Pocket

by - 30.1.17


Pernah nggak sih ingin baca artikel tapi kelupaan menyimpan link urlnya? Atau ada artikel yang sudah dibaca tapi ingin dibaca lagi kapan-kapan? Pasti sering ya ... apalagi saat ini hampir semuanya linked. Memang sudah ada fitur bookmark, tapi tidak semua ‘hal’ bisa disimpan menggunakan bookmark. Nah, hal itulah yang menginspirasi Nate Weiner menciptakan Pocket.

Di awal kemunculannya pada tahun 2007 aplikasi Pocket ini dinamai Read It Later, baru pada tahun 2010 developer memutuskan untuk merebranding Read It Later dan mengganti namanya menjadi Pocket.

Aplikasi Pocket untuk smartphone bisa didownload melalui Play Store, jika pencarian dengan keyword ‘Pocket’ tidak juga membuahkan hasil cobalah menggunakan keyword ‘Get Pocket’. Sedangkan untuk penggunaan di desktop, user hanya perlu mendownload Pocket button di situs resmi Pocket. Ketika menemukan link url yang akan disimpan user hanya tinggal mengklik Pocket button.

Aplikasi Pocket ini ditujukan sebagai tempat untuk menyimpan link url dari aplikasi multimedia seperti Twitter dan hasil dari Google search engine, lantas apa bedanya dengan bookmark? Bedanya adalah link url yang sudah disimpan melalui bookmark hanya dibuka ketika sedang online, sedangkan link url yang disimpan melalui Pocket bisa dibuka secara offline.

Namun, ada beberapa link yang hanya bisa dibuka saat sedang online saja. Salah satu kemungkinannya adalah download yang belum selesai. Seperti You Tube yang memiliki motto ‘save now, watch later’, Pocket juga memiliki motto ‘save now, read later’, untuk bisa dinikmati secara offline keduanya mendownload isi link url yang telah disimpan user.

Karena tujuan Pocket adalah untuk membaca link url yang sudah disimpan, maka user bisa menghapusnya jika sudah dibaca. Tapi jika ingin dibaca-baca lagi nanti bisa disimpan di bagian archive, untuk mempermudah pencarian link url yang disimpan user bisa menggunakan tag. Untuk fitur tag ini user hanya bisa mengedit (rename) di desktop sedangkan untuk android fitur tersebut tidak ada.

Untuk bisa menggunakan Pocket user harus membuat akun terlebih dulu, agar nanti ketika berganti gadget / device semua data yang sudah tersimpan tidak hilang. Selain itu user juga bisa membuka akun Pocket nya di desktop dan smartphone secara bersamaan.


Sebagai Pocket user sejak zaman kuliah lalu aplikasi Pocket ini sangatlah praktis dan berguna, terutama untuk menyimpan link url yang didapat dari timeline Twitter. And ... at least, tdak perlu merasa khawatir akan kehilangan data ketika switch device.

Trust me ... 

You May Also Like

0 komentar

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.