Little Wings Café

by - 27.12.17


Menyambut libur natal yang bablas sampai libur tahun baru ini aku memutuskan untuk pulang ke rumah ketimbang sok-sokan ikutan macet demi menyambangi destinasi kekinian, eh nggak gitu juga sih ... sebenernya karena ditinggal kengkawan segengs liburan ke Semarang 😂

Icunk, Medus, Deya dan Anis kalap nyari tiket kereta di waktu-waktu mepet, setelah semua printilan ticketing + staying beres mereka baru ingetlah aku nggak ikutan, yha~ teman macam apfah kalyan ini hah? 😂😂😂

Arus balik dari Subang ke Bandung terpantau lancar tapi ngesot, jangan harap bisa merasakan ademnya Lembang ya karena Lembang macetnya nggak shantay. Udah tengah hari, smartphone lowbat, jam-jamnya makan siang ehh ... mobil di depan mogok nggak kuat nanjak 😓. Apalah artinya liburan kalau nggak kena macet ye kan? 😏

Jalur alternatif Maribaya-Dago yang biasanya lancar jaya kemarin mandek, untungnya kita pake motor jadinya bisa rada dipersingkatlah macetnya hehe Menimbang istirahat di Punclut hanya sekedar angan-angan di musim liburan seperti ini, kita akhirnya meneruskan perjalanan sampai ke Dago dan (ujung-ujungnya) malah melipir ke Little Wings Café.


Little Wings Café bukan café baru atau café yang lagi nge-hits ya,malah bisa dibilang Little Wings Café ini adalah café lama karena sudah ada sejak zaman aku kuliah. Lokasinya di daerah Cigadung Dago, kalau dari arah bawah (Suci atau Kanayakan) lurus terus ke atas setelah pertigaan Borma Pahlawan sedangkan kalau dari arah atas (Dago dan sekitarnya) tinggal mengikuti jalan, setelah lapangan golf.

Eh, jangan keliru ya Little Wings Café ini letaknya di bangunan kolonial 3 lantai bercat pink, kalau bangunan joglo yang letaknya pas banget di main entrance adalah Bakmi Yogya, meski masih satu kompleks keduanya beda manajemen *yakali perusahaan haha 😁 Oh iya, nggak usah khawatir motor atau mobil kepanasan karena area parkirnya di berada di bawah pepohonan yang rimbun.

Main entrance

Di Little Wings Café semua lantai berfungsi sebagai tempat makan, karena areanya sendiri nggak terlalu luas dan furniturnya banyak jadi terkesan sesak. Beberapa diantaranya adalah furnitur jadul yang meski ramping tetep bulky sehingga kalau mau lewat mesti melipir dulu. 

Interior ambience-nya lebih ke ekletik ketimbang shabby chic, karena ada beberapa bagian yang udah direnovasi menyesuaikan zaman dan artwork taste-nya (yang ditempel di dinding) lebih mengarah pada aliran kontemporer atau realis.


Selain interior ambience-nya, yang tak kalah menarik dari Little Wings Café ini adalah printilan-printilannya yang unik. Konon, printilan-printilan tersebut didapatkan owner-nya ketika sedang berkeliling dunia, jadi ya kayanya konsepnya semacam mini museum gitulah 🤔.

Saat kita kesana keadaannya lumayan sepi, well ... mungkin karena memang udah lewat jam makan kali ya. Sambil nungguin waitress-nya datang kita liat-liat buku crafting (iya, liat doang tapi nggak bisa baca karena berbahasa Jepang) mostly bukunya adalah buku-buku import dengan topik yang cociks, yha~ gimana dong ... jadi betah kan ... 😍😍😍

Checked in place

Kita memilih stay di lantai 2 karena sepi dan cozy, ini sih yang paling penting, biar nggak keganggu dan mengganggu. Soalnya di lantai 1 lagi ada semacam teamwork briefing dan di lantai 3 lagi ada prewedding photo session 💑.

Karena kita lebih fokus dengan ke-cozy-annya jadi makannya nggak kerasa haha Mungkin ini yang disebut dengan standar ... biasa aja sih ... tapi tempatnya enak ada angin sepoi-sepoi yang bikin ngantuq 😪



dan ada Totoro ...

Menyoal taste, Little Wings Café termasuk standar yang intinya adalah enak tapi biasa aja ... ya gimana aja rasanya kaya di café sejenis, Cuma memang tempatnya nyaman untuk ngademin kepala apa ngobrol dengan temen, cocok juga untuk ngerjain tugas atau bahkan untuk sekedar menghabiskan waktu.


Ya ... kapan-kapan kesana lagi deh, baca bukunya belum tamat *heu 😋

Memantau arus balik liburan

Bentar, instastory dulu :p




Salty pumpkin soup 

You May Also Like

2 komentar

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.