhirnya adalah di depan pertokoan Pujasera, di depan Yogi Optical di samping Bank BJB Subang.

Dari sana bisa dilanjutkan dengan transportasi lainnya sesuai dengan tujuan, untuk di dalam kota bisa menggunakan angkot, becak, ojek dan ojek online. Tarifnya menyesuaikan ya ... dan untuk tujuan keluar kota seperti Pagaden, Pamanukan atau Kalijati bisa menggunakan angkot.

FYI. Kalau mau ke Tangkuban Perahu atau Ciater dari Bandung bisa menggunakan elf jurusan Subang – Bandung. Eh. Tapi bisa juga menggunakan elf dengan jurusan Jalancagak – Bandung yang berhenti terakhir di Pasar Jalancagak atau Tanjung Siang – Bandung dengan perhentian terakhir di Pasar Tanjung Siang. Ongkosnya ± Rp. 15.000 untuk sekali jalan.


Ya begitulah transportasi umum ... dari Subang – Bandung atau sebaliknya, belum ada yang benar-benar ‘pas’ kecuali menggunakan kendaraan pribadi. Idealnya ada bis, tapi kalau sengaja diadakan bisa-bisa malah didemo #eh

Update (Maret 2018)
Untuk elf Subang-Bandung atau sebaliknya ongkosnya naik menjadi 
 ± Rp. 25.000 sedangkan mobil L300  (lebih kecil) ± Rp. 22.000 untuk sekali jalan. Belum tahu nih ongkos pastinya kalau jelang weekend Ramadhan, tapi biasanya dinaikin lagi karena harga BBM juga diam-diam naik dan macet  Farm House, meski kenyataannya pak supir selalu menggunakan jalur Cihideung (jl. Sersan Bajuri / Kampung Gajah).

Oh iya, kayanya elf jurusan Jalancagak-Bandung atau sebaliknya sudah tidak beroperasi, jadi kalaupun mau berhenti di Jalancagak dll mesti naik elf jurusan Subang-Bandung.

Kalau masih bingung dengan transportasi umum di Subang setelah turun dari elf, coba deh buka aplikasi Grabnya hehe Ya, di Subang kini ada Grab, cuma karena masih baru jadinya drivernya belum banyak dan pick up pointnya masih belum pas.

Update (Mei 2018)
Ada travel baru namanya WB Travel yang khusus melayani rute Subang-Bandung atau sebaliknya via tol Cipali, jadi nggak kan lewat Lembang dsk. Ongkos sekali jalan Rp. 50.000. Oh iya, WB Travel ini ada pull-nya jadi nggak bisa door to door kaya travel-nya Pak Maman, di Subang pull-nya ada di Lampu Satu Resto sedangkan di Bandung pull-nya ada di Baltos, keberangkatan setiap 2 jam sekali.

CP: +62 818-827-188

Sampai saat ini aku baru nyoba pake WB Travel dari Subang ke Bandung tapi belum pernah nyobain yang dari bandung ke Subang, review-nya ... cukup mengecewakan karena ternyata kita nggak dianterin sampe pull yang katanya ada di Baltos. Seriusan ini. Kita (penumpang) akan diturunkan di jalan raya depan BTC (Bandung Trade Centre) begitu aja, supirnya nggak kasih alasan kenapa ya ... kalau udah KZL kan boro-boro mau nanya ya hehe

Saat Ramadhan aku pergi ke Baltos dan iseng nanyain WB Travel ke security-nya, mau waving check secara kalau mudik bawaannya pasti banyak kan. Ternyata memang nggak ada ya pull WB Travel di Baltos. Baru kutahu kemudian pull-nya ''pindah" ke tempat lain. Di-zoom aja ya fotonya hehe



Anyway, mewakili semua gapura perbatasan daerah Subang dan sekitarnya ; Selamat Datang Di Kota Subang 😊😊😊 

You May Also Like

15 comments

  1. Baru tahu ada elf Subang yang sampai ke Ps. Baru Bandung
    Boleh tau ngetemnya dmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau di Subang ngetemnya di Terminal Subang, mobilnya bukan elf tp L300 agak lebih kecil.
      Kalau di Bandung, di damping pasar baru yg dari arah RS. Sentosa, di sebrang Jalan masuk mau me Tamim

      Delete
  2. Maaf mbak, boleh minta nomor telpon pa maman ?
    Nomor di atas kayanya kurang deh :)

    ReplyDelete
  3. Makasih ya mbak blognya, krn aku g dpt bus dari subang aku cari deh d google dpt lah blog ini. Setelah di coba nomornya ga bisa d hubungi. Nah aku coba2 deh ditambah angka 8. Jadi nomornya yg bener 08 122 0973 873. Travel ini pake luxio dgn jumlah penumpang 7 orang. Anter jemput sampai tujuan. Recommended ketimbang naik bus atau ELF, oyaaah sesuai kantong masing2 yah....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf ya nomornya kurang 😝, seharusnya memang 08 122 0973 873 hehe terimakasih sudah diingatkan, senang bisa membantu 😊😊😊

      Terimakasih 💕

      Delete
  4. Mbak. Kalo mau ke subang pusakajaya naik apa ya kalo dari bandung? Saya pernah liat bis bandung indramayu itu lewatin pamanukan trs ke arah pusakajaya ga? Saya mau ke daerah subang yg perbatasan dengan indramayu itu mbak deket jembatan sewo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setauku bis jurusan Bandung X Indramayu nggak lewat Pusakajaya, krn Pusakajaya letaknya di ujung & masuk lagi ke dalem (bukan di jalur utama).

      Paling pake angkot jurusan Haurgeulis dari Pujasera Subang.

      Maaf ya lama �� smg late reply nya bisa membantu ��

      Delete
  5. kalau dari jakarta mau ke subang ,sagalaherang naik apa mbak? tks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dari Jakarta via bus turunnnya di terminal subang, Terus Naik elf yang jurusan Bandung turunnnya di pasar jalancagak.
      Nah, dari situ baru lanjut pake ojek apa angkot.

      You're welcome, smg membantu ya ��

      Delete
    2. tks dik Lestari..

      Delete
  6. Asamualaiku..mbak demi lestari. Mbak, insyaallah Aku rencana berangkat ke Subang dr terminal kampung rambutan jam 2 siang. Jadi, sampai di terminal Subang jam 5 sore. Tapi aku diminta turun di Tegal Kelapa. Mbak, untuk transportasi lanjutan dr tegal kelapa ke Assyifa boarding school di Jalan Cagak itu gmn mbk? Apakah ada sampai malam mbak? mohon responsnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa alaikum salam ...
      dari Subang ke Jalancagak / Assyifa bisa menggunakan angkot jurusan Jalancagak / Tanjungsiang (naik dari pasar Pujasera) kalau malem setauku udah jarang, atau kalau mau lebih simple bisa menggunakan Grab Bike / Car tapi harus dari Subang kotanya karena masih baru.

      Thx for visit :)

      Delete
  7. Assalamualaikum mba. Start pertama dari bandung ke subang adalah stasiun ledeng bandung , nah mksdnya stasiun ledeng bandung itu stasiun bandung atau apa ? Maff gagal paham saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wa alaikum Salam ...
      Typo itu mas hehe 😅 harusnya Terminal Ledeng. Maaf ya jadinya salah pengertian.

      Delete
  8. Assalamualaikum wr wb. untuk dulur salembur orang Subang mendapat kesulitan mengenai jalan dan lain2, di Bandung bisa sharing dengan saya, Insha Allah dibantu semampu saya, Yan Heryana (WA 085710123556) warga Bandung asbang (aseli subang).

    ReplyDelete

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.