Fantastic Beasts and Where To Find Them

by - 23.11.16


Fantastic Beasts and Where To Find Them adalah film adaptasi dari buku yang berjudul sama karya J.K. Rowling, aslinya, buku tersebut adalah buku pelajaran milik Harry Potter ketika bersekolah di Hogwarts. Buku Fantastic Beasts and Where To Find Them dirilis pertama kali pada Februari 2002 oleh PT. Gramedia Pustaka Utama, mengikuti kesuksesan buku Quidditch Dari Masa Ke Masa yang sudah lebih dulu rilis.

Dalam bukunya, Fantastic Beasts and Where To Find Them menceritakan tentang berbagai macam makhluk gaib dalam dunia sihir, berikut coretan komentar Ron Weasley sebagai pemilik kedua buku tersebut. Sedangkan filmnya menceritakan tentang petualangan Newt Scamander seorang magizoologist muda ketika sedang berada di New York.

Ketika Newton Artemis Fido Scamander atau yang lebih dikenal dengan Newt Scamander datang ke New York, tanpa sengaja koper yang dibawanya tertukar dengan Jacob Kowalski, seorang no-mag (no magic atau muggle’s, yaitu orang-yang tidak memiliki kemampuan sihir sedikitpun).

Saat itu pemerintah New York sedang berupaya untuk mengungkap insiden misterius yang meresahkan masyarakat, Kementrian Sihir pun ikut menyelidiki insiden tersebut, terlebih lagi karena Grindelwed (penyihir hitam yang keji) yang telah kabur dari Azkaban belum ditemukan. Di sisi lain ada Perkumpulan Salem (semacam LSM) yang gencar berorasi dengan tujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat New York akan bahaya sihir.

Perkumpulan Salem dipimpin oleh seorang nyonya tua yang mengadopsi anak-anak yatim piatu yang dipekerjakan untuk membagikan selebaran anti sihir. Diantaranya adalah Credence seorangan anak laki-laki berusia belasan tahun yang agak pendiam dan Modesty seorang anak perempuan followernya Ny. Salem.

Sudah bisa diduga, ketika Kowalski membuka koper Scamander, hewan-hewan yang berada di dalamnya ikut berhamburan. Dibantu Porpentina Goldstein (his wife soon to be, eh spoiler :p) seorang mantan auror yang ditemuinya ketika mengejar Niffler, Scamander mencari Kowalski untuk mendapatkan kembali kopernya.

Porpentina membawa Scamander dan Kowalski ke rumahnya, dan ... Kowalski yang memang seorang pembuat roti terpesona kepada Queenie Goldstein yang juga gemar memasak. Scamander kemudian mengajak Kowalski untuk masuk ke dalam kopernya (Mad Eye Moody suitcase, remember?) untuk menunjukkan apa yang sebenarnya ia lakukan.

So awesome!!! Isi kopernya lebih keren daripada New York dan segala isinya, if you know what I mean hehe The most interesting part is the partition, sekat yang membatasi setiap geografi dan hewan-hewan yang tinggal di dalamnya tampak nyata, ya iyalah ... It’s magic, anything can happen.

Setelah melihat isi koper Scamander, Kowalski setuju untuk mencari hewan-hewan yang kabur. Di saat yang bersamaan, Henry Shaw seorang calon pemimpin New York dibunuh oleh sihir misterius.

Porpentina lantas membawa Scamander dan Kowalski ke Kementrian Sihir untuk diadili, namun nyatanya Mr. Graves malah menghukum mereka karena menemukan obscurus (parasit yang menempel pada penyihir muda) yang diduga sebagai sumber insiden di dalam koper Scamander.

Queenie yang mengetahui hal tersebut kemudian membebaskan mereka dan membantu menemukan sisa hewan yang kabur. Wait ... it’s not the end. Sihir misterius yang meneror New York kembali muncul dan memporak porandakan hampir seluruh kota. So? What are you waiting for?

Dengan pengembangan cerita yang luar biasa seru hehe tentu saja Pottermore berharap David Yates selaku sutradara akan mengadaptasi buku J.K. Rowling lainnya. Well ... harus diakui, Fantastic Beasts and Where You Find Them adalah spin off yang keren (melebihi film aslinya :9) seperti The Hobbits triology yang merupakan spin off dari The Lords of The Rings triology.

Pertanyaannya adalah : buku J.K. Rowling mana lagi yang akan diadaptasi ke layar lebar?
Bagi yang belum pernah membaca atau menonton Harry Potter tidak perlu khawatir, alur cerita Fantastic Beasts and Where You Find Them ini mudah dimengerti dan bisa diikuti oleh muggle’s hehe

BTW, yang jadi Newt Scamander ini remind me of Caleb Cavanaugh nya Pretty Little Liars. Iya gak sih? The effect is so cooooolllll !!!

FYI. Fantastic Beasts and Where You Find Them is the 1st movie me and mom watched after her sickness, the first time (again) she went to the mall and cinema. Actually she pick ‘Ibu, Maafkanlah Daku’ but she lost after we (me and her coworkers) pick Fantastic Beasts and Where To Find Them. Sorry mom, I can’t deny J.K. Rowling’s tempations, she put a spells on me J

You May Also Like

0 komentar

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.