Me Before You

by - 29.9.17


Di salah satu tweet-nya Deya pernah merekomendasikan film-film baper versinya, beberapa diantara sudah pernah aku tonton sedangkan sisanya malah baru tahu hehe Katanya; film Before Me Before You ini very recommended. Saat itu aku pikir film Me before You hanyalah film romance STD yang bakalan dihapus setelah selesai nonton *ehe 😃 Tapi karena sering lihat orang-orang ngomongin film Me Before You di timeline Twitter aku jadinya penasaran.

Alhasil, mata ini petet geura gara-gara si Will 😢 ... Deya nih ah ...

Me Before You adalah film adaptasi dari buku berjudul sama karya Jojo Moyes yang telah memenangkan penghargaan New York Time Best Seller. Genre filmnya sendiri adalah drama romance yang agak serius mengenai (lagi-lagi) a gentleman dignity. Serius ini mah ... Tentang harga diri seorang pria yang lebih rela mati ketimbang hidup “seadanya”.

Will Treynor adalah the most eligible bachelor guy masa kini, ia terlahir kaya raya, cerdas, gemar melakukan olahraga ekstrim dan yang paling penting nih ya Will adalah anak tunggal 💸. Hidup Will runtuh saat ia terlibat suatu kecelakaan yang menyebabkannya harus duduk di kursi roda, meski kedua orangtuanya sudah mengusahakan pengobatan yang terbaik untuknya namun kelumpuhan Will tidak bisa disembuhkan.

Karena Will tidak bisa melakukan kegiatan sehari-hari layaknya orang normal, orang tuanya mempekerjakan asisten yang bertugas membantu Will. Namun Will yang stress berat dengan kondisinya sekarang sering sensi dan pesimis, ujung-ujungnya asisten yang dipekerjakan orang tuanya resign. Bukan Cuma sekali dua kali ya tapi berkali-kali.


Sedangkan Louisa ‘Lou’ Clark (Emilia Clarke) adalah seorang ordinary girl yang hidupnya ‘lempeng’ dan nrimo atau dengan kata lain tidak memiliki ambisi. Lou memiliki seorang adik bernama Katrina ‘Treena’ Clark dan pacar yang sport junkie Patrick (Matthew Lewis). Lou harus mengubur mimpinya berkuliah demi membantu perekonomian keluarga, ia menghabiskan hari-harinya dengan bekerja di café lokal bernama The Buttered Bun hingga suatu hari Lou diberhentikan oleh atasannya.

Beruntung Lou langsung mendapatkan pekerjaan baru sebagai asisten Will meski sebenarnya Lou tidak memiliki kualifikasi yang layak sebagai asisten untuk difabel. Awalnya Will bersifat antipati terhadap Lou karena baginya Lou memiliki sense of fashion yang buruk, namun lama-kelamaan Will bisa menerima keberadaan Lou, mereka kemudian menjadi akrab dan sering menghabiskan waktu bersama-sama.

Selain Lou, Will juga memiliki asisten lain yaitu Nathan yang bertugas untuk menangani medis, seperti obat-obatan atau alat bantu Will. Will berusaha untuk membuka mata Lou dan menunjukkan bahwa ada banyak hal menarik di dunia ini, meski hanya sekedar menonton film berbahasa asing atau menghadiri konser musik klasik.

Suatu hari tanpa sengaja Lou mendengar percakapan kedua orang tua Will mengenai Dignitas, sebuah organisasi yang ‘mengabulkan’ keinginan kliennya untuk mati. Akhirnya orang tua Will memberitahu bahwa sebenarnya Will sudah keukeuh ingin segera bunuh diri karena merasa tidak memiliki masa depan, ibunya meminta tenggat waktu selama ± 6 bulan dengan harapan agar Will mengurungkan niatnya.


Tak disangka-sangka, Alicia Dewer yaitu mantan kekasih Will mengunjunginya ... untuk memberitahu rencana pernikahannya dengan Rupert Freshwell sahabat Will sendiri. Kali ini Will berbesar hati menerima undangannya, dikirain mau mayah-mayah haha ...😁

Untuk menghibur Will, Lou dan Nathan mengatur rencana liburan ke Mauritius. Namun sepulangnya dari sana Lou malah pundung karena Will keukeuh tidak akan mengubah keputusannya mengenai Dignitas. Ironis ya si Will ini, di satu sisi ia memberikan semangat hidup untuk seseorang sementara di sisi lainnya ia sendiri malah bersikap pesimis.

Kumaha Will weh lah ... 😪💤

Menurut sebuah artikel yang beredar di internet Film Me Before You termasuk salah satu film yang memberikan pengaruh buruk, sehingga tidak disarankan untuk ditonton. Apa pasal? Karena melegalkan Dignitas yang mana dianggap mencabut hak hidup manusia. *Untuk point ini aku setuju 👌. Tapi ya kembali lagi ke diri masing-masing, karena terkadang memang ada hal-hal yang bersifat prinsipil yang tidak bisa digoyahkan begitu saja. 

Kalau di Indonesia mah ya, orang macem si Will ini pasti sudah bola balik di-ruqyah geura ke ustadz, kemudian jadi viral di social media, dibuatin meme-meme lucu sama netizen.

Ahh Will ... you are soo ... chicken! 🐤🐤🐤


Will Traynor diperankan oleh Sam Claflin, si Finnick Odair di Hunger Games saga yang juga meninggal karena diserang mutt dan pendeta sholeh yang naksir putri duyung di film Pirates of The Carribean on The Stranger Tides. Well ... kalau kamu cukup ‘ngeh’, hampir semua karakter yang diperankan oleh Sam Claflin ini kalau nggak sekarat ya meninggal 😢. Meski perannya sebagai Will Traynor cukup membuatku mengharu biru sampai petet aku lebih suka perannya sebagai Finnick Odair, ia adalah tribute favoritku setelah Johanna Mason, KZL sih karena dengan matinya Finnick Odair ini aku nggak punya kecengan lagi di Capitol haha 😂😂😂

Emilia Clarke ini adalah Daenerys Targaryen di serial Games of Thrones, awalnya sempet pangling karena di film Me Before You rambutnya Emilia Clark nggak berwarna putih, mikir-mikir agak lama “ini siapa ya ... kayanya pernah liat deh, tapi di film apa ...” baru deh setelah lihat daftar cast-nya langsung ngeh kalau Emilia Clarke ini adalah si Mother of Dragon. Bedanya dengan serial Games of Thrones, di film Me Before You Emilia Clarke mendapatkan peran yang agak kekanak-kanakan dan cupu, yang jauh dari kesan bossy macem si Khalessi.

Meski filmnya nggak banyak adegan romance (kecuali yang di pantai) chemistry antara Sam Claflin dan Emilia Clarke okeh punya. Oh iya, surprisingly ... setelah sepi job bertahun-tahun akhirnya Matthew Lewis main film lagi, kalau masih ingat film Harry Potter saga Matthew Lewis ini berperan sebagai Neville Longbottom, roommate-nya Harry Potter dan Ron Weasley yang selalu kikuk dan penakut.

Kalau dibilang very recommended aku sih yes, tapi awas ya jangan baper. 😶

*all picture was taken randomly from Google

You May Also Like

3 komentar

Feel free to give comment and feedback also don't hesitate to contact me by demilestari@gmail.com.

Thank you.