Ada Apa di Subang?

by - April 13, 2024

Hay manteman!

Terinspirasi dari thread peta wisata kuliner yang dibuat oleh (Lala Bohang atau Qasimin – Memekan Lirik, lupa lagi pokoknya 😅) saat merencanakan pernikahannya yang terkena imbas covid-19 beberapa tahun lalu. Kupikir asyik juga niya membuat peta kuliner kampung halaman sendiri, jadi kerabat dan teman-teman yang hadir bisa wisata kuliner mandiri 😁. Ngaku deh... setelah resepsi pasti masih pada lapar kan?! Apalagi kalau baru pertama kali menginjakkan kaki di tempat (yang menjadi tujuan), nggak mungkin nggak ingin mencicipi kulinernya yekan 😏.

Eh BTW aku membuat ini bukan dalam rangka OTW kewong yaw (meski sebenarnya sah-sah aja kalau alasannya begini 😂). Aku hanya ingin mempermudah pencarian, kali aja lagi mampir di Subang tapi masih belum tahu mau makan apa. List kuliner yang ada di Subang ini tersusun dari memory lane-ku yang lahir dan besar di Subang, makanya aku lebih banyak memasukkan kuliner lawas ketimbang kuliner baru. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan taste, rasa makanannya mungkin udah nggak relate lagi dengan palette lidah kita, namun memory-nya masih mengendap menjadi ‘rasa yang pernah ada’ wkwk.

Jangan lupa, bagimu taste-mu bagiku taste-ku. Selera kita bisa sama bisa juga nggak.

FYI. Aku nggak akan merekomendasikan Saung Liwet Mang Nana atau Nasi Timbel Mang Yayan karena kupikir B aja 😅. Aku kurang suka dengan konsep makan liwetan di saung-saung yang ada kolongnya, karena saat ramai pegawainya akan keteteran membersihkannya 😭. Aku memang kurang suka makan di luar karena nggak bisa mengontrol rang-o-rang yang makannya bunyi (ceplak), bikin nggak mood aja gitu 😁. Alasan yang sama mengapa aku selalu nge-skip video mukbang lalapan yang lewat FYP-ku 😎.

Here they are…

RM. PURNAMA
Jl. Jend. Ahmad Yani no 80-82 

Dulu di Subang ada 2 rumah makan yang sama enaknya yakni RM. Sedap dan RM. Purnama, harga keduanya memang di atas rata-rata. Aku pertama kali makan beef steak dan kawan-kawannya di RM. Sedap, sayangnya RM. Sedap udah tutup karena kurang fleksibel. Sedang RM. Purnama masih bisa survive karena berelasi dengan pi-ein-eis, RM. Purnama menyediakan catering untuk rapat dan acara-acara di pemerintahan. Tahu sendiri yekan, indikator tempat makan enak adalah kalender supplier dan pi-ein-eis.

Rekomendasi menu - nasi kotaknya (bisa beli satuan), pepes tahu (yang nggak cukup 1 😭), mie goreng dan kue basah.

RM. ARUM SARI TUTUP
Jl. Jend. Ahmad Yani no 100 

RM. Arum Sari masih sejajaran dengan RM. Purnama, cuma parkirnya agak sempit karena lokasinya berada di jalan yang menurun. Memang ya rupanya macem rumah makan lama dengan meja kayu dan kursi tinggi, terakhir kali kesana tempatnya masih terawat kok. Saat masih sehat mama sering mengajak kita makan disini, menu favorite-ku adalah tongseng sapi dan sop jando, untuk harga kurasa masih standar laya. Karena udah lama nggak kesana aku nggak tahu apakah menunya masih sama atau udah berubah. 

Rekomendasi menu - tongseng sapi, sop jando, sate maranggi.

RM. PADANG BANG MIDUN
Jl. Letnan S. Parman (samping PEMDA Subang)

So far yang paling kusuka adalah RM. Padang Bang Midun. Official name-nya memang nggak Padang banget macem Sari Bundo, Sederhana atau Danau tapi makanannya beneran Padang 😁. Yang kusuka dari RM. Padang Bang Midun adalah mereka nggak pelit bumbu, apalagi bumbu Rendang-nya yawla leqoh (pake huruf Q). Harganya sepadan dengan rasanya dan porsinya lebih dari cukup (untukku), makanya kadang bisa sampai 2 sesi makan 😊.

RM Padang Bang Midun ini terbilang baru ya karena saat aku SD mah belum ada, aku baru tahu RM. Padang Bang Midun dari Pongky. Saranku, datanglah sebelum jam makan siang karena varian masakannya masih lengkap jadi masih bisa milih. Favorite-ku masihlah rendang, peyek udang, udang balado dan terong balado, tapi yang lain juga enak kok, hanya bukan favorite-ku aja 😉. Aku jarang makan di tempat karena rumahku terbilang dekat, tanggung aja gitu, kalau bisa makan di rumah ngapain makan di luar.

Rekomendasi lain - RM. Padang Basuo.

SATE PUJAMARI
Jl. Dr. Satiman (sebrang Toko Mas Gaya Baru)

Inilah tukang sate paling legend (di keluargaku) 😊, Sate Pujamari ini bisa dibilang ada hampir di setiap fase up and down-nya keluargaku. Kita tahu Sate Pujamari ini dari teman kantor mama, dulu mereka berjualan pake gerobak kecil sekarang udah punya lapak sendiri. Rasa satenya agak manis dan harganya murce, pilihannya ada sate ayam, sate sapi, sate kulit atau sate usus. Sambil menunggu satenya dibakar byasanya ibunya ngajak ngobrol, hal inilah yang bikin kita ikrib dan menjadi langganannya.

Rekomendasi lain - Sate Kajojo.

GADO-GADO TUTUP
Jl. Pasar Baru (dekat pos kamling)

Saatku SD gado-gado Pasar Pujasera ini adalah favorite-ku, paling enak se-Subang-eun 😂. Kubilang begini karena belum menemukan gado-gado yang seenak, sebersih dan serapi gado-gado ini di Subang. Aku selalu excited setiap kali diajak membeli gado-gado ini karena senang melihat toples kacang bawangnya yang bersih dan tersusun rapi. Rasanya mah nggak usah ditanya… enak banget, sayangnya saat aku kuliah udah tutup dan nggak ada regenerasi 😥

Rekomendasi lain: ketoprak depan Pegadaian *beda jauh 😅.

NASI GORENG 
FYI. Makanan favorite-ku adalah nasi goreng, dan diantara semua nasi goreng yang pernah kucoba hanya nasi goreng Hanjuang yang rasanya masih 'nempel' di lidah. Aku tahu nasi goreng Hanjuang ini dari Wa Purwo, bedanya dengan nasi goreng biasa adalah topping wortelnya yang nikmeh... asli enak banget 😍. Sayangnya nasi goreng Hanjuang ini tutup saat aku di ma'had 😭, sedih sih... karena sampai saat ini aku belum menemukan rasa yang mirip-mirip. Kurasa nasi goreng terenak adalah yang dibikinin, bukan yang bikin sendiri  😂.

Rekomendasi lain - Nasi Goreng Klasik Perumnas, Nasi Goreng Mas Watra.

MIE BAKSO & MIE AYAM
Saatku kecil mie bakso yang hype adalah Virgo dan H. Bang Ade, keduanya merupakan saudara kandung. Kalau mama belanja ke pasar biasanya kita disuruh makan baso di Virgo, nanti dijemput kalau udah selesai. Saking seringnya ke Virgo aku sampai hafal stiker yang nempel di meja kasirnya, kalyan begini juga nggak? 😂 . Aku nggak punya mie bakso & mie ayam favorite di Subang karena selalu ngikut Widy, biasanya yang jual mie bakso jualan mie ayam juga. 

Rekomendasi lain - Bakso Jando Siswo, Bakso Jando Mantep, Bakso & Mie Ayam Goyang Lidah, Bakso Malang H. Heri.

KEDAI MINOS
Jl. Pasar Baru No.02

Kurasa Kedai Minos adalah tempat ter-legend bagi anak sekolahan di Subang, well... siapa sih yang nggak tahu Minos? Aku... ✋. Aku baru ke Minos saat kuliah, itu juga diajakin Widy yang kangen jajanan SMA-nya wkwk. First impression-ku adalah... anjirrr 😂. Minos ini bersebelahan dengan tempat dingdong *jebakan umur 😁 makanya banyak yang nongkrong, mereka menyediakan makanan dan minuman khas anak sekolahan. Kalau kalyan gabut bisa kesini ya...

Rekomendasi menubatagor kering, batagor kuah, minuman berwarna, berasa dan berembun.

PISANG KEJU & SEBLAK CEKER
Jl. O. Jaya Wisastra No.22

Aku nggak terlalu suka seblak tapi kalau ada yang ngajakin beli mah hayu 😊 so far seblak yang rasanya OK adalah 2 Putri, lokasinya berada tepat di samping bakso H. Ade. Setiap kali kesini kita selalu bingung, mau pilih seblak atau pisang keju? Akhirnya kita beli dua-duanya sih haha 

Rekomendasi menu - seblak ceker, pisang keju.

***

Siapa yang sering bimbang memilih antara martabak manis dan martabak telur? Yha~ selamat, aku dan kamu… masa kecilnya dipenuhi martabak 😂. Aku nggak tahu niya dengan kalyan namun saat kecil martabak adalah makanan yang enaakkk banget 😍, aku suka pinggiran martabak manis yang crispy dan kulit martabak telur yang renyah. Aku lebih suka martabak klasik dengan topping keju dan cokelat ketimbang topping ini itu yang porsinya berlebihan, FYI aja sih ini mah 😁.

MARTABAK MANIS
Saatku kecil martabak manis yang terkenal se-Subang-eun adalah martabak Citra yang kiosnya terletak di pasar Pujasera. Yang kuingat, di depan kiosnya disediakan bangku jadi kita bisa menonton proses pembuatan martabaknya dari 0. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan taste, martabak Citra mulai tersisihkan apalagi letaknya berada di dalam pasar Pujasera. Scene favorite-ku adalah saat masnya mengaduk-aduk adonan di dalam tong, satisfying banget 😍.

Rekomendasi lain - Martabak Denai, Martabak Liberty 

MARTABAK TELUR
(lagi) Saatku kecil martabak asin yang terkenal se-Subang-eun adalah martabak H. Mas Yani yang kiosnya terletak di Pasar Pujasera. Yang kuingat, kiosnya martabak H. Mas Yani ini lumayan luas dan nggak pernah sepi. Biasanya martabak manis dan telur dijual bersamaan, jarang banget menemukan pedagang yang fokus hanya pada satu jenis martabak. Scene favorite-ku adalah saat masnya melempar-lempar adonan ke udara, dari yang asalnya kecil lama-lama jadi lebar 😍.

Rekomendasi lain - Martabak H. Mas Yani, Martabak H. Mas Bewok

***

Setiap daerah pasti punya toko dengan nama-nama unik, ada yang pake nama keluarga, nama owner, nama estetik, nama iseng-iseng atau nama hasil wangsit 😂. Nggak jarang nama unik tersebut menjadi trademark yang bikin kita kangen pulang kampung. Ada banyak toko dengan nama yang menurutku unik di Subang namun yang menjadi juwara adalah…

TOKO MACAN KETAWA
Jl. Letjen Suprapto no 119 (sekarang jadi Mixue)

Saat kecil, keluargaku sering mampir ke toko kelontong Macan Ketawa untuk membeli Aqua, entah apa yang ada di pikiran owner-nya sampai menamai tokonya dengan Macan Ketawa. Setiap kali ke toko Macan Ketawa kita (aku dan Widy) nggak bisa nggak cekikikan karena kita pikir namanya bodor pisan, mana ada kan macan yang bisa ketawa, eh... kecuali macan Cisurupan kali ya 😂.

TOKO MENANTI 
Jl. Letjen Suprapto, Pasar Pujasera blok B no 16

Saat kecil, keluargaku sering mampir ke Toko Menanti, mereka menjual aneka keripik dan kue kering yang tersusun rapi di dalam kaleng bercat biru. Favorite-ku adalah emping manis dan kue kancing yang krimnya dihabiskan duluan 😆. Karena tahu kita suka es yoghurt yang ada di Toko Menanti mama sampai nyetok di kulkas, nggak perlu nunggu besok untuk menghabiskannya 😁.

TOKO REMAJA
Jl. Letjen Suprapto no 41 (sebrang eks bioskop Candra)

Saat kecil, keluargaku sering mampir ke Toko Remaja, mereka menjual snack macem ciki-cikian dan permen-permen yang nggak kita temui di warung terdekat. Mereka juga menjual printilan ulang tahun, mistletoe, plastik berbagai ukuran, alas kue bahkan tustel. Yha~ kalyan nggak salah baca… mama pernah difoto di dalam Toko Remaja untuk mencoba tustel yang dibelinya. Favorite-ku adalah kue basahnya… 💖.

***

Alhamdulillah sekarang Subang udah mulai berkembang, apa pun makanan dan minuman insya allah ada yang penting ada duitnye haha 10 tahun yang lalu kalau mau fast food macem Pizza Hut, KFC atau Starbucks kita mesti ke rest area dulu, sekarang mah tinggal nge-go food aja yaini. Kopi-kopi galau dan cemilan nggak ngenyangin udah mudah dicari, pun dengan Hokben dan Kabobs yang akhirnya buka di Yogya 😂.

You May Also Like

0 comments

Feel free to leave some feedback after, also don't hesitate to poke me through any social media where we are connected. Have a nice day everyone~