Menu

  • 🌷 Hello ~
  • 📌 Place
  • 🪐 Space
  • 🍊 Taste
  • 🍀 Personal Thoughts
  • 🎬 Spoiler
  • 🎨 Studio
  • 💡 Extra

demilestari

Powered by Blogger.
 

Hello~

Minggu lalu aku nonton trailer film Avengers: Doomsday yang baru aja dirilis, ya Allah... meni asa waas kieu 😁. Tetiba kangen hari-hari nonton film MCU di Ubertos dan makan pecel lele di seberangnya sambil ngobrol 🥲. Ada beberapa trailer yang dirilis, salah satunya berisi momen warga Wakanda dan Fantastic Four kenalan, udah fix join berarti niya. Tapi yang bikinku kepikiran malah bayi yang digendong oleh Steve Rogers, anak siapa itu bwang??? Beri aku penjelasan 😂.

Paska perang antar galaksi memperebutkan batu akik. aku merasa MCU udah nggak asyik lagi. Lebih ke capek aja siya ini mengikuti perjalanan para superhero kerja lembur membangun jembatan menuju Avengers: Doomsday. Apalagi saat nonton serial Loki, melihat infinity stone dibiarkan dia atas meja (bahkan dijadikan pemberat kertas) bikinku cengo. Astagfirullahaladzim... batu-batu itu setara 10 tahun perjalananku nonton MCU loh ya, simpan yang apik napa 🫵🏻😭.

Rekap musuh yang dilawan udah di-spill di awal ya

Sambil menunggu film Avengers: Doomsday dirilis, MCU merilis film Spider-Man: Brand New Day. Aww... gunting pita nih di peresmian jembatan baru 😍. Saat nonton Spider-Man: No Way Home aku mengira ini adalah film terakhirnya Tom Holland sebagai Peter Parker. Karena nggak biasanya film Spider-Man dibikin lebih dari 3 film, Spider-Man versi Tobey Maguire 3 film (Spider-Man 1, 2, dan 3) dan Spiderman versi Andrew Garfield 2 film (The Amazing Spider-Man 1 dan 2).

Jadi, pertanyaannya...

MENGAPA MESTI ADA SPIDER-MAN: BRAND NEW DAY?

Menurut kesusotoyanku mah, karena Peter Parker aka Spider-Man (Tom Holland) mesti membereskan kekacauan yang diciptakannya di Spider-Man: No Way Home, serta membawa X-Men Universe menuju kapal induk MCU. Seperti yang kita tahu, saat bergabung dengan The Avengers doi adalah bocah cerewet yang excited akan peran barunya. Setelah mengalami berbagai pertualangan bersama The Avengers *termasuk Thanos finger snap, kini tibalah saatnya doi transisi.

Yha~ Spider-Man: Brand New Day adalah filmnya Peter Parker.

Biar nanti nggak bingung, kusarankan kalyan nonton film di bawah ini, tapi kalau nggak pun gpp siya.

Captain America: Civil War (2026)
Spider-Man: Homecoming (2018)
Spider-Man: Far From Home (2020)
Spider-Man: No Way Home (2022) 

Oh ya, aku nonton Spider-Man: Brand New Day di NSC Subang setelah ambil obat di rumah sakit, agak gercep siya, kalau kalyan nggak mau kena spoiler silakan di-skip post-nya.

***

Product placement-nya ketara banget, apalagi Samsung dan BMW.
Spider-Man: Brand New Deal 👍🏻

Spider-Man: Brand New Day ini bercerita tentang apa yang terjadi setelah keinginannya Peter Parker (untuk dilupakan) terkabul. Ternyata... life goes on, sedang Peter masih stuck macem lagunya The Script yang The Man Who Can't Be Moved 😅. Untuk timeline-nya menyesuaikan dengan durasi kuliah MJ (Zendaya) dan Ned Leeds (Jacob Batalon) di MIT, jadi ada gap selama 4 tahun yang diisi oleh Peter dengan mantengin social media mereka macem fans militan.

Padahal ya kalau dipikir-pikir mah, dengan warisan Tante May doi bisa kuliah di MIT dan berteman (lagi) dengan mereka. Atau minimal tinggal di tempat yang lebih proper gitu, bukan tenggelam dalam kesepian. Jujur niya, aku penasaran dari mana Peter punya uang secara doi nggak 'terlihat' kerja *netizen julid 😂. Kubilang begini karena Spider-Man versi Tobey dan Andrew mah kismin sampai mesti kerja jadi kurir pizza. Pemerintah New York ada kasih tunjangan superhero atau apa gitu? kepo 🤔.

Selama 4 tahun doi nggak kepikiran healing gitu? Mendaki gunung, menyusuri sungai, merasakan ombak 🫠

Hari-hari yang meranggas lara akhirnya usai saat Peter bertemu dengan Ned dan MJ yang pulang kampung ke New York. Dilema banget yekan... jangankan meluk, mau nyapa aja pikir-pikir dulu niya si Peter 🥲. Kalau di film-film sebelumnya mereka (Peter, Ned dan MJ) susah senang selalu bersama, di film Spider-Man: Brand New Day mereka 'asing'. Menyadari bahwa kenyataan nggak sesuai angan-angan, terjadi lonjakan emosi yang bikin tubuh Peter malfungsi.

Ada momen di mana Peter nggak bisa mengontrol pikiran dan tubuhnya, yang mana bikin E. V. (AI macem Jarvis yang mengkoneksikan kostum dan PC-nya) khawatir. Peter bahkan bertemu dengan rang-o-rang yang entah mengapa menyentil keputusannya. Kukira itu adalah proyeksi alam bawah sadarnya untuk bisa menerima kenyataan, eh ai pek teh ada musuh baru yang bisa mengontrol pikiran dari jarak jauh yakni Jean Grey (Sadie Sink). Assalamuaikum warga... izin join di grub ya 🙏🏻.

Tiba-tiba ngelindur bikin kepompong

Seperti Spider-Man, Jane Grey ada beberapa versi yang populer, salah duanya adalah versi boomer Famke Janssen (X-Men trilogy, X-Men Days of future Past) dan versi millenials Sophie Turner (X-men: Apocalypse,Dark Phoenix). Di X-Men universe, Jean Grey termasuk mutan omega (level tinggi) namun kisah cintanya agak hadehhh... 🥹. Udah bener sama Scott Summer (Cyclops), eh malah kecantol Wolverine (Logan), mana Professor X (Charles Xavier) diam-diam naksir pula. Dengki aku ih 😂.

Aku pun penasaran apakah MCU akan me-reset karakter Jean Grey atau dibiarkan sesuai template. Terhitung udah 3 kali Jean metong di X-Men universe, yang artinya udah 3 kali juga aku nangis bombay 🥹. Di X2 Jean mengorbankan diri demi menyelamatkan manteman, di X-Men: Last Stand Jean terpaksa dieksekusi oleh Logan dan di Dark Phoenix Jean kembali ke haribaannya. Nah, di Spider-Man: Brand New Day, Jean mengobrak abrik Damage Control demi mencari V-Max.

Kewren wey 😍

Damage Control ini konsepnya ala-ala Justice League yang memberdayakan penjahat menjadi penjahit biar bisa dimanfaatkan oleh pemerintul. Scene perkelahian antara Spider-Man dan The Hand mantips pisan wey, terutama koreografi panjat pinangnya 🧑🏻‍🍳💋. Mengingatkanku pada Red Ninja's di G. I. Joe: Retallion, eh kalyan udah nonton belum? Dan scene Spider-Man mengeluarkan jaring laba-laba ala air mancur tuh ada rasa-rasa Shang-Chi-nya dikit.

Sejujurnya formula yang dipake di film Spider-Man: Brand New Day termasuk usang siya.

Ada musuh menyerang - superhero dan pemerintul bersatu melawan musuh - musuh kasih 'clue' - superhero dan musuh bersatu melawan pemerintul

Makanya begitu Jean ngomong "Sara" sebelum pingsan, ah udah pasti ini mah gini deh ceritanya, nanti si ini gini, nanti si itu gitu 😅. Back story-nya Sara Grey memang klise namun plot twist-nya sungguh warbyasa, bikinku tertawa sekaligus meringis 🥹. Sepanjang durasi aku menebak-nebak apa itu V-Max namun entah mengapa yang nyangkut di kepala malah Vecna Max mulu 😂 #randomcrossover. Mana di ending ada scene doi naik bis melewati hutan, balik ke Hawkins yuteh? 😁.

Kalau gini mah nggak kenaleun

Di antara semua manusia yang ada di dunia benarkah nggak ada seorang pun yang mengingat Peter? Iya. karena Hulk aka Dr. Bruce Banner (Mark Rufallo) mah bukan manusia 😅. Demi keselamatan bersama, Dr. Banner bikin inhibitor untuk mengontrol kekuatannya, Peter bikin versi sachet-nya. Kalau melihat fungsinya sih kuyakin kelak inhibitor ini akan jadi sumber pertikaian antara para mutan dan pemerintul macem yang terjadi di X-Men Days of Future Past. 

Mungkin karena udah lama nggak rewatch filmnya MCU aku lupa sebesar dan seganas apa si Hulk teh. Daya hancurnya ngeray, tapi cucok sih kalau doi mau switch career jadi tukang ngeprukin tembok mah 😅. Kupikir salah satu alasan mengapa Hulk muncul di film Spider-Man: Brand New Day adalah untuk mengingatkan Peter bahwa: there always a monster inside us. Dan sebagai inang, mau nggak mau kita (mereka maksudnya 😁) mesti menerimanya.

Tektokannya OK

Di rentang 4 tahun ternyata Peter punya bestie dongs, yakni Frank Castle aka The Punisher (Jon Berthal). Aku belum nonton serialnya ya, makanya begitu doi ngobrolin Staten Island daku gagal faham. Apakah ada scene penting yang terlewat? Saking penasarnnya aku sampai googling, ternyata memang nggak ada, Staten Island hanya cerita personal antara Frank dan Peter layaknya Budapest antara Natasha Romanoff aka Black Widow (Scarlett Johansson) dan Clint Barton aka Hawkeye (Jeremy Reiner).

Saat MJ bilang "I don't love you" otakku auto nambahin "like I did yesterday..." 🤣 iyadeh si paling emo pada masanya 🫠. Kalau dinding elektromagnetik Jean bisa bikin rang-o-rang kembali mengingat Peter, seharusnya ini adalah saat yang tepat bagi Peter untuk me-recall memori MJ dan Ned. Mon maap niya duhai segenap warga yang tetiba bikin kapal, kalyan tahu nggak Jean tuh rada red flag? 🫣. Tyda pernah terbayangkan euy si Peter bakal kecantol Jean, bisa-bisa fanbase rarungkad wkwk.

Udah ditolak terus minta dianter pulang tuh gimana konsepnya 😂

Scene favorite-ku ofkors adalah footage kota New York di ending, terasa hidup dan hangat 😍. Scene favorite kalyan apa? Aku cukup mengikuti film MCU namun nggak senior banget yaini, aku cuma suka nonton dan vibing the hype aja. Makanya nggak masalah juga kalau kelewat nonton film dan serialnya, paling bingung aja mengapa begini mengapa begitu 😅.

Kalau kalyan berminat rewatch atau melengkapi ceklis yang masih bolong sebelum Avengers: Doomsday, kusarankan nonton sesuai urutan tahun rilis. 

Untuk post yang terkait dengan film MCU bisa dibaca di sini ya:

Doctor Strange (2017) review 
Thor: Ragnarok (2017) review 
Avengers: Infinity War (2018) review 
Deadpool 2 (2018) review 
Captain Marvel (2019) review 
Avengers: Endgame (2019) review 
Wandavision (2021) review 
Spider-Man: No Way Home (2022) review
Doctor Strange in The Multiverse of Madness (2022) review
Wakanda Forever (2022) review
Guardians of The Galaxy vol. 3 (2023) review
Deadpool & Wolverine (2024) review

Spider Tracker 🕸️

***

Pictures were taken from @watchmen.id Twitter thread.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Setelah makan siang di Ceumara kita jalan kaki ke Pasar Cihapit, tujuan kali ini adalah Brownies Tjihapit. Sebagaimana Bandung bagian Braga, ada banyak hal yang berubah sejak terakhir kita main ke Cihapit. Ada lapangan padel di ujung jalan, Princheese Elsa pindah lokasi, Deli Bakes udah nggak begitu ramai dan jalan menuju Seroja Bake padat merayap.

Se-fruit tips dariku... Kalau kalyan ada yang dimau (terutama di bagian lorong Pasar Cihapit) jangan dinanti-nanti, langsung beli aja, karena bisa jadi saat kita balik lagi pedagangnya udah pulang 😂. Aku beli kering kentang untuk di rumah, kukira akan bertahan minimal seminggu, eh nggak sampai 2 hari udah abis dongs. Menyesal hanya beli 1 😭.


Los Brownies Cihapit ada di antara los Rama Ramen dan los Ceu Eha X Dapur Indung yang menyajikan berbagai masakan rumahan. Karena mau dine in kita berbagi tugas, Icunk bagian order, aku bagian mengamankan kursi. Kebetulan kita dapet kursi di sebelah los Ceu Eha X Dapur Indung, wiwww... wangi 😆. Kombinasinya agak random yaini, makan brownies tapi malah menghirup aroma pepes wkwk.

Brownies Kunafa Pistachio + adds on

(ice cream vanilla, pisctachio sauce & crumble) 
Rp 42.000 + Rp 15.000

Kita order brownies-nya 1 untuk berdua, masih kenyang euy dan yha~ penasaran aja rasanya kunafa yang bukan bihun teh gimana 😂. Maaf ya manteman, aku sering ngetawain cerita rang-o-rang yang kegocek kunafa bihun yang lewat di feeds. Itu seller-nya ngide darimana sih bikin kunafa pake bihun? Mana warna pistachio-nya kadang terlihat mematikan 😁.



Brownies Tjihapit tipenya fudgy brownies yang teksturnya padat dan moist, cucok jadi teman ngopi karena makannya mesti dicuil-cuil. Kunafa pistachio-nya ada di bagian tengah, bentuknya macem parutan kelapa, tapi aslinya pastry yang di-mix dengan saus pistachio. Rasa pistachio-nya pas yaini, nggak strong macem hazelnut dan agak gurih.

Untukku, rasa kunafa pistachio-nya agak light untuk fudgy brownies-nya yang manis, that's why kita butuh ice cream untuk cooling down lidah. Kurasa opsi sharing tuh udah paling ideal siya apalagi kalau kalyan kurang suka manis. Kalau kalyan penasaran kunafa yang bukan bihun kurekomendasikan Brownies Tjihapit ini, harganya sepadan dengan pengalaman yang didapat.

***

Credit: @brownies.tjihapitt

***

BROWNIES TJIHAPIT
@brownies.tjihapitt
📍Pasar Cihapit

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Hello~

Setelah hampir setahun lamanya berbalas video demi menjaga api tetep terjaga, akhirnya aku dan Icunk bertemu. Yayyy! 🎉. Karena udah tengah hari, kita memutuskan untuk menunda obrolan dan menuju ke Ceumara. Lokasinya ada di jalan Mangga, nggak terlalu nyempil kok jadi masih bisa bawa kendaraan. Untuk motor masih bisa parkir di depan kedai, sedang untuk mobil, hmmm... mesti cari-cari dulu 😁.

Kupikir Ceumara ini lebih cocok untuk quick meal ya karena tempatnya nggak terlalu luas. Di dalam ada sekitar 6 meja dengan kapasitas 2-3 orang, jelas kurang cocok untuk rombongan yang butuh ngobrol lama. Di lorong sebenarnya ada space untuk menunggu tapi terasa kurang nyaman karena berhadapan langsung dengan kompor 😅. Makanya kita memilih menunggu di seberangnya karena lebih adem.


Kita sengaja nggak order banyak karena nanti mau jajan lagi hehe

Ayam Lengket Rp 31.500
Potongan ayam yang diolah menggunakan air kelapa sehingga menciptakan tekstur juicy dan terasa lengket saat dipotong. Rasanya OK, masuk di palet lidah kita apalagi saat dipadukan dengan sambal honjenya.

Ayam Kuah Asam Rp 31.500
Garang asem kalcer 😎.

Nasi Putih Rp 8.000
Ada 2 pilihan nasi di Ceumara yakni nasi putih dan nasi honje, nasi honje memang menarik, namun menimbang kita nggak mau rasanya bertabrakan (dengan lauknya) akhirnya kita pilih nasi putih

Teh Tawar Rp 12.000 - Teh Manis Rp 17.500
Kusarankan kalyan order 1 aja karena gelasnya gede banget 😱.

*harga yang tertera udah termasuk T&C

Mungkin karena pake ayam pejantan harga ayamnya mayan mahal, tapi worth to try sih karena bumbu yang dipake juga OK dan bersih. Kalau kalyan berniat mampir ke Ceumara, kusarankan searching dulu menu yang dimau. Jangan kaya kita, udah berkali-kali nonton review-nya rang-o-rang tetep nggak ngeh gelas tehnya gede banget 😋.



***

Credit: @ceumarabdg

***

CEUMARA
@ceumarabdg
Jl. Mangga no. 26 Cihapit
Senin-Jumat 10:00-19:00
Sabtu-Minggu 08:00-20:00
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hello~

Kalyan udah ngapain aja di musim panas ini? *kemarau kali ah 😂.

Selain jadi rajin cuci tekstil rumah tangga dan jemur-jemur bantal, aku (akhirnya) potong rambut. Nggak kuwat akutu menghadapi hari-hari dengan kepala yang terasa sumpek, rasanya bagai ada hawa panas yang terjebak di rambut 🥵. Dilema banget yekan, dibiarkan kareunang, dikeramasin malah ngaheab. Errr... Kalyan pernah merasa begini juga nggak sih? 😅.

Sedari bocil rambutku terbiasa dipotong pendek demi kemudahan maintenance, kadang ala Demi Moore di Ghost kadang ala Camay di Badai Asmara 🤣. Begitu remaja ada sedikit peningkatan, bisa dikucir dikit meski rambut nge-bob banget ala Dora The Explorer. Aku baru bisa memanjangkan rambut saat kuliah, itu pun susah payah karena ternyata maintenance rambut panjang tuh mesti extra 🥲. Oh ya, tipe rambutku adalah 1 B.

Untukku, saat yang paling tepat untuk potong rambut adalah saat aku merasa udah nggak sanggup meng-handle maintenance-nya. Balik lagi ya, karena tipe rambutku adalah 1 B tentcunya aku butuh extra supply, maksudnya, kalau rang-o-rang butuh 1 sachet shampoo maka aku butuh 1,5 atau 2 sachet shampoo. Makanya puyeng banget nih hamba kalau shampoo, conditioner dan hair tonic habisnya barengan 😭👍🏻.

Selain extra supply, aku butuh extra time karena mengeringkan rambut sungguh sangat menyita waktu 🫠. Aku lebih suka mengeringkan rambut pake angin sepoi-sepoi ketimbang pake hair dryer, makanya lama 😁. Handuk pun kadang pake 2, cuci kering pake - repeat. Saat masih kerja 8-5 aku memilih keramas di malam hari biar lebih leluasa, paling paginya bersin-bersin di kantor.

Fun fact, aku pernah kena double charge saat potong rambut di salon karena rambutku tebal 🥲.

Saat memutuskan akan potong rambut, aku bimbang, mau jadi Demi Moore apa jadi Dora lagi? 😂. Untuk mempermudah komunikasi dengan kapster aku cari gambar via Pinterest, keyword-nya: pixie cut. Ada banyak pixie cut gurls selain Demi Moore, semua fotonya cakep, fresh dan slay (tanpa olay 🫡). Aku men-download beberapa foto dan dan memastikannya tersimpan di folder.

Kebetulan minggu lalu jadwalnya mama potong rambut jadi kita ke salon bareng. Saat kapster menanyakan gaya rambut yang kuinginkan, aku gercep menunjukkan gambar di smartphone-ku seraya menjawab: pixie cut. Kapster menyanggupinya, "potong pendek, belakangnya di-trap, kupingnya kelihatan, poni di atas alis". Aku sih yes 😊. Lalu, "potongan polwan ya teh?".




...




...




...




Polwan?

🤔


...




...




...




HAHAHAHAHANJIRRR...




Pixie cut jadi polisi cut 🫵🏻😭.

Udah nggak sanggup berkata-kata, tapi aku iyain sih soalnya bingung mau jawab apa. Eh, mengapa tetiba jadi salting begini ya 😅. Untungnya aku punya hal baru yang mesti kupikirkan. Saat potong rambut, aku beberapa kali mengalami kapster minta izin menjadikan sisa rambutku dijadikan hair extention. Selama ini aku selalu mengizinkan karena memang udah nggak kepake.

Nah, saat potong rambut ala pixie polisi cut ini, kapsternya menyimpan potongan rambutku di atas meja, kan aku jadi kepikiran... Rambut-rambut ini disortir dulu nggak sih? Warnanya kan beda-beda? Memang ada ya yang mau hair extention pake rambut beruban? Yha~ aku beruban sejak +10 tahun yang lalu 😮‍💨, pemicunya adalah stress dan kurang passionate aja hidupnya 😅.

Impresi pertamaku paska potong rambut ala pixie polisi cut adalah ya Allah... enteng gini kepalaku 🤣. Aku bahkan bisa merasakan angin menelusuri kulit kepalaku dan menyapu tengkuk. Nikmeh... 😍. Ngaku deh kalyan, pasti pernah kan request potong rambut pendek tapi minimal harus bisa dikucir 😁. Lupakan kucar kucir kucur, udah ada teknologi bernama cepol jadi-jadian.

In this season, pixie polisi cut is the best choice I ever had.




***

Belum lengkap yekan kalau nggak pake tips 😉


Pilih produk sesuai kebutuhan

Dulu aku cocok banget pake shampoo Clear Menthol, tapi sekarang udah nggak cocok, bukan salah shampoo-nya tapi kebutuhan rambutku yang berubah. Sekarang aku pake shampoo Emeron padahal dulu beli cuma coba-coba karena lagi diskon, nggak nyangka aja gitu bakal cocok 🥹.

Deep cleansing

Bukan wajah aja yang perlu deep cleansing, rambut juga perlu 😉. Deep cleansing ini maksudnya, 2 kali keramas dalam 1 sesi. Keramas pertama untuk membersihkan kotoran dan residu, keramas kedua untuk membersihkan pori-pori dan menutrisi rambut. Cobain deh!

Pake conditioner dan hair tonic

Ini mah opsional, disesuaikan aja laya dengan kebutuhan dan budget. Beberapa tahun ini aku pake conditioner dan hair tonic dari Putri, so far harganya affordable dan isinya banyak *penting. Creambath mah kadang-kadang aja, kalau lagi sans.

***
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Annyeonghaseyo yeorobun...

Udah nonton drakor apa di semester 1 ini? Adakah rekomendasi drakor yang OK? So far... aku nonton banyak drakor namun hanya sebagian yang berhasil kuselesaikan, feel-nya nggak dapet euy... apalagi kalau udah ada potongan scene-nya di TikTok. Syebal syekali ya... Anyway, ada beberapa drakor yang kutonton secara marathon saking nggak bisa di-skip-nya 😁.

Sejujurnya aku kangen era drakor hura-hura dengan plot cetek dan cast yang gemash 😍. Drakor era jigeum mah plot-nya lapis legit, apalagi yang genre-nya kriminal dan politik, wadududuh... Tapi memang siya, dari dulu drakor Korea tuh apik, produksinya mantips dan marketing-nya nggak takut bakar wang. Indonesia juga pernah kok punya drama yang OK cuma stasiun TV-nya malah bangkrut 😂.

Di bawah ini adalah post recap drakor yang kutonton sejak tahun 2020, silakan dibaca kalau kalyan butuh referensi atau kelewat gabut nungguin post baru 😉. Perlu diingat, bagimu taste-mu bagiku taste-ku, selera kita bisa aja sama bisa aja nggak. Feel free to skip ya...

RECAP DRAKOR 2020
RECAP DRAKOR 2021
RECAP DRAKOR 2022
RECAP DRAKOR 2023 part 1
RECAP DRAKOR 2023 part 2
RECAP DRAKOR 2024 part 1
RECAP DRAKOR 2024 part 2
RECAP DRAKOR 2025 part 1
RECAP DRAKOR 2025 part 2

***

Di bawah ini adalah list drakor di semester 1, yang kususun berdasarkan waktu nonton. Here we go...

TYPHOON FAMILY (2025)

tvN | 16 episodes
⭐⭐⭐⭐✩

Bercerita tentang perjuangan Kang Tae-poong (Lee Jun-ho) mempertahankan Typhoon Trading paska bapake Kang Jin-young (Sung Dong-il) meninggal. Bukan hal mudah tentcunya, mengingat di tahun 1997 asia terkena krisis ekonomi yang bikin perusahaan pada gulung tikar. Untungnya ada Oh Mi-seon (Kim Min-ha) yang membantu Tae-poong meng-handle Typhoon Trading.

Kalau kalyan suka drakor from zero to hero, yang main character-nya struggle banget menggapai mimpi macem Itaewon Class, kurasa kalyan akan suka Typhoon Family ini. Setting-nya memang jadul siya namun ceritanya mantips, realistis (dengan situesyen saat itu) dan menghangatkan hati. Awal nonton kita dibikin gregetan karena Tae-poong kalah mulu, slow but sure... kekalahannya ini yang mengantarkannya pada kemenangan.


PRO BONO (2025)

tvN | 16 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang seorang jaksa ambis dan narsis bernama Kang Da-wit (Jung Kyung-ho) yang mesti mengundurkan diri karena terlibat kasus penyuapan. Atas rekomendasi Oh Jung-in (Lee Yoo-young) doi pun bergabung di firma Oh & Partners sebagai pengacara publik yang mengerjakan berbagai kasus non profit. Timnya beranggotakan Park Gi-ppeum (So Ju-yeon), Jang Yeong-sill (Yoon Na-moo), Yoo Nan-hui (Seo Hye-won) dan Hwang Jun-u (Kang Hyoung-suk).

Tadinya aku malasan nonton karena genre jaksa-pengacara-terdakwa mah udah banyak, namun seiring waktu aku bisa menikmati Pro Bono. Alur ceritanya satset, timnya effort banget dan kasusnya up to date jadi nggak bosan nontonnya. Kalau kalyan nonton Pro Bono tanpa di-skip pasti pasti udah ngeh nih siapa yang sedekat itu dengan Kang Da-wit sampai tahu 'rahasianya'.


CAN THIS LOVE BE TRANSLATED? (2026)

Netflix| 12 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Joo Ho-jin (Kim Seon-ho) seorang multi interpreter yang bergabung dalam reality show berjudul Romantic Trip yang dibintangi oleh Cha Mu-hee (Go Youn-jung) dan Hiro Kurosawa (Sota Fukushi). Sebelumnya Joo Ho-jin pernah bertemu dengan Cha Mu-hee yang saat itu jadi skuter, setelah itu life goes on yekan... namun kemistri mereka ternyata masih ketinggalan di Jepang 😁.

Intinya mah, Can This Love Be Translated tuh adalah perjalanan Joo Ho-jin dan Cha Mu-hee menyamakan 'bahasa' mereka, ini cinta ya, bukan coding *ytta 😅. Sejujurnya aku waswas Go Youn-jung kurang cocok dipasangkan dengan Kim Seon-ho karena hobinya yang ngang ngong ngang ngong bengong, ternyata cocok-cocok aja siya *ah dengki 😂. Aku suka setting-nya yang pindah-pindah negara, sungguh sangat memanjakan mata.


THE ART OF SARAH (2026)

Netflix | 08 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang kehidupan ganda yang dijalani oleh Sarah Kim (Shin Hye-sun), seorang pengusaha sekaligus sosialita misterius. Suatu hari ditemukan mayat tanpa identitas di gorong-gorong mall, satu-satunya petunjuk hanyalah tas Boudoir yang dibawanya. Detektif Park Mu-gyeong (Lee Jun-hyuk) yang melakukan penyelidikan akhirnya menemukan berbagai kejanggalan antara Sarah Kim dan Boudoir.

Maafkan daku wahai drakor mania (mantap!) meski review-nya OK dan drakornya memang OK, aku kurang sreg euy dengan desain tas Boudoir yang agak norce kumaha kitu. Mungkin karena pemilihan buckle dan aksesorisnya too much jadi kurang bisa kasih impresi 'ini tuh tas mahal yah', sebagai desainer tentcunya aku berharap 'lebih' dongs. Kalau kalyan adalah bala-balanya Shin Hye-sun, plis... jangan sampai melewatkan The Art of Sarah ini.


UNDERCOVER MISS HONG (2026)

tvN | 16 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Hong Keum-bo (Park Shin-hye), seorang supervisor di lembaga keuangan, let's say... OJK-nya Korea yang memutuskan untuk melamar di perusahaan yang selidikinya. Karena batas usia, doi menggunakan identitas adiknya, Hong Jang-mi (Yuna) yang berusia 10 tahun di bawahnya. Untuk memuluskan rencananya, doi tinggal di mess bersama Go Book-he (Ha Yoon-kyung), Kang No-ra (Choi Ji-su) dan Kim Mi-seok (Kang Chae-young).

Sumvah, udah lama banget rasanya aku nggak menemukan drakor semenyenangkan ini, Park Shin-hye effect kali ya 😍 Meski plot-nya mah mirip-mirip dengan drakor lain, eksekusinya cucok dan ceritanya cukup fresh untuk era 1990an. Aku suka expired romance-nya Hong Keum-bo dan Shin Jung-woo (Ko Kyung-po), yaudah sih kalau nggak cocok nggak usah lanjut 😁. Oh ya, plot twist buku besarnya nya bikin ngakak wkwk.

PHANTOM LAWYER (2026)

tvN | 16 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang I-Rang (Yoo Yeon-seok), seorang pengacara muda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Doi pun nekat menyewa kantor dan membuka firmanya sendiri, ternyata dulunya kantornya merupakan tempat praktek dukun. Sejak saat itu I-Rang mulai kedatangan klien lintas dimensi yakni para hantu gentayangan. Setelah beberapa kali bersinggungan, Han Na-hyeon (Esom) akhirnya bergabung di firmanya I-Rang.

Phantom Lawyer ini agak lawak siya apalagi kalau ada iparnya, untungnya mereka coy banget saat menghadapi kasus para hantu. Selama nonton aku penasaran, I-rang dan Han Na-hyeon digaji apa nggak sih? 🤔. In this economic gitu loh... Sewa kantor pake wang bukan pake daun. Tapi yaudalaya... yang penting kita semua terhibur dengan tingkahnya I-rang saat kesurupan 😂.


PERFECT CROWN (2026)

tvN | 12 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang percintaan antara pangeran I-An (Byeng Woo-seok) dan owner skincare Castle Beauty, Seong Hui-ju (IU). Hubungan antara bangsawan dan rakyat jelita ini sempat ditentang namun berakhir manits, sayangnya intrik kerajaan yang pelik bikin hubungan mereka berada di ujung tanduk. Duo galau ibu suri Yoon Yi-rang (Gong Seung-yeon) dan Min Jeong-woo (Noh Sang-hyun) nggak berhasil bikinku deg-degan, yang ada malah cringe... cringe... cringe... ada sepeda 🫠.

Awal nonton aku smangats tyada duwa, eh begitu Min Jeong-woo confess ke Hui-ju langsung ilfil hamba, aimane... kenapa nggak dari dulu 😓🔨. Kagak faham mengapa istana nggak punya pemadam api padahal sebelumnya udah pernah kebakaran. Kupikir alasan sebenarnya mengapa Perfect Crown kena hujat adalah episodenya kurang banyaakkkk 😁. Ending-nya terlalu satset dan kentang, minimal 16 episodes atuh laya.


THE WANDERFOOLS (2026)

tvN | 8 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Eun Chae-ni (Park Eun-bin), Kang Ro-bin (Im Seong-jae) dan Son Kyng-hoon (Choi Dae-hoon) yang tetiba berubah jadi mutan paska menyerap limbah rekayasa genetik di saluran pembuangan. Setelah 20 tahun Lee Woon-jung (Cha Eun-woo) kembali ke Hwasong dan menyelidiki kejadian yang menimpanya, tanpa doi sadari 'keluarganya' nggak pernah pergi dari sana.

Kalau kalyan butuh tontonan ringan yang menghibur, kayan bisa coba nonton Wonderfools ini. Ada aja kelakuan mereka yang bikin ngakak mana pada berisik mulu, sangat nggak meyakinkan untuk jadi super hero. Eh, justru karena ini mereka dinamai Wonderfools. Credit di ending tentcunya bikin kita ngarep banget Wonderfools lanjut ke season 2.


THE LEGEND OF KITCHEN SOLDIER (2026)

tvN | 12 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Kang Seong-jae (Park Ji-hoon) yang sedang mengikuti wamil, karena keadaanya yang kurang stabil doi ditransfer ke post Ganglim. Kang Seong-jae pun ditugaskan di bagian dapur dengan Yoon Dong-hyun (Lee hong-nae) nggak ada bakat masak. Sejak saat itu game Cook's Path muncul terus di hadapannya, doi pun akhirnya mengikuti memainkan Cook's Path dan mengasah skill di dapur.

Kalau kalyan suka drakor lebay macem Bon Apettitte Your Majesty atau Mr. Queen, plis nonton The Legend of Kitchen Soldier ini. Ya Allah aku ngakak banget ngetawain suling tulang iganya 🤣, dibayar berapa yu bwang selebrasi begini? Selama ini kukira oknum halodek hanya ada di Indonesia, ternyata di Koriya juga ada. Saking populernya, ompreng MBG dijadiin merchandise dongs 😂.

MY ROYAL NEMESIS (2026)

SBS | 12 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang seorang selir bernama Kang Da-sim (Lim Ji-yeon) yang tetiba terbangun di masa depan sebagai Shin Seo-ri, seorang figuran yang mengejar mimpinya menjadi aktris. Di dunia baru ini doi dipertemukan lagi dengan Cha Se-gye (Heo Nam-jun) dan Choi Moon-do (Jang Seung-jo). Tadinya kukira konsepnya My Royal Nemesis ini adalah time travel, ternyata time paralel 😱.

Kukira romcom yang mempersatukan 3 orang bengis ini akan membosankan, ternyata malah kocak. Memang ya ada plot hole, namun masih bisa ditambal oleh akting para aktor dan aktrisnya. Sumvah, Cha Se-gye kuat iman banget menghadapi kelakuannya Shin Seo-ri yang pi-ilfil-eun sejujurnya sebagai penonton aku sering merasa malu sendiri nontonin mereka 🤣🤣🤣.


TEACH YOU A LESSON (2026)

Netflix | 10 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) yang hadir atas keresahan akan nasib para pengajar di Koriya. Selain berusaha mengambalikan marwah para pengajar, mereka juga membantu sekolah menangani masalah para siswanya. BPHP ini ada di bawah menteri pendidikan, dengan pelaksana: Na Hwa-jin (Kim Mu-yeol), Im Ha-rim (Jin Ki-joo) dan Bong Geun-dae (Pyo Ji-hoon).

Di antara semua episode tentcunya yang paling bikin gregetan adalah episodenya bu guru TK, kuyakin manteman (terutama yang nyemplung di dunia pendidikan) relate banget. Kalau kalyan ada waktu mending nonton, insya Allah ikut gregetan. Oh ya, Teach You a Lesson ini satu universe dengan Study Group dan Friendly Rivalry.


***
Pictures were taken from Asianwiki website 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Paused Moments

Let's Get In Touch

  • Behance
  • Letterboxd
  • LinkedIn

Disclaimer

It is prohibited to copy any content from this blog without prior permission. If you believe your privacy has been violated or notice content that requires proper credit, please let me know.

Note

Some links in the post may be affiliate links, which means I may earn a small commission if you buy through them. There’s no pressure at all—what works for you is what matters most.

Alone Alone Kelakone

2026 Reading Challenge

2026 Reading Challenge
Lestari has read 0 books toward her goal of 6 books.
hide
0 of 6 (0%)
view books

Archives

  • ►  2011 (7)
    • ►  May (1)
    • ►  Nov (6)
  • ►  2012 (19)
    • ►  Jan (1)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (8)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Nov (1)
  • ►  2013 (12)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Oct (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  Jan (2)
    • ►  May (1)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (8)
  • ►  2015 (62)
    • ►  Jan (6)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Jun (7)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Aug (10)
    • ►  Sep (7)
    • ►  Oct (11)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (7)
  • ►  2016 (64)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (2)
    • ►  May (6)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (7)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (9)
    • ►  Nov (6)
    • ►  Dec (11)
  • ►  2017 (76)
    • ►  Jan (10)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (6)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (12)
    • ►  Jun (10)
    • ►  Jul (7)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (6)
  • ►  2018 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (7)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2019 (39)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (5)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2020 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Mar (7)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2021 (44)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2022 (47)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (5)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2023 (41)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (6)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Dec (4)
  • ►  2024 (48)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (5)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (5)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (2)
  • ►  2025 (36)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (1)
    • ►  Jun (6)
    • ►  Jul (2)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (3)
  • ▼  2026 (22)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (1)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Jul (3)
    • ▼  Aug (3)
      • Spider-Man: Brand New Day
      • Sop Burtok
      • Lontong Cibadak Dan Kembang Tahu

Friends

  • D. R. Bulan
  • Ikan Kecil Ikugy
  • Mazia Chekova
  • Noblesse Oblige
  • Perjalanan Kehidupan
  • Pici Adalah Benchoys
  • St. Jauzah
  • The Random Journal

Blogmarks

  • A Plate For Two
  • Berada di Sini
  • Cinema Poetica
  • Dhania Albani
  • Diana Rikasari
  • Dinda Puspitasari
  • Evita Nuh
  • Fifi Alvianto
  • Kae Pratiwi
  • Lucedale
  • Mira Afianti
  • Monster Buaya
  • N Journal
  • Nazura Gulfira
  • Puty Puar
  • Rara Sekar
  • What An Amazing World
  • Yuki Angia

Check This Too

  • A Beautiful Mess
  • Daisy Butter
  • Kherblog
  • Living Loving
  • Minimalist Baker
  • Nicoline Patricia
  • Spice The Plate

Followers

Thanks for Coming

Community

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates