Botanical Watercolor

by - 21.8.17

Botanical illustration atau ilustrasi tumbuhan sejatinya adalah gambar yang dibuat untuk menjelaskan rupa suatu tumbuhan, baik itu adalah bentuknya, warnanya atau teksturnya. Jika masih ingat, botanical illustration adalah gambar-gambar yang terdapat pada buku pelajaran IPA saat sekolah. 


Dulu botanical illustration masih terbatas pada gambar dengan outline berwarna hitam saja, namun seiring dengan perkembangan zaman botanical illustration menjadi lebih hidup karena diwarnai menyerupai aslinya, dan kini botanical illustration menjadi trend.

Sebenarnya tidak sulit untuk menjadi botanical illustrator, karena saat ini sudah banyak tutorial yang memperlihatkan bagaimana cara menggambarnya step by step. Untuk starter (pemula) tools yang diperlukan cukup kertas dan pewarna saja, bisa menggunakan watercolor, gouache atau marker.

Namun jika boleh menyarankan lebih baik menggunakan pewarna watercolor agar bisa sekalian belajar mengontrol transparency, karena tidak semua tumbuhan bersifat solid (padat).

Saat ini botanical illustration menjadi salah hal yang menarik untuk dipelajari, apalagi kalau bukan karena prospek pekerjaan yang bisa didapatkan. Wedding invitation, illustration, textile design, scarf design dan membuat workshop barulah sebagian dari output  yang bisa didapatkan oleh botanical illustrator.

Di bawah ini adalah botanical illustrator yang bisa dijadikan referansi saat sedang mempelajari botanical illustration, beberapa diantaranya mengunggah video tutorial di Instagram. Meski kebanyakan botanical illustrator memang tidak mengklaim diri sebagai expert dari suatu aliran tertentu, karya-karya mereka sangat menginspirasi.

Let’s check them out ...



Eunike Nugroho (Keke) adalah botanical illustrator yang berasal dari Indonesia, salah satu karya botanical illustration milik Keke sempat ditampilkan di 15th International Exhibition of Botanical Art and \illustration di Pittsburgh AS. Dalam membuat botanical illustration Keke sangat memperhatikan detail  sehingga ilustrasi yang dibuatnya tampak nyata seperti objek aslinya.



Botanical illustration karya Marina memang tidak se-real milik Keke dikarenakan tools yang digunakannya juga berbeda, tone color Marina lebih soft meski secara keseluruhan warna yang dipilih adalah warna-warna bright. Selain itu, botanical illustration karya Marina memiliki komposisi yang menarik karena memadukan beberapa varietas dalam satu ilustrasi.




Jika kebanyakan botanical illustrator menggunakan media watercolor, gouache atau marker sebagai tools-nya, Teresa lebih memilih untuk menggunakan media digital. Selain mudah dikomposisikan dan diedit-edit, penggunaan media digital ini sangat mempermudah jika ingin diaplikasikan pada textile. Meski demikian, Teresa tidak melulu menggunakan media digital, ia juga mahir menggunakan media watercolor.



Jenny K. adalah salah satu botanical illustrator yang memang mengkhususkan diri untuk membuat ilustrasi tumbuhan hijau seperti dedaunan atau succulent. Meski terlihat simple, botanical illustration karya Jenny K. ini termasuk karya yang detail karena (ilustrasi aslinya) dibuat dalam ukuran yang cukup besar. Pemilihan background berwarna putih membantu menampilkan kesan fresh dan clean pada Instagram feed’s @livingpattern.



Saat ini botanical illustration tidaklah harus benar-benar tumplek plek menyerupai aslinya, ada beberapa penyesuaian yang dilakukan agar hasilnya tanpak indah, salah satunya adalah botanical illustration karya ploypis ini. Kesan yang ditampilkan lebih chic karena menggunakan warna-warna bright yang eye catching, rupa botanical-nya pun terasa lebih luwes karena dikomposisikan dengan apik.



Salah satu hal yang menarik dari botanical illustration karya namwan adalah komposisi illustrasi yang dibuat thumbnail, thumbnail illustration sendiri adalah ilustrasi-ilustrasi kecil yang mewakili ilustrasi utama. Karena ilustrasinya dibuat thumbnail maka botanical illustration-nya terkesan seperti katalog. Skill Namwan dalam urusan detail juga patut diapresiasi karena tidak mudah untuk membuat ilustrasi dengan ukuran yang kecil seperti ini



Diantara botanical illustrator lainnya, karya Kato Ivannova ini termasuk yang mendekati esensi botanical illustration. Ia memberikan penjelasan singkat mengenai ilustrasi yang dibuatnya di bidang yang kosong,  sehingga menampilkan kesan bahwa sketchbook yang digunakannya adalah milik seorang peneliti atau ahli botanical.



Iruta adalah salah satu botanical illustrator yang mengeksplorasi bunga sebagai objek botanical illustration-nya. Botanical illustration karya iruta memiliki ciri khas dalam hal transparency, sehingga objeknya memiliki kesan tembus pandang. Untuk menciptakan efek transparency iruta menggunakan sapuan tipis watercolor dengan tone color yang soft.


Karena dibuat sesuai ukuran aslinya botanical illustration karya Anna ini sangat detail. Tone color yang digunakan Anna menyesuaikan dengan objek  botanical illustration-nya yang kebanyakan adalah bunga. Seperti @inikeke Anna menggunakan media watercolor sebagai tools-nya dalam membuat botanical illustration.



Sesuai dengan Idnya, botanical illustration yang dibuat menggunakan media watercolor. Ilustrasinya sangat detail dan rinci, sehingga membuatnya tampak nyata. Botanical watercolor adalah salah satu botanical illustration yang produktif dalam berkarya.

You May Also Like

1 komentar

  1. keren banget gambarnya... jadi kepingin bisa bikin >,<

    done following your blog, please folback me. thank you :)
    www.sweetofamalia.com

    ReplyDelete

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.