Native Living: Jajan(tengan) di Keuken

by - August 05, 2019


Hai!

Selamat hari senin, kuyakin weekend kita kemarin sama.
Mati lampu 😂.

Sebelum aliran listrik terputus aku, Icunk, Memed dan Lisna menyempatkan diri untuk mengunjungi Keuken 2019 yang diadakan di area BTM Cicadas. Kupikir pemilihan tempatnya agak antimainstream ya ... sebab, BTM Cicadas ini dikenal sebagai mall yang nggak terkenal, semi terbengkalai gitulah 😅. Setiap kali melewati BTM Cicadas via Damri aku kadang suka mikir “ini ada yang jualannya nggak sih (di dalamnya)?” heuheu 😛

FYI. Keuken adalah acara kuliner tahunan yang diadakan hanya 1 hari di setiap tahunnya, karenanya nggak sembarang usaha kuliner bisa jadi tenant. Keuken akan mengkurasi entah berdasarkan apa (aku kan bukan crew 😅) tapi kayanya tema sih haha Jadi tenant Keuken dari tahun ke tahun nggak akan sama, makanya kalau ada kesempatan mending kesini sih.

FYI (lagi). Keuken berarti dapur (dalam bahasa Belanda) – Deya.

Pertama kali memasuki BTM Cicadas yang ada aku malah merasa creepy  😰 toko yang buka bisa dihitung oleh jari, lift-nya nggak nyala, eskalatornya apalagi ... 😨 Semoga nggak ingin ke toilet 🙏. Kalau ngintip di IG-nya Keuken diadakan dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam, kita memilih untuk datang agak pagian biar Memed bisa pulang cepat ke Bekasyong haha  😁 *antara care dan ngusir halus memang beda tipis.

Kita datang sekitar jam 11an, dimana matahari sedang semangat-semangatnya membakar bumi. Rooftop BTM Cicadas yang kuyakin pasti jarang terjamah, disulap menjadi area yang kuliner-able. Well ... Salah satu keuntungan mengadakan acara di rooftop adalah; meski panasnya nggak nyantai ada angin gelebug yang sigap mendinginkan suasana. Dan yang terpenting kalau golden hour pasti cociks ya ...

Okay kita cek dulu warlok stater pack-nya.

Suncreen SPF 1K ✔
Outfit yang nyaman ✔
Sepatu yang okcoy ✔
Tas + tas tambahan ✔
Tumbler (+ air minumnya) ✔
Kontainer makanan ✔
Dompet ✔
Smartphone ✔

Apa coba yang belum?

Yap.
Payungnya qaqa~ 😂

Kita lupa belakangan cuaca lagi nggak santuy ... haha 😅

Kebanyakan pengunjung melipir ke area-area terlindungi macem pinggiran bangunan atau booth yang punya bayangan besar, ngadem. Sisanya? Macem kita-kita inilah ... tetap konsisten makan di picnic table meski tahu matahari sudah mencapai ubun-ubun. Saking panasnya smartphone sempat over heat, bahkan foto pun mesti retake berulang kali macem kek di Cirebon. Menyesal nggak kepikiran membawa payung ... Sosro 😂.

Eh iya, kita jajan apa aja nih di Keuken?



Salah satu yang nggak boleh dilewatkan di khazanah perkulinarian Bandung adalah Imah Babaturan, seriusan deh ini ... Demi mengentaskan rasa penasarannya, Icunk dan Memed jajan Nasi Cumi Ijo, sedang Lisna jajan Daging Sapi Asap. Sejauh ini Nasi Cumi Ijo adalah prestasi terbaiknya Memed, tandas 😍😍😍! Padahal malamnya merasa kepedasan gegara makan seblak level ½ 😌. Aku sempat mencicipi Daging Sapi Asap-nya, enak loh ya ... asapnya terasa sampai di lidah tapi nggak pahit juga.

Nasi Cumi Ijo 35K
Daging Sapi Asap 35K
*Ada potongan Rp. 5000 kalau bawa kontainer sendiri.


Nggak ada alasan khusus kenapa aku tertarik jajan di Marase. Ingin aja 😁. Tentunya, aku memilih ayam karena nggak terlalu suka kambing. Porsinya sendiri cukup besar, ayamnya lembut, empuk dan kebanyakan haha 😂 Ngenyangin pokoknya ... Sedang saladnya nggak begitu gimana, berasa nggak nyambung aja dengan nasi rempahnya. Oh iya sambalnya nggak terlalu pedas yaini, jadi nggak masalah kalau langsung diawurin juga.

Ayam Turky Nasi Rempah 32,5K 20K


Bisa dibilang Los Tropis ini merupakan pendatang baru, hype dari soft opening-nya kemarin pun masih belum kelar (di timeline IG-ku). Lolosnya Los Tropis dalam kurasi Keukeun patut disyukuri, sebab ada alternatif minuman selain kopi, teh dan ice cream (eh, masuk minuman nggak sih? 😅). Los Tropis nggak menggunakan pemanis buatan ya, jadi pure rasa buah-buahan. Booth yang paling diincar menurutku, sebab kita semua butuh kesegaran yang HQQ, apalagi saat matahari berada diatas ubun-ubun. Mantul 👌!

Semangka lemon 20K
Air Kelapa 15K


Tadinya aku ingin jajan Ice Cream Kastengel-nya Bites and Go, tapinya nggak jadi ya ... sebab belum jadi. Lantas, aku dan Lisna melipir ke booth-nya Arromanis dan jajan Banoffee, agak bingung juga sih sebab milk pudding-nya nggak kalah menggoda 😄. Banoffee-nya enak yaini, crumble toffee-nya asik, pisangnya apalagi ... Aku membelinya saat booth-nya baru  buka, jadi Banoffee-nya masih kurang dingin dan cepat lumer di lidah.

Banoffee banana 30K
Banoffee matcha 30K


Alhamdulillah kali ini kita nggak kalap jajan, keburu kenyang 😉
Semoga Keuken tahun depan tempatnya ngademin!

You May Also Like

0 comments

Feel free to leave some feedback after, also don't hesitate to poke me through any social media where we are connected. Have a nice day everyone~