Warung Kopi Klotok Pakem

by - 4.10.16

Outdoor area Warung Kopi Klotok Pakem. 
The next day, aku pergi berjalan-jalan ke Malioboro sambil menunggu Ana yang masih ngeprint tugas. Meskipun masih pagi, sudah banyak kok wisatawan (khususnya domestik) yang berburu oleh-oleh. You can hear them used their native language ...

Sekitar tengah hari Ana menjemput dan mengajakku ke kampusnya. Ternyata lumayan jauh ... (U.U) kampusnya terletak di Ring Road Utara Yogyakarta, melewati Taman Pelangi dengan arah menuju Gunung Merapi.

Setelah membereskan urusannya, kita berencana untuk makan siang.

“Mau makan yang kejawen apa yang biasa?”
Kejawen yuks ...”
“Berarti sekarang kita ke Kopi Klotok yah ...”

Jarak Warung Kopi Klotok Pakem atau yang biasa disingkat Kopi Klotok tidak terlalu jauh dari kampus Ana, dekat malahan. Tadinya aku pikir kita nyasar ketika memasuki jalan kecil di pinggir sekolah, karena melewati kebun-kebun tembakau dan palawija. Meski demikian terdapat spanduk penunjuk arah di sepanjang jalannya.

Warung Kopi Klotok Pakem ini letaknya berada di areal pesawahan, menghadap ke arah Gunung Merapi. Ketika sampai pengunjung akan menemukan 2 buah bangunan, yang pertama adalah bangunan yang dijadikan sebagai Warung Kopi Klotok Pakem dan yang satunya lagi adalah bangunan rumah huni pemiliknya.

Kesan pertama ketika memasuki Warung Kopi Klotok Pakem adalah seperti sedang berada di rumah Mbah (Kakek/Nenek) di desa, beneran loh, seperti rumah Mbah. Bagi yang mudik Lebarannya ke daerah pedesaan di Jawa tentu familiar dengan suasana yang ku maksud (^.^).

Suasana ‘rumah Mbah’ begitu terasa ketika memasuki bangunan tersebut. Rumah tradisonal yang terbuat dari batu bata dan kayu dengan lantai tegel (tehel) dan pondasi batu. Furniture usang yang pernah hits pada masanya, serta dapur besar tempat tungku dan hasil bumi disimpan memang menjadi ‘jualan utama’ Warung Kopi Klotok Pakem (selain makanan tentunya).

Menariknya pengunjung bisa memilih tempat duduk yang diinginkan, bisa di dalam warung, di teras warung, di dapurnya, di halamannya atau di teras rumah pemiliknya. Serius ... di teras rumah pemiliknya. Jadi pengunjung bisa intip-intip dikit ke rumah nya #eh  6(@.@)9

Beneran homey ini mah hehe

Warung Kopi Klotok Pakem menggunakan sistem buffet (prasmanan), jadi pengunjung bisa mengambil dan menentukan porsi sendiri. Karena letak tempat penyajiannya di area dapur, pengunjung bisa menonton langsung proses pengolahan makanannya, bahkan tak sedikit pengunjung yang ngintil di belakang karyawannya, mau minta yang anget.

Sego Megono-nya Warung Kopi Klotok Pakem. 

Menu yang disajikan adalah makanan khas Jawa pada umumnya seperti gudeg, tehu bacem, sayur tempe, telur dadar, sambal dll. Tapi yang menjadi andalan adalah Sego Megono (Nasi Megono) yaitu nasi yang dicampur dengan sayuran, kelapa parut dan bumbu-bumbu lainnya, sepintas mengingatkan akan nasi urap.

Oh iya, pasti pada penasaran kan dengan Kopi Klotok. Kenapa dinamai Kopi Klotok? Apa bedanya dengan kopi biasa?

Based on my research, yang membedakan Kopi Klotok dengan kopi lainnya adalah proses penyajiannya. Kopi dimasukkan ke dalam panci tanpa air yang kemudian dipanaskan di atas tungku. Nah, ketika sudah agak gosong barulah dimasukkan air sampai mendidih, ketika mendidih itulah akan tersengar suara ‘klotok klotok’, dari situlah muncul sebutan Kopi Klotok.

Kopi Klotok- nya Warung Kopi Klotok Pakem. 

Untuk sekali makan rata-rata pengunjung mengeluarkan sekitar Rp. 25.000, karena ... pengunjung bebas nambah d(^.^)b dan katanya lagi, yang sedang hamil bisa makan gratis (@.@) <-- gak tahu deh kalau yang ini.

Saking homeynya Warung Kopi Klotok Pakem ini, kita sampai betah berlama-lama ngobrol ini itu. Coba deh bayangin dari jam 12 siang sampai dengan menjelang Isya kita mager disana, tapi Ana juga bilang dia sering jadi tamu abadi, so no problemo ... pemiliknya baik kok.

Jika sedang berada di Yogyakarta atau kebetulan sedang melewati  daerah Pakem, tak ada salahnya mengujungi Warung Kopi Klotok Pakem. Suasana ‘rumah Mbah’ yang familiar sangat menyejukkan, terlebih lagi jika sepi hehe

Warung Kopi Klotok Pakem kalau sudah sepi. 

You can visit http://eatandtreats.blogspot.co.id/ for the better quality pictures, also follow him (Hans) on http://instagram.com/eatsandtreats . He shared a lots of good recommended spot for foodie like us.

You May Also Like

1 komentar

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.