Kalau kalian pernah ke Jogjakarta pasti tahu atau minimal (pernah) mendengar tentang Mirota, salah satu must have visit place yang tidak boleh terlewatkan ketika berada di Jogjakarta, terutama untuk turis domestik (dan mancanegara) yang nggak mau bersusyah fayah menawar meski harga di pasar depannya lebih murah. Well ... Kalau masalah harga semua orang pasti sudah faham, lantas kenapa Mirota selalu penuh sesak meski setiap sudutnya berbau dupa? *ehe Sebagai one stop shopping Mirota menawarkan banyak...
Oseng Mercon Mengingat jarak dari Edu Hostel ke rumah Ana nggak terlalu jauh, kita (aku sih) memilih untuk berjalan kaki sambil mikirin mau kemana hari ini 😁 Widy yang memang dasarnya nggak suka jalan kaki udah mulai rese “Masih jauh nggak sih rumahnya?”, “Emang nggak bisa ya pake angkot?” (berasa di Bandung kali yha~) “Non. Panas tau!!!” etc. Keluh kesahnya baru berakhir ketika “Non ... ingin makan Oseng Mercon ...😫” Pantesan ... lo rese ya kalau...
www.pexels.com Kadang suka iri kalau lihat blog teman-teman yang sering diupdate, kok mereka bisa ya sempat menulis di sela-sela kuliah? Don’t ask me. Kuliah di jurusan desain membuatku menjadi zombie yang selalu sibuk mengerjakan tugas dan mengejar deadline 😪😪😪. Ketika ada waktu luang aku lebih senang untuk menghabiskannya dengan berleha-leha di kasur sebelum akhirnya ketiduran atau movie marathon dan bermain game online di Facebook. Mungkin sebenarnya bukan nggak ada waktu ya melainkan prioritas pilihan hiburan yang...
Di salah satu tweet-nya Deya pernah merekomendasikan film-film baper versinya, beberapa diantara sudah pernah aku tonton sedangkan sisanya malah baru tahu hehe Katanya; film Before Me Before You ini very recommended. Saat itu aku pikir film Me before You hanyalah film romance STD yang bakalan dihapus setelah selesai nonton *ehe 😃 Tapi karena sering lihat orang-orang ngomongin film Me Before You di timeline Twitter aku jadinya penasaran. Alhasil, mata ini petet geura gara-gara si Will...
Sedari awal sudah disebutkan bahwa film ini “inspired by true event”, dari statement-nya saja sudah bisa dipastikan bahwa film Florence Foster Jenkins ini adalah biopic. Mengenai true event yang dimaksud adalah kejadian yang pernah menggemparkan New York pada tahun 1944, yaitu ketika seorang wanita nekat menyanyi meski tidak memiliki bakat (menyanyi). Narcissa Florence Foster Jenkins (Meryl Streep) adalah seorang sosialita kaya raya yang juga dikenal sebagai pemain opera amatir, karena kecintaannya terhadap seni Florence mendirikan...