Lontong Cibadak Dan Kembang Tahu
Hello~
Aku dan Icunk mengawali hari dengan ngobrol, tahu sendiri yekan ada banyak hal yang mesti dibahas di dunia ini terutama Gunung Kawi 😂😂😂. Meski udah agak siangan, kita memutuskan untuk mencoba peruntungan di Lontong Cibadak, siapa tahu gitu ya... udah nggak viral lagi. Oh ya, kita terakhir main ke Cibadak sebelum pandemi, makan wedang ronde setelah nonton di Kings.
Saat kita sampai memang nggak ada antrian namun varian lontong dan gorengannya udah nggak lengkap. Tapi isokay laya, markicobs... 😉. Oh ya, untuk minumnya bisa beli dari pedagang yang merapats di sekitar, jadi nggak usah khawatir kalau kalyan lupa bawa minum. Cuma memang ada aja pengamen yang minta diapresiasi, kalau kalyan datang berdua Dan ingin menolak, mesti dua-duanya ya karena doi nggak menerima perwakilan 😅.
Lontong Cibadak ini punya meja yang bersebrangan di lorong pertokoan Cibadak. Meja pertama isinya aneka lontong (dan nagasari), saus oncom dan kerupuk. Sedang meja kedua isinya aneka gorengan sekaligus kasir. Mereka menyediakan space yang sebenarnya adalah lot parkir, dengan tenda dan kursi-kursi yang bisa kita pilih kalau mau makan di tempat.
Tadinya kukira mereka pakenya saus kacang macem pecel ternyata pakenya saus oncom, aku baru tahu saat mencicipinya 😮💨. Untungnya tadi aku pilih lontong ayam dan lontong polos, jadi nggak oncom-oncom teuing gitu 😁. Oh ya, lontongnya hangat yaini dan porsinya pas untuk ciwik-ciwik yang abis sarapan masih mau lanjut cari jajanan di sekitar Cibadak 😁.
Kebetulan bala-bala aka bakwan aka ote-ote udah habis, jadi kita pilih tempe goreng tepung (tapi bukan mendoan 😅). Rasanya mah standar siya. Yang menggoda malah pastel di samping nagasari, ginuk-ginuk lucu 😍. Biar nggak penasaran pulangnya kita beli, isinya: bihun, wortel, suwiran ayam dan potongan cengek makanya agak pedas. Ukurannya pun mayan besar ya, beli 1 aja udah kenyang.
Besoknya aku dan Icunk kembali ke Cibadak untuk sarapan kembang tahu, kebetulan cuacanya agak dingin, jadi cucok laya dipadukan dengan makanan berkuah hangat. Kalau dulu kembang tahu disajikan pake mangkok keramik dan sendok bebek stainless, kini disajikan pake cup dan sendok plastik. Fyi aja sih ini mah 😅, aku beli pastel (lagi) dan kembang tahu untuk dibawa ke rumah.






0 comments
Feel free to leave some feedback :)
Have a nice day everyone~