Menu

  • 🌷 Hello ~
  • 📌 Place
  • 🪐 Space
  • 🍊 Taste
  • 🍀 Personal Thoughts
  • 🎬 Spoiler
  • 🎨 Studio
  • 💡 Extra

demilestari

Powered by Blogger.

Hello~

Setelah makan siang di Ceumara kita jalan kaki ke Pasar Cihapit, tujuan kali ini adalah Brownies Tjihapit. Sebagaimana Bandung bagian Braga, ada banyak hal yang berubah sejak terakhir kita main ke Cihapit. Ada lapangan padel di ujung jalan, Princheese Elsa pindah lokasi, Deli Bakes udah nggak begitu ramai dan jalan menuju Seroja Bake padat merayap.

Se-fruit tips dariku... Kalau kalyan ada yang dimau (terutama di bagian lorong Pasar Cihapit) jangan dinanti-nanti, langsung beli aja, karena bisa jadi saat kita balik lagi pedagangnya udah pulang 😂. Aku beli kering kentang untuk di rumah, kukira akan bertahan minimal seminggu, eh nggak sampai 2 hari udah abis dongs. Menyesal hanya beli 1 😭.


Los Brownies Cihapit ada di antara los Rama Ramen dan los Dapur Indung X Ceu Eha yang menyajikan berbagai masakan rumahan. Karena mau dine in kita berbagi tugas, Icunk bagian order, aku bagian mengamankan kursi. Kebetulan kita dapet kursi di sebelah los Dapur Indung X Ceu Eha, wiwww... wangi 😆. Kombinasinya agak random yaini, makan brownies tapi malah menghirup aroma pepes wkwk.

Brownies Kunafa Pistachio + adds on

(ice cream vanilla, pisctachio sauce & crumble) 
Rp 42.000 + Rp 15.000

Kita order brownies-nya 1 untuk berdua, masih kenyang euy dan yha~ penasaran aja rasanya kunafa yang bukan bihun teh gimana 😂. Maaf ya manteman, aku sering ngetawain cerita rang-o-rang yang kegocek kunafa bihun yang lewat di feeds. Itu seller-nya ngide darimana sih bikin kunafa pake bihun? Mana warna pistachio-nya kadang terlihat mematikan 😁.



Brownies Tjihapit tipenya fudgy brownies yang teksturnya padat dan moist, cucok jadi teman ngopi karena makannya mesti dicuil-cuil. Kunafa pistachio-nya ada di bagian tengah, bentuknya macem parutan kelapa, tapi aslinya pastry yang di-mix dengan saus pistachio. Rasa pistachio-nya pas yaini, nggak strong macem hazelnut dan agak gurih.

Untukku, rasa kunafa pistachio-nya agak light untuk fudgy brownies-nya yang manis, that's why kita butuh ice cream untuk cooling down lidah. Kurasa opsi sharing tuh udah paling ideal siya apalagi kalau kalyan kurang suka manis. Kalau kalyan penasaran kunafa yang bukan bihun kurekomendasikan Brownies Tjihapit ini, harganya sepadan dengan pengalaman yang didapat.

Credit: @brownies.cihapitt

***

BROWNIES TJIHAPIT
@brownies.tjihapitt
📍Pasar Cihapit

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Hello~

Setelah hampir setahun lamanya berbalas video demi menjaga api tetep terjaga, akhirnya aku dan Icunk bertemu. Yayyy! 🎉. Karena udah tengah hari, kita memutuskan untuk menunda obrolan dan menuju ke Ceumara. Lokasinya ada di jalan Mangga, nggak terlalu nyempil kok jadi masih bisa bawa kendaraan. Untuk motor masih bisa parkir di depan kedai, sedang untuk mobil, hmmm... mesti cari-cari dulu 😁.

Kupikir Ceumara ini lebih cocok untuk quick meal ya karena tempatnya nggak terlalu luas. Di dalam ada sekitar 6 meja dengan kapasitas 2-3 orang, jelas kurang cocok untuk rombongan yang butuh ngobrol lama. Di lorong sebenarnya ada space untuk menunggu tapi terasa kurang nyaman karena berhadapan langsung dengan kompor 😅. Makanya kita memilih menunggu di seberangnya karena lebih adem.


Kita sengaja nggak order banyak karena nanti mau jajan lagi hehe

Ayam Lengket Rp 31.500
Potongan ayam yang diolah menggunakan air kelapa sehingga menciptakan tekstur juicy dan terasa lengket saat dipotong. Rasanya OK, masuk di palet lidah kita apalagi saat dipadukan dengan sambal honjenya.

Ayam Kuah Asam Rp 31.500
Garang asem kalcer 😎.

Nasi Putih Rp 8.000
Ada 2 pilihan nasi di Ceumara yakni nasi putih dan nasi honje, nasi honje memang menarik, namun menimbang kita nggak mau rasanya bertabrakan (dengan lauknya) akhirnya kita pilih nasi putih

Teh Tawar Rp 12.000 - Teh Manis Rp 17.500
Kusarankan kalyan order 1 aja karena gelasnya gede banget 😱.

*harga yang tertera udah termasuk T&C

Mungkin karena pake ayam pejantan harga ayamnya mayan mahal, tapi worth to try sih karena bumbu yang dipake juga OK dan bersih. Kalau kalyan berniat mampir ke Ceumara, kusarankan searching dulu menu yang dimau. Jangan kaya kita, udah berkali-kali nonton review-nya rang-o-rang tetep nggak ngeh gelas tehnya gede banget 😋.





Credit: @ceumarabdg

***

CEUMARA
@ceumarabdg
Jl. Mangga no. 26 Cihapit
Senin-Jumat 10:00-19:00
Sabtu-Minggu 08:00-20:00

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hello~

Kalyan udah ngapain aja di musim panas ini? *kemarau kali ah 😂.

Selain jadi rajin cuci tekstil rumah tangga dan jemur-jemur bantal, aku (akhirnya) potong rambut. Nggak kuwat akutu menghadapi hari-hari dengan kepala yang terasa sumpek, rasanya bagai ada hawa panas yang terjebak di rambut 🥵. Dilema banget yekan, dibiarkan kareunang, dikeramasin malah ngaheab. Errr... Kalyan pernah merasa begini juga nggak sih? 😅.

Sedari bocil rambutku terbiasa dipotong pendek demi kemudahan maintenance, kadang ala Demi Moore di Ghost kadang ala Camay di Badai Asmara 🤣. Begitu remaja ada sedikit peningkatan, bisa dikucir dikit meski rambut nge-bob banget ala Dora The Explorer. Aku baru bisa memanjangkan rambut saat kuliah, itu pun susah payah karena ternyata maintenance rambut panjang tuh mesti extra 🥲. Oh ya, tipe rambutku adalah 1 B.

Untukku, saat yang paling tepat untuk potong rambut adalah saat aku merasa udah nggak sanggup meng-handle maintenance-nya. Balik lagi ya, karena tipe rambutku adalah 1 B tentcunya aku butuh extra supply, maksudnya, kalau rang-o-rang butuh 1 sachet shampoo maka aku butuh 1,5 atau 2 sachet shampoo. Makanya puyeng banget nih hamba kalau shampoo, conditioner dan hair tonic habisnya barengan 😭👍🏻.

Selain extra supply, aku butuh extra time karena mengeringkan rambut sungguh sangat menyita waktu 🫠. Aku lebih suka mengeringkan rambut pake angin sepoi-sepoi ketimbang pake hair dryer, makanya lama 😁. Handuk pun kadang pake 2, cuci kering pake - repeat. Saat masih kerja 8-5 aku memilih keramas di malam hari biar lebih leluasa, paling paginya bersin-bersin di kantor.

Fun fact, aku pernah kena double charge saat potong rambut di salon karena rambutku tebal 🥲.

Saat memutuskan akan potong rambut, aku bimbang, mau jadi Demi Moore apa jadi Dora lagi? 😂. Untuk mempermudah komunikasi dengan kapster aku cari gambar via Pinterest, keyword-nya: pixie cut. Ada banyak pixie cut gurls selain Demi Moore, semua fotonya cakep, fresh dan slay (tanpa olay 🫡). Aku men-download beberapa foto dan dan memastikannya tersimpan di folder.

Kebetulan minggu lalu jadwalnya mama potong rambut jadi kita ke salon bareng. Saat kapster menanyakan gaya rambut yang kuinginkan, aku gercep menunjukkan gambar di smartphone-ku seraya menjawab: pixie cut. Kapster menyanggupinya, "potong pendek, belakangnya di-trap, kupingnya kelihatan, poni di atas alis". Aku sih yes 😊. Lalu, "potongan polwan ya teh?".




...




...




...




Polwan?

🤔


...




...




...




HAHAHAHAHANJIRRR...




Pixie cut jadi polisi cut 🫵🏻😭.

Udah nggak sanggup berkata-kata, tapi aku iyain sih soalnya bingung mau jawab apa. Eh, mengapa tetiba jadi salting begini ya 😅. Untungnya aku punya hal baru yang mesti kupikirkan. Saat potong rambut, aku beberapa kali mengalami kapster minta izin menjadikan sisa rambutku dijadikan hair extention. Selama ini aku selalu mengizinkan karena memang udah nggak kepake.

Nah, saat potong rambut ala pixie polisi cut ini, kapsternya menyimpan potongan rambutku di atas meja, kan aku jadi kepikiran... Rambut-rambut ini disortir dulu nggak sih? Warnanya kan beda-beda? Memang ada ya yang mau hair extention pake rambut beruban? Yha~ aku beruban sejak +10 tahun yang lalu 😮‍💨, pemicunya adalah stress dan kurang passionate aja hidupnya 😅.

Impresi pertamaku paska potong rambut ala pixie polisi cut adalah ya Allah... enteng gini kepalaku 🤣. Aku bahkan bisa merasakan angin menelusuri kulit kepalaku dan menyapu tengkuk. Nikmeh... 😍. Ngaku deh kalyan, pasti pernah kan request potong rambut pendek tapi minimal harus bisa dikucir 😁. Lupakan kucar kucir kucur, udah ada teknologi bernama cepol jadi-jadian.

In this season, pixie polisi cut is the best choice I ever had.




***

Belum lengkap yekan kalau nggak pake tips 😉


Pilih produk sesuai kebutuhan

Dulu aku cocok banget pake shampoo Clear Menthol, tapi sekarang udah nggak cocok, bukan salah shampoo-nya tapi kebutuhan rambutku yang berubah. Sekarang aku pake shampoo Emeron padahal dulu beli cuma coba-coba karena lagi diskon, nggak nyangka aja gitu bakal cocok 🥹.

Deep cleansing

Bukan wajah aja yang perlu deep cleansing, rambut juga perlu 😉. Deep cleansing ini maksudnya, 2 kali keramas dalam 1 sesi. Keramas pertama untuk membersihkan kotoran dan residu, keramas kedua untuk membersihkan pori-pori dan menutrisi rambut. Cobain deh!

Pake conditioner dan hair tonic

Ini mah opsional, disesuaikan aja laya dengan kebutuhan dan budget. Beberapa tahun ini aku pake conditioner dan hair tonic dari Putri, so far harganya affordable dan isinya banyak *penting. Creambath mah kadang-kadang aja, kalau lagi sans.

***
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Paused Moments

Let's Get In Touch

  • Behance
  • Letterboxd
  • LinkedIn

Disclaimer

It is prohibited to copy any content from this blog without prior permission. If you believe your privacy has been violated or notice content that requires proper credit, please let me know.

Note

Some links in the post may be affiliate links, which means I may earn a small commission if you buy through them. There’s no pressure at all—what works for you is what matters most.

Alone Alone Kelakone

2026 Reading Challenge

2026 Reading Challenge
Lestari has read 0 books toward her goal of 6 books.
hide
0 of 6 (0%)
view books

Archives

  • ►  2011 (7)
    • ►  May (1)
    • ►  Nov (6)
  • ►  2012 (19)
    • ►  Jan (1)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (8)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Nov (1)
  • ►  2013 (12)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Oct (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  Jan (2)
    • ►  May (1)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (8)
  • ►  2015 (62)
    • ►  Jan (6)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Jun (7)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Aug (10)
    • ►  Sep (7)
    • ►  Oct (11)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (7)
  • ►  2016 (64)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (2)
    • ►  May (6)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (7)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (9)
    • ►  Nov (6)
    • ►  Dec (11)
  • ►  2017 (76)
    • ►  Jan (10)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (6)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (12)
    • ►  Jun (10)
    • ►  Jul (7)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (6)
  • ►  2018 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (7)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2019 (39)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (5)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2020 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Mar (7)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2021 (44)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2022 (47)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (5)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2023 (41)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (6)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Dec (4)
  • ►  2024 (48)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (5)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (5)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (2)
  • ►  2025 (36)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (1)
    • ►  Jun (6)
    • ►  Jul (2)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (3)
  • ▼  2026 (18)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (1)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (2)
    • ▼  Jul (3)
      • Pixie Polisi Cut
      • Ceumara
      • Brownies Tjihapit

Friends

  • D. R. Bulan
  • Ikan Kecil Ikugy
  • Mazia Chekova
  • Noblesse Oblige
  • Perjalanan Kehidupan
  • Pici Adalah Benchoys
  • St. Jauzah
  • The Random Journal

Blogmarks

  • A Plate For Two
  • Berada di Sini
  • Cinema Poetica
  • Dhania Albani
  • Diana Rikasari
  • Dinda Puspitasari
  • Evita Nuh
  • Fifi Alvianto
  • Kae Pratiwi
  • Lucedale
  • Mira Afianti
  • Monster Buaya
  • N Journal
  • Nazura Gulfira
  • Puty Puar
  • Rara Sekar
  • What An Amazing World
  • Yuki Angia

Check This Too

  • A Beautiful Mess
  • Daisy Butter
  • Kherblog
  • Living Loving
  • Minimalist Baker
  • Nicoline Patricia
  • Spice The Plate

Followers

Thanks for Coming

Community

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates