Menu

  • 🌷 Hello ~
  • 📌 Place
  • 🪐 Space
  • 🍊 Taste
  • 🍀 Personal Thoughts
  • 🎬 Spoiler
  • 🎨 Studio
  • 💡 Extra

demilestari

Powered by Blogger.

Hello~

Setelah makan siang di Ceumara kita jalan kaki ke Pasar Cihapit, tujuan kali ini adalah Brownies Tjihapit. Sebagaimana Bandung bagian Braga, ada banyak hal yang berubah sejak terakhir kita main ke Cihapit. Ada lapangan padel di ujung jalan, Princheese Elsa pindah lokasi, Deli Bakes udah nggak begitu ramai dan jalan menuju Seroja Bake padat merayap.

Se-fruit tips dariku... Kalau kalyan ada yang dimau (terutama di bagian lorong Pasar Cihapit) jangan dinanti-nanti, langsung beli aja, karena bisa jadi saat kita balik lagi pedagangnya udah pulang 😂. Aku beli kering kentang untuk di rumah, kukira akan bertahan minimal seminggu, eh nggak sampai 2 hari udah abis dongs. Menyesal hanya beli 1 😭.


Los Brownies Cihapit ada di antara los Rama Ramen dan los Dapur Indung X Ceu Eha yang menyajikan berbagai masakan rumahan. Karena mau dine in kita berbagi tugas, Icunk bagian order, aku bagian mengamankan kursi. Kebetulan kita dapet kursi di sebelah los Dapur Indung X Ceu Eha, wiwww... wangi 😆. Kombinasinya agak random yaini, makan brownies tapi malah menghirup aroma pepes wkwk.

Brownies Kunafa Pistachio + adds on

(ice cream vanilla, pisctachio sauce & crumble) 
Rp 42.000 + Rp 15.000

Kita order brownies-nya 1 untuk berdua, masih kenyang euy dan yha~ penasaran aja rasanya kunafa yang bukan bihun teh gimana 😂. Maaf ya manteman, aku sering ngetawain cerita rang-o-rang yang kegocek kunafa bihun yang lewat di feeds. Itu seller-nya ngide darimana sih bikin kunafa pake bihun? Mana warna pistachio-nya kadang terlihat mematikan 😁.



Brownies Tjihapit tipenya fudgy brownies yang teksturnya padat dan moist, cucok jadi teman ngopi karena makannya mesti dicuil-cuil. Kunafa pistachio-nya ada di bagian tengah, bentuknya macem parutan kelapa, tapi aslinya pastry yang di-mix dengan saus pistachio. Rasa pistachio-nya pas yaini, nggak strong macem hazelnut dan agak gurih.

Untukku, rasa kunafa pistachio-nya agak light untuk fudgy brownies-nya yang manis, that's why kita butuh ice cream untuk cooling down lidah. Kurasa opsi sharing tuh udah paling ideal siya apalagi kalau kalyan kurang suka manis. Kalau kalyan penasaran kunafa yang bukan bihun kurekomendasikan Brownies Tjihapit ini, harganya sepadan dengan pengalaman yang didapat.

Credit: @brownies.cihapitt

***

BROWNIES TJIHAPIT
@brownies.tjihapitt
📍Pasar Cihapit

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Hello~

Setelah hampir setahun lamanya berbalas video demi menjaga api tetep terjaga, akhirnya aku dan Icunk bertemu. Yayyy! 🎉. Karena udah tengah hari, kita memutuskan untuk menunda obrolan dan menuju ke Ceumara. Lokasinya ada di jalan Mangga, nggak terlalu nyempil kok jadi masih bisa bawa kendaraan. Untuk motor masih bisa parkir di depan kedai, sedang untuk mobil, hmmm... mesti cari-cari dulu 😁.

Kupikir Ceumara ini lebih cocok untuk quick meal ya karena tempatnya nggak terlalu luas. Di dalam ada sekitar 6 meja dengan kapasitas 2-3 orang, jelas kurang cocok untuk rombongan yang butuh ngobrol lama. Di lorong sebenarnya ada space untuk menunggu tapi terasa kurang nyaman karena berhadapan langsung dengan kompor 😅. Makanya kita memilih menunggu di seberangnya karena lebih adem.


Kita sengaja nggak order banyak karena nanti mau jajan lagi hehe

Ayam Lengket Rp 31.500
Potongan ayam yang diolah menggunakan air kelapa sehingga menciptakan tekstur juicy dan terasa lengket saat dipotong. Rasanya OK, masuk di palet lidah kita apalagi saat dipadukan dengan sambal honjenya.

Ayam Kuah Asam Rp 31.500
Garang asem kalcer 😎.

Nasi Putih Rp 8.000
Ada 2 pilihan nasi di Ceumara yakni nasi putih dan nasi honje, nasi honje memang menarik, namun menimbang kita nggak mau rasanya bertabrakan (dengan lauknya) akhirnya kita pilih nasi putih

Teh Tawar Rp 12.000 - Teh Manis Rp 17.500
Kusarankan kalyan order 1 aja karena gelasnya gede banget 😱.

*harga yang tertera udah termasuk T&C

Mungkin karena pake ayam pejantan harga ayamnya mayan mahal, tapi worth to try sih karena bumbu yang dipake juga OK dan bersih. Kalau kalyan berniat mampir ke Ceumara, kusarankan searching dulu menu yang dimau. Jangan kaya kita, udah berkali-kali nonton review-nya rang-o-rang tetep nggak ngeh gelas tehnya gede banget 😋.





Credit: @ceumarabdg

***

CEUMARA
@ceumarabdg
Jl. Mangga no. 26 Cihapit
Senin-Jumat 10:00-19:00
Sabtu-Minggu 08:00-20:00

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Sebelum pulang ke rumah masing-masing kita jalan-jalan di Garut, Pici mah nggak ikut ya karena ada acara di luar kota. Tadinya kita mau ke Gulapadi biar sekalian sarapan, well... tyda semudah itu Ferguso... 😅. Di long weekend ini, tentcunya Gulapadi rame banget secara doi masuk itinerary: place to go in Garut. Kalau waiting list mah isokay laya kita masih sanggup menghadapi 😁, parkirnya euy... syulit 😅. Kita udah beberapa kali muterin Gulapadi dan cari spot parkir yang bisa dijangkau (dengan jalan kaki) namun nggak nemu huhu.

Saat mencari spot parkir kita menemukan Two Days Coffee yang baru aja buka *parkir mah aman yaini 😁. Sebagai penglaris tentcunya kita punya keleluasaan untuk memilih meja dan menu tanpa tegesa-gesa. Two Days Coffee ini punya banyak meja di area indoor, dan yang menjadi highlight adalah meja di undakan tangga menuju lantai atas. Smooking area ada di belakang, bersebelahan dengan toilet dan musholla.

yang paling kanan nggak tahu siapa 🙇

panasnya 🔥

aku suka pintu ini

Ahmad Dhani's vibe

Kita udah coba duduk di undakan tangga dan lesehan di lantai atas namun undur diri karena beralaskan papan *parno mode on 😅. Kita memilih duduk di area belakang biar terhindar dari sinar matahari, panas yeuuhhh... Berdasarkan review rang-o-rang, interior Two Days Coffee ini ber-mazhab vintage aesthetic, vintage-nya udah pasti dapet laya namun aesthetic-nya seseuai selera masing-masing. Lukisan burung yang tergantung di dinding bikinku merasa berada di markas Republik Cinta-nya Ahmad Dhani 😭.

Mungkin karena masih 'pagi' nggak semua menu-nya siap, termasuk menu yang ingin kita order yakni quensadilla. Sebagai gantinya kita order roti chocolate cranberries yang di display di etalase, rasanya enak kok. Kita memang nggak order main course karena setelah dari sini kita mau makan berat yang sebenarnya 😂. Oh ya, aku order Milo Okinawa rasanya sih tidak mengecewakan namun foam-nya kebanyakan jadi berasa minum angin 😅.

dipilih... dipilih... dipilih...

Roti Chocolate Cranberries Rp 18.000

Milo Okinawa Rp 21.000 

ada kucing di sini 💓

***

Two Days Coffee
@two.days.id
📌 Jl. Cimanuk no. 21, Paminggir, Kec. Garut Kota, Garut
📆  Senin-Minggu, 09.00 - 23.00



Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Apa kabar manteman? Semoga harpitnas minggu lalu nggak kalyan sia-siakan begitu aja 😁. Meski udah nggak kerja 8-5 aku mengunakan harpitnas minggu lalu untuk mengambil jeda dari urusan domestik rumah tangga. Tadinya Pici berinisiatif mengadakan halal bihalal di Garut karena kita melewatkan bukber Ramadan. Sayangnya drama kumbara yang terjadi di balik layar smartphone bikin doi urung melempar wacana ke WAG dan mengajak kita (sapeee lagi?!) naik gunung 😅. Kita mah yes ya, apalagi udah lama kita nggak ketemu.

Biar satset aku pake WB Travel yang Subang - Bandung (Buah Batu) terus turun di Cileunyi jadi Deya bisa bablas dari Kopo, lanjut ke Nagrek untuk nge-pick up Icunk. Rencananya kita langsung ke rumah Pici dan masak untuk makan siang, eh di perjalanan Pici mengabari bahwa ia masih ada kelas tatap muka jadi makan siang di luar aja. Untuk pemilihan tempat tentcunya kita serahkan ke Pici, kan doi warloknya 😁.

Dari semua opsi kita memilih RM. Mang Iki karena lokasinya berada di area Garut Plaza, yunow yekan sesulit apa menemukan spot parkir mobil 😅. FYI, RM. Mang Iki ini viral di TikTok karena menawarkan sensasi makan di pinggir rel kereta api macem cafe di Thailand *cmiiw. Mungkin karena kita datang saat jam makan siang situesyennya rame banget, yang antri, yang makan, yang ngobrol, yang masak, yang cuci piring, semua berkumpul di situ. Melihat propabiitas makan dengan nyaman yang kecil, udalaya... kita undur diri 🙇.

Pici lalu kasih pilihan: mau yang makanannya enak tapi agak jauh atau yang deket tapi makanannya B aja?

Ya Allah Pic, pake nanya, derrr weh langsung 😁.


Dari Garut Plaza kita caw ke Lumbung Padi di daerah Bayongbong, yha~ memang agak jauh siya tapi masih di Garut kok😅. Melihat area parkir yang hampir luber kita sempat khawatir kesulitan mendapatkan meja, untungnya Lumbung Padi ini punya banyak meja jadi meski waiting list nunggunya nggak begitu lama. Kita mendapatkan meja di area belakang berupa gazebo yang dilengkapi dengan stop kontak *penting dan wastafel.

Sebagai family resto kurasa Lumbung Padi ini fasilitasnya OK, apalagi kalau bawa orang tua atau bocil. Di beberapa titik ada jalur khusus untuk pengguna kursi roda dan kolam di samping musholla yang bisa dipergunakan untuk menyedekahkan kulit mati pada ikan-ikan 😅. Selain itu ada mini zoo dan playground di bagian belakang yang bisa bikin bocil sedikit sibuk, hati--hati ya buibu jangan sampai meleng apalagi di area kolam. 


Yang kita order:

Nasi Cikur Komplit Ayam Kampung Rp 42.000
Mungkin karena bikin banyak, rasa cikur (kencur) di nasinya terasa samar macem numpang lewat doang 😅. Porsi nasinya mah biasa ya namun kalau digabung dengan lauknya jadi luar biasa. Aku butuh beberapa kali jeda untuk bisa menghabiskannya, apalagi kita order side dish yang lain. So far makanannya OK dan memuaskan, kalau kalyan yang nggak mau ribet pilih-pilih menu satuan bisa langsung pilih menu paketan. 


Jukut Goreng Rp 12.000
Rasanya mirip-mirip dengan jukut goreng pada umumnya.


Karedok Rp 24.000
Jangan tertipu dengan panampilannya yaini, di bawahnya ada kerupuk putih bundar yang bikin karedoknya tampak lebih tinggi 😁.


Es Kelapa Muda Rp 20.000
Syegarrr... Sesungguhnya akau berharap es kelapa muda ini disajikan pake gelas biar ada embun-embunnya, ternyata pake cup plastik aja, yaudalaya mungkin gelasnya belum pada dicuci 😅.


***

LUMBUNG PADI
@lumbungpadigarut_
📌 Jalan Raya Bayongbong - Garut, Muara Sanding, Kec. Garut Kota. Kab. Garut
📆 Senin-Jumat 10.00-20.30
📆 Sabtu-Minggu 09.00-20.30

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Beberapa hari yang lalu saat mengecek aplikasi Mitra Darat aku menemukan rute MJT 3D (dulu TMP) berubah, kukira sedang ada uji coba rute baru eh ternyata cuma pengalihan rute doang huhu 😅. Kebayang nggak sih kalau MJT 3D benar-benar melewati daerah Lengkong, udah pasti makin stress niya para pemirsa. FYI, rute MJT 3D adalah rute yang paling dihindari oleh driver karena medannya yang menguras energi 😱.

Paska melewati hari melelahkan berjibaku dengan soal-soal, aku dan Icunk memutuskan untuk ketemuan di daerah Lengkong. Seperti byasa... kita mah jalan aja dulu, kalau ada yang menarik baru kuyyy... beli 😍. Selesai kerja aku jalan kaki ke Lengkong, cuaca lagi nggak coy yaini aku sempat beberapa kali kena gerimis di perjalanan. Menurutku main ke daerah Lengkong tuh enaknya dengan manteman biar bisa sharing menu 😊.

banyak yang jualan balon disko

Setelah jalan dari ujung ke ujung dan membanding-bandingkan menu (dan harga) kita memutuskan untuk makan di Warung Steak Simantan . Di hari hujan begini tentcunya akan lebih nyaman makan di tempat yang lebih proper yekan, apalagi saat itu kita butuh ke toilet dan sholat. Terakhir main ke Lengkong, Warung Steak si Mantan belum ada makanya kita bisa parkir di jalan di sampingnya *Rp 10.000 bayar di awal 😭.

Saat memasuki Warung Steak Simantan  aku langsung terkesima dengan pemilihan interiornya yang menciptakan ilusi ramai 😮. Kalau kalyan horror vacui kurasa style macem begini akan cocok untuk kallyan. Kita memilih tempat duduk di bagian belakang biar ngobrolnya lebih leluasa, kalau di depan mah pasti banyak yang lewat. Sambil menunggu order-an datang kita dikasih starter yang isinya finger bread.

view dari main entrance

view dari tempat duduk kita

nirmana oh nirmana

Menu yang ada di Warung Steak Simantan  beragam ya, mon maap... biar nggak ribet aku memilih menu yang sama dengan Icunk *angger 😁.

Beef Steak Tenderloin 

Kita pilih steak-nya disajikan pake iron cast ketimbang piring untuk menjaga suhu, surprisingly rasanya OK dan harganya masih affordable laya 😍. Untuk side dish-nya ada sayuran (wortel, buncis, brokoli dan jamur) serta potato wedges. Sedang untuk sausnya template pake gravy sauce yang diolah dari sari pati daging, kalau kalyan kurang cocok dengan gravy sauce masih ada pilihan saus lainnya.
Rp 70.000 *belum termasuk pajak

Sebagai WNI tentcunya kita order es teh manis dongs wkwk gimana ya... kadang berasa kurang afdhol aja gitu kalau makan di luar tapi nggak minum es teh manis *astagfirullah *jangan ditiru. Sebenarnya Warung Steak si Mantan ini menyediakan air mineral kemasan gelas for free, kalau kalyan nggak tertarik dengan minuman berasa, berwarna dan berembun kalyan minum ini aja.

so nice so good

tyda overcooked

gravy sauce-nya memang agak encer, tapi OK kok

Kalau kalyan berencana makan berat ke daerah Lengkong, mungkin kalyan bisa mempertimbangkan Warung Steak Simantan ini. Kalau dihitung-hitung, biaya yang dikeluarkan nggak jauh berbeza dengan kalau kita makan berat di sepanjang jalan Lengkong (janlup, ada pengamen den pengemis yang refresh mulu 😅). Tapi balik lagi ya bagimu taste-mu bagiku taste-ku, selera kita bisa sama bisa aja nggak.

Oh ya, selama makan ada live performance yang bawain lagu-lagi hits era 2000an, boro-boro ingat mantan yang ada kita malah ingat momen request lagu ke radio 😀.

WARUNG STEAK SIMANTAN
@warungsteaksimantan
Jl. Lengkong kecil no 59


Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Sejak kerja on-site, salah satu hal yang bikinku puyeng adalah menentukan menu makan siang, ayo ngaku... kalyan begini juga kan *pemaksaan 😅. Tadinya kantorku menyediakan makan siang yang dikirim dari kantor pusat, namun karena ribet distribusinya akhirnya kita dikasih budget untuk makan siang mandiri. Nah, di sini kita mulai puyeng 😁. Hampir tiap pagi kita ngobrolin: mau makan apa hari ini?

Untuk mempermudah biasanya aku bawa bekal, jadi siangnya tinggal jajan wkwk *angger 😁. Ingat ya, don't expect too high, dengan waktu terbatas aku hanya mampu mempersiapkan bekal yang B aja. Yang paling utama tentcu adalah niat, soal rasa, tekstur atau rupa mah relatif aja laya, nggak tega euy ngatain hasta karyaku sendiri😂. FYI, visualisasi bekalku terlalu realiastis untuk masuk kurasi insta story.

Untungnya manteman kantor pada coy soal makanan jadi kita sering order kolektif, apalagi kalau ada promo atau diskon. Biasanya kita order menu 'yang udah pasti', namun nggak masalah untuk coba menu atau resto baru siapa tahu cucok. Just in case kalyan lagi mencari rekomendasi makanan dan jajanan di sekitar alun-alun Bandung, kubikin review singkatnya ya.

*semua makanan dan jajanan di list ini udah pernah kucoba, bagimu taste-mu bagiku taste-ku, selera kita bisa sama bisa aja nggak.

***

JALAN ALKATERI

Bubur Warung Kopi Purnama 👍
Ketimbang beli bubur yang mangkal di sekitar alun-alun kusarankan kalyan beli bubur yang mangkal di depan Warung Kopi Purnama. Dengan harga yang sama kalyan bisa mendapatkan semangkuk bubur kental dengan topping yang ruah, selain itu kalyan nggak perlu khawatir makan terburu-buru gegara kena razia satpol PP 😁.
💰 Rp 15.000/porsi

Mie Ayam 👍
Kalau kalyan nggak keberatan dengan sekte mie ayam yang pake kuah kari, kurasa kalyan akan tertarik untuk mencoba mie ayam yang satu ini. Aku suka tekstur mie-nya yang kenyal dan nggak se-beukah mie gerobak warna biru. Sayangnya, mie ayam ini hanya bisa kalyan temukan di hari senin siang aja karena penjualnya nggak punya lapak tetap.
💰 Rp 15.000/porsi (belum termasuk bakso dan siomay)

Lotek & Karedok
Aku jarang beli karena porsinya banyak coy, kalau nggak ada tandem bisa-bisa kekenyangan dan ngantuks hehe. Bumbu kacangnya leqoh dan rasanya so far so gewd. Eh, ini lotek dan karedoknya yang di dekat Warung Kopi Purnama ya, bukan yang di perempatan Jl. ABC yang pake pincuk dari kertas nasi.
💰 Rp 15.000/porsi

Pempek (lupa lagi namanya)
Aku baru tahu di Jl. Alkateri ada yang pempek gegara temanku ketitipan tantenya, suwerrr... seumur-umur lewat sini aku sama sekali nggak ngeh. Meski jualannya pake gerobak packaging-nya udah pake paper bowl jadi bisa di take away ke rumah, selain itu ada list menu-nya *penting, kalau kalyan nggak mau ribet pilih-pilih langsung aja order menu paketan.

Cilor/Bihlor
Asupan ciminnya jan lupa qaqa...
💰 Rp 5.000/4 tusuk

Tahu Gejrot
Enak-enak aja.
💰 Rp 10.000/porsi

Es Lilin 👍
Surprisingly, esnya enak, apalagi kalau dimakan saat cuaca sedang panas-panasnya.
💰 Rp 3.000/tusuk


***

FOOD COURT

Ayam Geprek Keprabon 👍
Saking seringnya beli, pegawainya sampai hafal order-anku: Papi 1, sambal rempah level 1, tehnya hangat. Asli, aku kadang geli sendiri saat pegawainya langsung membacakan order-anku begitu aku muncul di meja kasir. Di antara semua tenant food court yang ada di Kings, menurutku Ayam Geprek Keprabon ini paling worthy.

Steak Moen-Moen
Aku beli Moen-Moen kalau gabut, untuk rasanya mah yaudalaya gitu weh 😅.

Clemmons
Aku terakhir beli Clemmons sekitar 4-5 tahun yang lalu, menu-nya mostly gorengan dan minim serat.

Mie Godog Yogya
Kalau kalyan ingin makanan berkuah tanpa santan, mungkin kalyan akan tertarik mencoba mie godog ini. Rasanya cenderung light dan cocok dimakan berdua karena porsinya mayan banyak.

Tahu Brintik
Alasanku beli Tahu Brintik hanya untuk nostalgia masa kuliah jalan-jalan ke Gramedia.

Solaria 👍
Ketimbang beli nasi goreng di food court, kusarankan kalyan beli nasi goreng di Solaria, harganya memang agak pricey namun rasanya udah pasti. Biasanya aku ke Solaria kalau lapar berat wkwk dan menunggu jalur 3D kembali lantjar djaya paska macetos imbas banjir *biasanya. Aku udah coba semua varian nasi gorengnya Solaria, favorite-ku masih nasi goreng original.


***

GOFOOD/GRABFOOD/SHOPEEFOOD

Mie Gacoan & Wizz Mie
Intinya, mereka menjual pengalaman makan mie dan berbagai opsi side-dish dengan harga yang affordable. Untuk rasa masih lebih enak Mi Gacoan namun Wizz Mie opsi menu-nya lebih banyak. Demi menghindari peak hour, biasanya kita order lebih awal.

Batagor Bagus 👍
Kita sering beli batagor Bagus ini karena nggak tahan dengan aromanya yang mengiurkan, serius deh ini... aromanya stuck di ruangan hingga berjam-jam. Karena sulit memilih antara batagor kering dan batagor kuah, biasanya aku beli keduanya 😁. FYI, aku tetap makan 1 yaini, yang nggak dimakan dibawa pulang ke rumah.

Minceu Bakery 👍
Aku tahu Minceu Bakery gegara pernah dikirimi kantor lamaku saat pandemi, ternyata manteman di kantor baru pun sering beli, jadilah kita bala-bala Minceu Bakery 😍. Harganya memang agak pricey, namun rasanya udah nggak usah ditanya... enaakkk... terutama lasagna dan spaghetti-nya. Aku pernah bawa ke Subang, Kanjeng Mami approved dan doi minta dibeliin lagi.

Nobitakoyaki
Tadinya sih coba-coba lama-lama ketagihan... aku suka beli takoyaki mix biar adil mencoba semua isiannya 😁.

Circle-K
Kita sering beli Thai Tea-nya karena sering ada promo wkwk

Nasi Goreng Kalapa 👍
Kalau kalyan kangen nasi goreng kampung, tanpa topping ina inu dan pake kecap cap Anggur *penting, mungkin kalyan akan tertarik mencoba nasi goreng ini. Sayangnya doi jualannya random, kadang suka nyesek udah jalan ke Kalapa eh ternyata doi nggak jualan, kalau udah begini aku melipir ke Solaria 😅.

Basreng Bu Empun
Untuk rasa basrengnya mah standar sih, kita sering beli di sini karena mereka menjual minuman juga.

Snack Ceria 👍
Kalau kalyan butuh cemilan untuk mengisi toples di samping PC, kurasa kalya mesti mencoba jajan di Snack Ceriaa. Mereka menjual berbagai keripik dan kue kering, favorite kita adalah seblak kacang pedas, pake nasi lebih nikmeh. Saking sukanya dengan seblak kacang pedas ini, aku menjadikannya sebagai oleh-oleh untuk manteman.


***
Ini belum semuanya, list ini akan di-update kalau aku ingat hehe.

bekalku yang realistis, tanpa wadah bekal aesthetic dan plating yang menggugah selera

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Older Posts

Paused Moments

Let's Get In Touch

  • Behance
  • Letterboxd
  • LinkedIn

Disclaimer

It is prohibited to copy any content from this blog without prior permission. If you believe your privacy has been violated or notice content that requires proper credit, please let me know.

Note

Some links in the post may be affiliate links, which means I may earn a small commission if you buy through them. There’s no pressure at all—what works for you is what matters most.

Alone Alone Kelakone

2026 Reading Challenge

2026 Reading Challenge
Lestari has read 0 books toward her goal of 6 books.
hide
0 of 6 (0%)
view books

Archives

  • ►  2011 (7)
    • ►  May (1)
    • ►  Nov (6)
  • ►  2012 (19)
    • ►  Jan (1)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (8)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Nov (1)
  • ►  2013 (12)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Oct (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  Jan (2)
    • ►  May (1)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (8)
  • ►  2015 (62)
    • ►  Jan (6)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Jun (7)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Aug (10)
    • ►  Sep (7)
    • ►  Oct (11)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (7)
  • ►  2016 (64)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (2)
    • ►  May (6)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (7)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (9)
    • ►  Nov (6)
    • ►  Dec (11)
  • ►  2017 (76)
    • ►  Jan (10)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (6)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (12)
    • ►  Jun (10)
    • ►  Jul (7)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (6)
  • ►  2018 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (7)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2019 (39)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (5)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2020 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Mar (7)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2021 (44)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2022 (47)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (5)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2023 (41)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (6)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Dec (4)
  • ►  2024 (48)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (5)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (5)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (2)
  • ►  2025 (36)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (1)
    • ►  Jun (6)
    • ►  Jul (2)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (3)
  • ▼  2026 (18)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (1)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (2)
    • ▼  Jul (3)
      • Pixie Polisi Cut
      • Ceumara
      • Brownies Tjihapit

Friends

  • D. R. Bulan
  • Ikan Kecil Ikugy
  • Mazia Chekova
  • Noblesse Oblige
  • Perjalanan Kehidupan
  • Pici Adalah Benchoys
  • St. Jauzah
  • The Random Journal

Blogmarks

  • A Plate For Two
  • Berada di Sini
  • Cinema Poetica
  • Dhania Albani
  • Diana Rikasari
  • Dinda Puspitasari
  • Evita Nuh
  • Fifi Alvianto
  • Kae Pratiwi
  • Lucedale
  • Mira Afianti
  • Monster Buaya
  • N Journal
  • Nazura Gulfira
  • Puty Puar
  • Rara Sekar
  • What An Amazing World
  • Yuki Angia

Check This Too

  • A Beautiful Mess
  • Daisy Butter
  • Kherblog
  • Living Loving
  • Minimalist Baker
  • Nicoline Patricia
  • Spice The Plate

Followers

Thanks for Coming

Community

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates