The Crossing part I

by - August 21, 2015

Kali ini saya tak sengaja menonton The Crossing di Celestial movie channel, awalnya saya kira film ini adalah film perang-perangan yang akhirnya mati semua dan berniat ganti channel, eh... tapi mendadak berubah fikiran ketika melihat Song Hye Kyo di film tersebut.

The Crossing adalah sebuah film besutan John Woo yang berlatar Perang di Tiongkok, film in dibuat menjadi 2 bagian. Menurut hasil searching, film ini sebenarnya menceritakan tentang kapal yang tenggelam karena kelebihan muatan, tapi untuk part 1 ini belum diceritakan secara detail bagaimana kapal tersebut tenggelam, baru diperlihatkan bahwa kapal tersebut merupakan transportasi utama antara Shanghai (China) dan Keelung (Taiwan). 

Di part 1 ini kita akan diajak untuk mengenal personality tokoh-tokohnya  terlebih dahulu seperti film India. Film ini berpusat pada 3 pasangan berbeda latar belakang yang saling terkait, and here they are...

Yang pertama adalah Zhou Yunfen (Song Hye Kyo) dia adalah seorang wanita kelas atas yang memilki kegemaran menari dan bermain piano. Di suatu pesta tak sengaja dia bertemu dengan Lei Yifang (Huang Xiaoming) seorang jendral muda yang sedang naik daun.



Then, hubungan mereka pun berlanjut hingga jenjang pernikahan, tentu saja tak ada penolakan atau pertentangan dari pihak keluarga. Keduanya merupakan pasangan yang sangat serasi. Tak berapa lama kemudian LeiYifang ditugaskan untuk menjaga pos di Keelung, pada awalnya Zhou Yunfen menolak namun karena situasi politik yang sedang memanas mereka akhirnya meninggalkan Shanghai.

Di Keelung, Zhou Yunfen tinggal di rumah yang disediakan oleh Lei Yunfen. Rumah bergaya Jepang yang adorable itu membuatnya betah, apalagi ketika dia mengetahui bahwa terdapat piano di dalamnya. Pada suatu hari dia menemukan diary milik seorang gadis bernama Masako Shimura (Masami Nagasawa) yang disimpan di belakang lukisan, lukisan itu dibuat oleh Yan Zenkun (Takeshi Kaneshiro).

Sedangkan yang kedua adalah Yu Zhen (Zhang Zi Yi) seorang perawat miskin yang harus berjuang untuk terus hidup, salah satunya adalah dengan menjadi joki foto untuk tentara single yang ingin menambah jatah ransum,diantaranya adalah Tong Daqing (Tong Dawei). Merasa terkesan mereka pun berjanji untuk saling menunggu, sebuah janji yang serius karena keduanya jatuh cinta pada pertemuan yang pertama.


Yu Zhen yang berharap bisa bertemu dengan Tong Daqing selalu sigap memeriksa nomor tentara pada setiap jenazah, berharap itu bukan Tong Daqing. Wajar saja jika Yu Zhen sangat khawatir, karena Tong Daqing bertugas di garis depan di bawah pimpinan Lei Yunfen. Untuk menyambung hidup Yu Zhen pun mencari pekerjaan sampingan, karena ketatnya persaingan akhirnya dia pun menjadi pelacur, pilihan (umum) terakhir wanita pada masa itu. 

 
Yang ketiga adalah Masako Shimura (Masami Nagasawa) ia adalah seorang gadis Jepang yang tinggal di rumah yang kini ditempati oleh Zhou Yunfen, di masa lalu ia adalah kekasih Yan Zenkun. Dia dan keluarganya terpaksa meninggalkan Taiwan karena gejolak politik yang melanda negeri itu. Selain itu hubungan keduanya sangat tidak direstui oleh ibunya Yan Zenkun yang acapkali disindir dan dimaki tetangganya karena kedekatan anaknya dengan orang Jepang. Bahkan, ibunya tidak pernah memberikan surat-surat yang dikirim Masako Shimura untuk Yan Zenkun.



Dr. Yan Zenkun adalah seorang dokter yang baru saja pulang bertugas di WW II (World War II / Perang Dunia II),ia membuka praktik dokter di rumahnya di daerah Keelung.Dia terkejut ketika Zhou Yunfen memberikan diary milik Masako Shimura kepadanya seraya meminta izin untuk menggunakan lagu yang ia temukan di rumah itu.

Sementara itu di medan perang, pasukan yang dipimpin oleh Lei Yunfen mulai mengalami kelaparan, karena kasihan melihat pasukannya sudah tak makan selama berhari-hari Lei Yunfen pun merelakan kudanya dibunuh untuk dijadikan makanan, setelah itu satu persatu kuda pun disembelih demi memberi makan pasukannya.

Keadaan bertambah buruk ketika Lei Yunfen tidak mendapatkan perintah atau bahkan menerima kabar dari pasukan lainnya. Mereka dibiarkan kelaparan dan kedinginan di tengah badai salju tanpa adanya perintah yang jelas, beberapa dari mereka bahkan ada yang beralih ke pihak musuh karena diimingi-imingi makanan dan tempat yang lebih layak.

Lei Yunfen yang teguh pada pendiriannya memutuskan untuk tetap bertahan, ternyata mereka kalah perang sedangkan sisanya memutuskan untuk menyerah dan bergabung dengan musuh. Disaat genting seperti itulah, datang tawaran untuk menyerah yang jelas ia tolak, maka sudah bisa dipastikan mereka berperang habis-habisan.

Di tengah peperangan itu Lei Yunfen meminta Tong Daqing untuk memberikan diary miliknya ke Zhou Yunfen, karena memiliki firasat tidak akan kembali dari peperangan seperti janjinya, Tong Daqing menyanggupi permintaan atasannya.

Selanjutnya,

To be continued ... Part 2

Ada sedikit credit di akhir filmnya, yaitu scene pelabuhan yang chaotic karena banyak orang yang berebut menaiki kapal meninggalkan Keelung, salah satunya adalah Dr. Yan Zenkun. Disana (kapal) Yu Zhen bertemu dengan Tong Daqing yang terluka sepulang dari medan perang, sayanganya kegembiraan mereka tak bertahan lama karena tiba-tiba kapal menabrak karang dan tenggelam.

Tadinya saya pikir akan menemukan The Crossing Part 2 keesokan harinya karena berfikir ini adalah film lama, ternyata... The Crossing Part 1dirilis pada tahun 2014 dan The Crossing part 2 baru akan dirilis pada tahun 2015. Mungkin baru beberapa bulan lagi saya bisa menonton yang part 2...

Dengan storyline yang padat dan apik film ini layak mendapatkan êêêêê
BTW, tidak banyak review yang bisa saya temukan mengenai The Crossing. So, I hope this one is helping you...

You May Also Like

0 comments

Feel free to leave some feedback after, also don't hesitate to poke me through any social media where we are connected. Have a nice day everyone~