Avengers: Infinity War

by - 7.5.18


Eym ... Demi kenyamanan fans Marvel Cinematic Universe yang belum sempat menonton film Avengers: Infinity War beserta penonton pengiringnya aku memutuskan untuk agak menahan diri dengan menunda mem-posting review ini sekiranya hingga euphoria-nya agak mereda, karena ku sadar ... ku hanya netyzen byasa yang tak sanggup menulis review tanpa membeberkan spoiler πŸ’ƒπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜‰.

Sejak seminggu sebelum film resmi dirilis di Indonesia, timeline Twitterku dibumbui oleh screencapture-an presale ticket film Avengers: Infinity War berikut dengan spekulasi-spekulasi mendalam based on trailer, credits and comics. Aku sih yes! Karena ku jadi bisa memperkirakan ketersediaan seat di bioskop tanpa mesti membuka aplikasi pemesanan tiket online di smartphone, serta mendapatkan info terbaru mengenai serba serbi Marvel Cinematic Universe dari link yang sengaja di-share untuk menunjukkan antusiasme ke-Marvel-an πŸ’‹πŸ–.

Setelah galau belum menemukan teman menonton yang se-iya se-kata, akhirnya aku join dengan Icunk + Lisna yang ternyata belum kebagian tiket sejak hari Kamis (26/05) di Ubertos, belakangan Widy join ketimbang anyep menonton sendirian. Oh iya, Ubertos adalah ... Ujung Berung Town Square, mall  yang masih terbilang baru di daerah Bandung Timur dengan harga tiket nomat (masih) Rp. 25.000. 

Seharusnya,  aku tinggal naik bus Damri jurusan Leuwi Panjang-Elang, turun di bunderan Cibiru, naik angkot jurusan Cileunyi-Cicaheum dan turun di depan Ubertos. Kenyatannya, tulisan via tol di bawah tulisan Leuwi Panjang- Elang nggak kelihatan, ku baru ngeh ketika bus berbelok menuju jalan tol ... Haasssyou!!! πŸ’©πŸ’©πŸ’© Karena nggak memungkinkan untuk turun di jalan tol akhirnya kuikut sampai Jatinangor, #letmetellyouastory ... Jatinangor adalah ujung Bandung bukan Ujung Berung. Perlu sekitar 2 jam-an lebih sampai akhirnya ada bus Damri jurusan Tanjungsari-Leuwi Panjang via Cibiru yang lewat, kesanku  selama menunggu: ”Yawla, ini masih Bandung, tapi kenapa kaya dimana gitu ya?”  😫

Meski sudah berlarian menuju XXI yang mana beneran jauhnya dan melewati Marrakesh yang masih tutup, aku terlambat ± 10 menit dan baru masuk studio saat scene ... seorang cewek SMA lari-larian sambil teriak “Anantaaa! Anantaa! Anantaa Prahadi” baru kali ini ku bersyukur ada trailer sebelum film πŸ™‹πŸ™‹πŸ™‹ ehehe. Agak surprise juga ya dengan demografi penonton kali ini, selain kita-kita (ehm) ada banyak keluarga kecil yang membawa anak-anak (beberapa balita) meski sudah terpampang jelas batas usia penonton adalah 13 tahun keatas. Meh naon sih? 😠Banyak adult scene-nya meur ...



Dan anak-anak pada nangis minta lampu dinyalakan, sementara penonton lain mulai syebel, ingin  menegur tapi malas ditegur balik, adu bacot, kemudian batal nonton #trueevent Serius deh, bukannya mau nyinyirin orang lain apa gimana ya tapi aku jadi sulit fokus mengikuti filmnya. Di depanku duduk keluarga dengan 1 orang anak, nggak nangis, tapi karena badannya yang masih kecil itu ia kadang berdiri ... BERDIRI ... BERDIRI ... (((BERDIRI))) ... hmm ... daku emosi 😠. Scene percakapan serius antar superheroes mesti terdistraksi oleh nyanyian, sekali lagi, bukannya mau nyinyir apa gimana ya, tapi anak itu nyanyi-nyanyi disaat studio hening loh. Mungkin pikirnya ia sedang konser, namun kuyakin pasti seketika penonton ingin punya infinity gauntlet *hilang dalam satu jentikan jari.

