Cuckoo Clock

by - December 21, 2015



Cuckoo Clock atau yang dalam bahasa Indonesia disebut Jam Kukuk adalah sebuah jam unik yang menggunakan suara burung sebagai bunyi loncengnya. Pada waktu-waktu tertentu (tergantung setelan), alih-alih berdentang jam tersebut akan berbunyi ‘kukkuuuuuk ... kukkuuuuuk ... kukkuuuuuk ...’ seperti suara burung, lalu dari dalam jam akan muncul burung kecil yang akan keluar masuk sebanyak beberapa kali.

Cuckoo Clock memiliki 2-3 buah bandul yang berfungsi untuk mengatur waktu, mengatur bunyi dan keluar masuknya burung serta mengatur musik pengiring. Untuk fungsi yang terakhir biasanya Cuckoo Clock menggunakan lagu pengiring “Edelweis” atau The Happy Wanderer”. Bandul yang terdapat di Cuckoo Clock biasanya berbentuk buah pinus dan terbuat dari besi, fungsinya adalah sebagai pemberat dan pengatur jam karena Cuckoo Clock tidak menggunakan baterai atau listrik.

Agar Cuckoo Clock bekerja dengan semestinya pengguna perlu menarik bandul yang terdapat di tengah-tengah jam. Ada 2 jenis Cuckoo Clock yang dikenal masyarakat saat ini yaitu Cuckoo Clock harian dan Cuckoo Clock mingguan, perbedannya terletak pada waktu penarikan bandul. Bandul Cuckoo Clock harian ditarik setiap 24 jam sekali sedangkan bandul Cuckoo Clock mingguan ditarik setiap 8 hari sekali.


Philipp Hainofer adalah orang yang dikenal sebagai pencetus jam bersuara burung sedangkan yang  berhasil mengaplikasikan ide tersebut pada jam adalah Domenico Martinelli. Namun design Cuckoo Clock sendiri terlahir dari tangan Franz Anton Ketterer, seorang pengrajin  yang berasal dari Black Forest Jerman dengan ide awal ingin mendengarkan kicauan burung di musim dingin.

Material utama Cuckoo Clock adalah kayu linden yang banyak terdapat di hutan-hutan Eropa, keunggulannya kayu linden adalah sifatnya yang mudah dibentuk sehingga memudahkan pengrajin untuk membuat ukiran dan ornaments yang rumit. Sampai saat ini daerah Black Forest merupakan produsen Cuckoo Clock terbesar dengan kota Furtwangen sebagai pusatnya.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan permintaan pasar design Cuckoo Clock semakin beragam tergantung selera. Bila dibandingkan dengan Cuckoo Clock yang terbuat dari kayu murni dengan design yang klasik nan rumit, Cuckoo Clock yang terbuat dari plastik dan menggunakan tenaga baterai lebih mudah ditemukan karena harganya yang lebih murah,

You May Also Like

0 comments

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.