Euphoria film Avengers: Infinity War sudah terasa kental bahkan sejak sebelum film Thor dan Black Panther rilis, ibarat tumpeng, seharusnya film Avengers: Infinity War ini adalah garnish bunga cabai merah yang disimpan di puncaknya. Namun alih-alih menjadi puncak gunungan yang super duper  hyper spesial, potongan puncak yang biasanya didedikasikan untuk orang terberarti di hidup ini malah dijatuhkan ke tangan yang salah, tangannya Thanos.


Kalau mengikuti film-filmnya Marvel Cinematic Universe pasti tahu Thanos (Josh Brolin) pernah sedikit disinggung di film The Guardian of The Galaxy sebagai ayah angkat Gamora (Zoe Saldana), yang pada saat itu belum memiliki satu infinity gauntlet pun. Di credit film Thor: Ragnarok ada scene yang menampilkan kapal evakuasi Asgardian dihadang oleh kapal besar yang sudah pasti bukan milik Peter Quill yang ternyata adalah milik Thanos. Sudah bisa ditebak ya, Thanos meluluhlantakkan kapal evakuasi Asgardian dengan begitu mudahnya dan membantai semua penumpangnya tanpa ampun.

Belum faham juga ya kenapa tipu daya Loki (Tom Hiddleton) kurang berhasil dimata Thanos, yang pasti Heimdall (Idris Elba) sangat berjasa mengantarkan Bruce Banner a.k.a Hulk (Mark Ruffalo) ke New York sanctum yang dijaga oleh Dr. Strange (Benedict Cumberbatch) dan Wong (Benedict Wong) yang langsung menemui Tony Stark a.k.a Iron Man (Robert Downey Jr.). Agak mencurigakan memang, Loki yang biasanya penuh negosiasi menyerah dengan mudahnya kepada Thanos, memberikan kesan bahwa gap scene dimana ia menghilang sejenak digunakan untuk ‘hal-hal lain’. Semoga Heimdall, tak sengaja mengantarkan Scrapper 142 a.k.a Valkyrie (Tessa Thompson) dan Korg (Taiki Waikiki) bertemu Lady Sif (Jaimie Alexander) yang mangkir dari pertempuran.

you knew what we are really want ...

Di film Avengers: Age of Ultron, Avengers dibuat terbelah menjadi 2 kubu, Iron Man Vs Captain America. Secara personal tentunya aku lebih memilih kubu Captain America karena ... selain ganteng dan tambah ganteng di film ini Captain America lebih punya pendirian ketimbang Iron Man. Scarlett Witch a.k.a Wanda Maximoff (Elizabeth Olsen) dan Vision (Paul Bettany) yang sedang ber-khalwat diserang oleh anak buah Thanos yang mengincar infinitymind’ stone, beruntung mereka diselamatkan oleh Steve Rogers a.k.a Captain America (Chriss Evans), Natasha Romanov a.k.a Black Widow (Scarlett Johanson) dan Sam Wilson a.k.a Falcon (Anthony Macky) yang kemudian membawanya ke Wakanda. BTW, kusuka rambut Black Widow yang baru, lebih fresh aja gitu liatnya ...

Sementara itu, Peter Parker a.k.a Spiderman (Tom Holland) yang sedang OTW study tour langsung berdiri bulu kuduknya ketika melihat pesawat Thanos. Merasa terpanggil, ia langsung ikut berjibaku melawan anak buah Thanos yang diceng-cengin “Squidward” oleh Iron Man, agak garing memang ... tapi harap maklum, namanya juga joke’s om-om. Iron Man dan Spiderman berusaha menyelamatkan Dr. Strange yang berhasil diculik, meninggalkan Dr. Bruce Banner yang susah banget berubah jadi Hulk, mungkin karena terlalu bahagia bisa kembali lagi ke bumi ia jadi sulit untuk merasakan kemarahan. 


Oh iya, Thor (Chris hemsworth) yang dicampakkan begitu saja oleh Thanos di luar angkasa diselamatkan oleh gengnya Guardian of The Galaxy, Peter Quill a.k.a Starlord (Chriss Pratt) yang mau nggak mau kalah macho dengan Thor harus rela dikudeta sepihak oleh Rocket (Bradley Cooper) dan Groot (Vin Diesel). Sebagai generasi millennials tua Groot yang sekarang sudah nggak semenggemaykan Groot saat masih piyik. Thor, Rocket dan Groot menuju Nidavellir untuk membuat senjata baru Thor, disana hanya tersisa Eitri (Peter Dinkleage) yang juga adalah pembuat sarung tangan infinity gauntlet-nya Thanos. Nah, meski sebelumnya Groot bersikap acuh tak acuh karena sibuk dengan gadget-nya, di Nidavellir ini si Groot mulai tampak keberfaedahannya haha

Sedangkan sisa Guardian of The Galaxy yaitu Starlord, Gamora, Drax (Dave Bautista) dan Mantis (Pom Klementieff) pergi menemui Taneeler Tivan yang dulu pernah dititipi infinity stone oleh Lady Sif. Seperti biasa ... Drax yang hidupnya penuh kebaperan merusak rencana tim dan membuat Gamora diculik oleh Thanos. Di Titan (planetnya) Thanos menggunakan Nebula (Karen GIllan) untuk menggertak Gamora yang tahu dimana letak infinty ‘soul’ stone. Disini aku jadi mempertanyakan, apakah fungsi Gamora yang dipelihara dan dididik oleh Thanos selama ini sama halnya seperti fungsi Harry Potter yang dipelihara dan dididik oleh Albus Dumbledore?


Di Wakanda, Okoye (Danai Gurira) complain kepada T’Challa (Chadman Boswick)karena kedatangan kubu Captain America agak kurang sesuai dengan request-nya, Vision yang sekarat diperbaiki oleh Shuri (Letitia Wright) dan dijaga oleh Scarlett Witch sedang T’Challa, Okoye, M’Baku, Captain America, Black Widow, Bucky, Falcon dan Rhodes beserta seluruh jajaran anggota Dora Milaje dan lain sebagainya berusaha mengulur waktu. Nggak dijelasin namanya siapa, yang jelas pasukan villain yang mukanya pada mirip hyena menyerang Wakanda bertubi-tubi macem bacain komentar haters di IG Lamtur, refresh-nya cepet.

Iron Man, Dr. Strange dan Spiderman berkoalisi dengan Starlord, Drax dan Mantis untuk mengalahkan Thanos, mereka hampir berhasil ... melepaskan infinity gauntlet dari Thanos, tapinya nggak jadi *penonton gregetan. Dr. Strange yang sebelumnya bersemedi untuk mengkalkulasikan presentase kemenangan Avengers vs Thanos langsung menyerah begitu tahu kemungkinannya 1: sekian. Ah, bang ... khayy~ Tahu sendiri kan ya begitu ada satu orang di dalam tim yang pesimis, gugur bunga semua mentalnya. 

netyzen ...

Di Wakanda, Avengers terdesak karena pasukan villain cepet banget refresh-nya, Thor yang pengertian langsung turun ke medan perang dan berusaha semampunya. Well ... sebenernya agak was-was juga ya kalau sampai Thor berhadapan langsung dengan Thanos, karena ... gimana kalau senjatanya hancur lagi? Kalau Hela aja yang nggak punya infinity gauntlet bisa mengancurkan senjatanya Thor, you know lah ... semudah menjentikkan jari. Scarlett Witch yang sudah berusaha mati-matian menghancurkan infinity stone-nya Vision kecele berat, sebab nyatanya Thanos lebih cerdik.

Ada yang bilang bahwa Thanos ini karakternya nggak jauh berbeda dengan Killmonger yang swag, ya mesti diakui Thanos termasuk villain yang agak reasonable mengingat ia memiliki alasan tersendiri untuk mengambil peran sebagai Tuhan dan memiliki tujuan mulia menyeimbangkan tatanan semesta. Eym ... semacam Guardian of The Galaxy gitu kali ya niatnya. Menurutku ketimbang melenyapkan populasi seharusnya Thanos mengendalikan populasi, buat program KB (Keluarga Berencana) kek, GNOTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) kek, PELITA (Pembangunan Lima Tahun) kek, niscaya populasi aman terkendali rakyat hidup damai sentosa.

Tapi kayanya iya sih Thanos mulai kepikiran untuk mengendalikan populasi, karena akhirnya ia datang sendiri ke Indonesia Bali dan ngadem di Ubud, mungkin masih pikir-pikir ... πŸ€”

Masih tentang Thanos, kenapa ya ... Joko Anwar bisa sadar sendiri dirinya mirip Thanos?


Bagiku, ending film Avengers: Infinity Wars ini sungguh diluar ekspektasi dan nggak memuaskan sehingga memancing komentar dari hati yang terdalam; “apfah-apfahan ini hah?”. Satu yang pasti; kuyakin the lost Avengers di tempatkan di dunia paralel menanti Captain Marvel beserta (young) Avengers yang belum sempet ikutan Infinity War menjemput. Kenapa mesti Captain Marvel? Simple aja guys, doi udah di-booking Nick Fury (Samuel L. Jackson) πŸ˜‚ hehe FYI. Kusuka agen Maria Hill (Colbie Smulders) karena ia adalah Robin Scherbatsky πŸ’–πŸ’–πŸ’–

Mungkin karena sibuk milih soundtrack untuk film terbarunya Deadpool + Ant Man nggak ikutan infinity war, tapi kayanya Deadpool + Ant Man cucok kalau dijadikan duo macem Vincent + Desta gitu ☻hehe Tapi bebas sih ... aku bilang begini karena installment-nya nggak seheboh Black Panther atau Iron Man di masanya. Masih penasaran juga dengan She Hulk, apakah ia adalah Gamora versi beukah? Ataukah ia sedang disembunyikan dulu supaya surprise pas muncul di credits. Belum tahu kapan The Wasp akan rilis, yang pasti aku menantikan Deadpool karena ... soundtrack-nya yang hasyikk ... ⌣


Saking banyaknya superhero yang ikutan infinity war ku sering gagal fokeus dan capek ngetikin namanya satu persatu, tapi ya gimana lagi yang ikutan infinity war-nya kan banyak makanya post ini paragrafnya agak panjang-panjang. Saranku, sebelum nonton film Avengers: Infinity War ini ada baiknya untuk menonton film-film Marvel lainnya seperti The Guardian of The Galaxy, Captain America: Winter Soldier dan Avengers: Age of Ultron tapi kalau bisa sih semuanya. Agak genggeus juga kan ya lagi nonton di-toel-toel  “Non, itu pohon apa?”, “Non, itu siapa sih? Yang ada batu di kepalanya”, “Non, yang dikasih tangan itu siapa? Ada di film yang mana?” 😐

Budayakan menonton film Marvel lainnya sebelum menonton Avengers: Infinity War sebagaimana budayakan membaca caption sebelum langsung chat tanya PL.

Plot twist
Thanos yang memiliki infinity gauntlet membuat TCU (Thanos Cinematic Universe) sendiri, superhero-nya udah ada tinggal nunggu investor doang πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


* all gif taken from giphy.com and the rest is taken from Marvel fandom tweet on my twitter timeline

You May Also Like

2 komentar

  1. Tanosna jagoan teuing non, Ending-nya menyebalkan ngegantung bgt hha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang nih ... Biar kitanya pada berspekulasi mulu πŸ˜‚

      Delete

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.