Menu

  • 🎀 Home
  • Hello ~
  • 📌 Place
  • 🔥 Space
  • 🍊 Taste
  • 🌼 Personal Thoughts
  • 🎬 Spoiler
  • 🎨 Studio
  • ➕ Extra

demilestari

Powered by Blogger.
Selamat tahun baru manteman... 🥳.

Seperti byasa, post ini adalah annual post yang tertunda atas nama distraksi duniawi. Di rentang 10 tahun, bisa kubilang tahun 2025 ini adalah tahun tersibuk, kalau byasanya aku sibuk mencari kesibukan, kali ini aku sibuk beneran *monanges 🥺. Hal-hal yang terjadi sepanjang tahun begitu... liar gitu ya 😅, yang mana bikinku mesti take a step behind dan beradaptasi dengan situesyen yang terjadi di luar kendali.

Mungkin pernah lewat di feed kalyan konten mengenai refleksi spiritual yang menjelaskan bahwa tahun 2025 adalah tahun reset, tahun pembersihan, tahun penyelesaian atau tahun apalah itu. Makanya banyak rang-o-rang yang memutuskan untuk berpisah, mengalami berbagai ujian hidup atau berpulang. Maap banget nih pemirsa, kalau memang semesta lagi declutter sepertinya aku masuk kloter pertama deh 😁.

***

Biar bacanya enakeun, aku membaginya jadi: mind, body dan soul.

MIND

Awal tahun ini aku pindah ke Subang karena mama kena stroke ke 2, alhamdulillah kita berhasil mengoptimalkan golden time-nya. Bersyukur sekali punya tetangga dan keluarga yang bisa diandalkan saat genting seperti ini 🥺. Mungkin karena saat stroke ke 1 beliau bersamaku, saat stroke ke 2 ini beliau berulang kali bilang "mbak nggak usah kerja, di sini aja nemenin mama" heuheuheu gamang banget yekan... apalagi aku memang malay misqueen suka kerja 😅.

Kuharap kalyan percaya bahwa salah satu doa mustajab datang dari doa orang tua kepada anak-anaknya. Beberapa hari setelah menyuruhku menemaninya di rumah, aku di-cut atas nama efisiensi 💆. Perusahaanku memutuskan menutup tempat produksi dan memilih order barang dari you-know-who, dalam hal ini peran desainer memang nggak dibutuhkan. Kupikir ini adalah hal jenaka mengingat kegalauanku selama beberapa hari ini memikirkan mau resign apa nggak 😉.

Dalam perjalanan pulang di bis aku baca From The Unaesthetic Side of Bandung dan merasa amazed dengan cara Allah menjawab pertanyaanku. Uhukkk... *brb bikin list pertanyaan 😆. Setelah tahu akan pindah ke Subang, aku segera beberes rumah, packing barang, bayar ini itu, scalling gigi dan cek mata tahunan di Cicendo. Yha~ based on my personal experience... saat mengurus orang byasanya kita akan lupa mengurus diri sendiri *heu 😅.

Aku nggak sempat mengabari kepindahanku ini kepada kalyan sekalyan, hanya teman kantor *yaeyalah 😁 dan manteman yang pada saat itu sedang berinteraksi denganku yakni Memed dan Fira (karena kita ada rencana ngobrol berkedok ngopi). Icunk dan Deya mah udah nggak usah ditanya ya, ada api yang mesti dinyalakan setiap harinya 😂. Manteman kantorku mengadakan farewell satset yang ditutup pake nasi liwet Teh Aning dan (tentcunya) J. Co.

Long story short, selama setahun ini mama masih dalam masa pemulihan, jadi kita masih mesti bolak balik rumah sakit untuk kontrol ke dokter dan fisioterapi. Dalam sebulan kita bisa 2-4 kali ke rumah sakit, dari jadi pasien kloter pertama hingga jadi pasien kloter terakhir *sini sungkem sama suhu 😁. Saking rutinnya, ibu kantin sampai hafal aku mau jajan apa 😂. Lemi telyu... hanya ada 2 alasan mengapa pasien berhenti ke dokter, kalau nggak sembuh ya meninggal.

Aku mesti mengakui bahwa proses adaptasiku nggak se-smooth slime, bawaannya tantrum mulu yaini... 🙂‍↕️. Ada masanya aku tetiba marah, tetiba sedih, tetiba semangat, tetiba mellow, tetiba craving *ah... ini mah PMS 😅. 10 tahun berlalu sejak mama kena stroke ternyata aku masih gini-gini aja. Fyi, aku sans sih karena ketika satu pintu tertutup maka pintu lain akan terbuka, mungkin kini giliran pintu surga yang terbuka 😇.

BODY

Sebagai ciwik berhijab so pasti rambutku rontok parah, sejauh mata memandang hanya ada rambut, rambut dan rambut. Sampai malay nyapu akutu wkwk. Setelah tinggal di Subang rambutku udah nggak begitu rontok *yippie 🎉. Tahu nggak kenapa? Rambutku dipotong pendek sampai nggak bisa dikucir, karenanya aku pake jepit atau jedai (mini), selain itu aku punya waktu untuk mengeringkan rambut secara alami.

Seperti yang kalyan tahu, aku sempat mengalami sakit mata yang luar biasa durjana. Bukan cuma mata aja yang sakit, aku bahkan nggak bisa beranjak dari tempat tidur gegara sakit kepala dan demam menggigil. Feels-nya macem koronces tapi versi mata 🙃. Butuh sekitar 2 minggu sampai mataku berangsur-angsur membaik, termasuk area sekitar mata yang bengkak ala KDRT. Seumur hidup belum pernah aku merasakan sakit mata yang sebegini repotnya.

Saat scalling, dokter mengingatkan bahwa gigi gerahamku posisinya udah tidur (melintang) dan butuh tindakan secepatnya. Setelah Idul Adha aku cek ke dokter dan direkomendasikan untuk operasi impaksi, kukira hanya 1 gigi ternyata 2 gigi dongs 🥲. Berdasarkan peraturan BPJS terbaru, operasi impaksi hanya bisa dilakukan untuk 1 gigi dengan jeda 1 bulan untuk operasi tambahan. Udalaya... kuyakin kalyan faham gimana ngilunya gusi ini... 😭.

Operasi impaksiku terjeda selama 2-3 bulan karena prosedurnya yang mayan panjang. Bahkan untuk operasi ke 2 aku mesti menunggu dokter selesai cuti nataru untuk bisa lepas jahitan, mon maap... jahitannya akhirnya lepas sendiri 😌 jadi aku rumah sakit hanya untuk mengecek sisa benang. Aku butuh 3 minggu untuk penyembuhan *lama ugha ea, termasuk flu gegera ngemilin es batu mulu 😆. Sumvah nggak enak banget nggak bisa mangap, aku sampai pake sendok kue untuk makan.

Menjelang natal, sendi tangan dan pergelangan tanganku terasa nyeri yang mana bikinku sulit beraktivitas, aku bahkan nge-skip mandi gegara nggak bisa mengangkat gayung 😂. Karena libur nataru dan prosedur BPJS yang mayan panjang, aku baru bisa ke dokter saraf 3 minggu kemudian, beliau bilang "harusnya sebelum 2 minggu kamu minta disuntik di dokter, kalau udah begini kan lama penyembuhannya".

Andai kau tahu dok... untuk bisa mendapatkan surat rujukan kita mesti bolak balik faskes 1 hingga 2-3 kali, hingga mereka yakin penyakit kita udah nggak bisa di-handle. Argghhh 😤... Gegara hal ini aku jadi kepikiran untuk pindah faskes, ribet euy. Oh ya, aku kena carpal tunnel syndrome karena aktivitas berlebihan, nyerinya merembet hingga pangkal lengan dan punggung *astagana tuwa 🤭. Sekarang otw pemulihan, minum obat, banyak istirahat dan fisioterapi.

So... jangan nungguin post terbaru ya 😉.

SOUL

Pertengahan tahun ini keluargaku sibuk luar biasa menyambut kehadiran Lulu, akhirnya ayah dan mama resmi jadi kakek dan nenek. Cieee... update mulu niye... 😆. Tadinya aku di-hire Widy untuk mendokumentasikan proses persalinannya, alih-alih aku malah jadi Jill of all trades. Proses persalinan Widy berlangsung selama 3 hari 3 malam *udah macem staycation aja 😅, keluarga tentcunya udah panik dan bolak balik menghubungi sampai aku puyeng mau reply yang mana dulu.

Alhamdulillah, setelah proses yang puanjaaannnnggggg... akhirnya Lulu berhasil dibujuk keluar. Sebagai anggota termuda tentcunya doi mendapatkan perhatian semua orang, namanya cucu pertama yekan. Hari-hari dan gallery-ku isinya Lulu mulu sampai nggak ada foto sendiri kalyan begini juga kan? ayo ngaku 😁. Sampai sekarang aku masih bimbang mau dipanggil apa oleh Lulu kelak, plis kasih aku ide... aku nggak mau dipanggil Wawa karena mengingatkanku pada Agus Sedih 🥹.

Tahun ini giliran Emih (nenek-ibunya ayah) yang berpulang, sejujurnya bukan hal yang mengejutkan mengingat kondisinya yang semakin memburuk. Selama 10 tahun terakhir Emih terkena dementia yang bikin kita mesti bolak balik memperkenalkan diri saat bertemu. Ada kalanya beliau menanak nasi dalam porsi besar (untuk para pegawainya *dulu), menyelinap jalan-jalan, mandi berkali-kali dan meracaukan memorinya saat diajak merantau ke Jakarta.

Meski jarak antara rumahku dan rumah Emih bisa dijangkau dengan jalan kaki, aku nggak punya banyak memori dengannya karena udah lama hidup masing-masing 🥲. Aku terakhir bertemu dengan Emih saat beli ketoprak, beliau baru aja dimandikan dan meracau 😉. Fyi, hidup panjang umur tuh nggak mudah ya manteman... semua saudara dan kerabat yang seangkatan dengan Emih udah berpulang sejak lama, yha~ beliau adalah yang terakhir di generasinya.

Setelah merayakan ulang tahunnya yang ke 100 giliran Emak (ibunya uwak) yang berpulang, beliau adalah mertuanya uwakku yang ikrib karena sama-sama pernah tinggal di ma'had. Kalyan mungkin mengenalnya sebagai mertua Pak Nasrun *ytta. Aku terakhir bertemu dengan Emak saat resepsinya Atsni, meski udah renta beliau masih mengenaliku. Menanyakan FAQ standar, kapan nikah? sambil makan kue kacang.

Selain Emih dan Emak ada beberapa kerabat dan kenalan yang berpulang, feels-nya udah macem pandemi yaini coyyy... Hampir tiap bulan kita (aku dan keluarga) mendapat berita duka, saking seringnya kita akhirnya terbiasa. Macem yaudalaya... semua yang bernyawa pasti akan mati 🙂. Well... Semoga semua yang ditinggalkan diberikan kelapangan dan kesabaran serta kemudahan dalam menjalani hari-hari yang akan datang.

***

Aku nggak akan tanya "gimana tahun 2025 kalyan?" karena kuyakin situesyen kita nggak jauh berbeza 😁, namun aku akan sangat bersyukur kalau ternyata kalyan menjalani tahun 2025 dengan gembira. Kuharap kita semua mendapatkan banyak kemudahan dan keberlimpahan di tahun-tahun yang datang (termasuk tahun ini). Oh ya, aku berencana untuk mengambil jeda dan mengurangi interaksi di social media karena merasa terlampau lelah 🫠. Meski begitu kalyan masih bisa mengecekku via blog, e-mail atau whatsapp.

*serius, aku kangen dikirimi e-mail personal yang isinya 1-2 kalimat.

Have a blessed life everyone 🤗
Lestari
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Annyeong yorobun...

Udah nonton drakor apa tahun ini? Ending-nya sesuai ekspektasi atau malah terjun bebas?😁. Di semester 2 ini aku nggak banyak nonton drakor karena lagi nggak mood euy, malay aja gitu bawaannya padahal dulu mah semangats pisan marathon drakor teh. Untuk penyegaran aku nonton beberapa series dan film Jepang, so far it works (untuk review-nya bisa dibaca di sini ya).

Sebagai penonton veteran (bukan penonton bayaran yaini 😁) aku pernah mengalami masa dimana episode drakor mencapai angka 100 yang ditayangkan 2 kali sehari. Kalau nggak sempat nonton di jam siang kita bisa mengejarnya di jam malam, pokoknya keterlaluan banget kalau sampai nge-skip keduanya 😅. Apakah kalyan seangkatan denganku? *kepo.

Di rentang waktu 25 tahun ada gap yang signifikan mengenai jumlah episode drakor. Dari 100 episodes turun ke 60 episodes, turun lagi ke 40 episodes, turun lagi ke 24 episodes, turun lagi ke 20 episodes, turun lagi ke 16 episodes, turun lagi ke 14 episodes, turun lagi ke 12 episodes, yang terakhir turun ke 6 episodes. Di satu sisi penyusutan ini terasa padat karya namun di sisi lain terasa kurang, apalagi kalau ceritanya seru 🥲.

Menurut kalyan, idealnya drakor berapa episode?

Anyway... kalau kalyan bimbang mau nonton drakor yang mana bisa dicek niya review-nya di link di bawah ini. Perlu diingat, bagimu taste-mu bagiku taste-ku, selera kita bisa aja sama bisa aja nggak.

RECAP DRAKOR 2020
RECAP DRAKOR 2021
RECAP DRAKOR 2022
RECAP DRAKOR 2023 part 1
RECAP DRAKOR 2023 part 2
RECAP DRAKOR 2024 part 1
RECAP DRAKOR 2024 part 2
RECAP DRAKOR 2025 part 1

Dan inilah list drakor yang kutonton di semester 2 yang diurutkan berdasarkan waktu nonton.


***

GOOD BOY (2025)

JTBC | 16 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang tim khusus di kepolisian Korea yang beranggotakan Yoon Dong-Joo (Park Bo-gum), Ji Han-Na (Kim So-Hyun), Kim jong-hyeon (Lee Sang-yi) dan Shin Jae-hong (Tae Won-seok). Mereka semua adalah atlit berprestasi yang 'dihadiahkan' posisi ASN atas jasanya mengharumkan nama negara. Untuk mendapatkan pengakuan mereka berusaha mati-matian untuk menangani kasus yang berhubungan dengan bea cukai, sounds familiar yekan? hehe.

Dengan alur cerita dan cast yang terkesan menjanjikan seharusnya Good Boy ini populer siya 😅. Mungkin karena aku lagi nggak mood nonton drakor melihat Park Bo-gum ditabokin mulu teh B aja. Gimana ya... doi cemen sih 😁. Ketimbang tim atlit ini aku malah lebih suka karakter Min Ju-young (Oh Man-se) yang hampir syelalu jehong. Oh ya, aku menyangkan screen time-nya Lee Gyeong-il (Lee Jung-ha) yang dikit.



SQUID GAME 3

Netflix | 6 episodes
⭐⭐☆☆☆

(masih) Bercerita tentang apa yang terjadi paska pemberontakan di arena. Sayangnya, Seong Gi-hun (Lee Jung-jae) dan manteman mesti undur diri gegara Kang Dae-ho (Kang Ha-neul) mengacaukan rencananya. Permainan tetap berlanjut dan bikin para pemain berguguran, termasuk geng ciwik-ciwik Cho Hyun-ju (Park Sung-hoon), Kim Jun-ha (Jo Yu-ri) dan Jang Geum-ja (Kang Ae-shim). Kagak faham hamba, udah dikasih jeda 1 season Hwang Jun-ho (Wi Ha-joon) masih nggak bisa menemukan pulaunya.

Seperti yang udah kita dugong, Squid Game season 3 ini juelekkk... ceritanya bantet dan pengembangan karakternya meh. Scene menjemput ajalnya masih OK laya, kita masih bisa menikmati keseruan para pemain saling baku hantam. Tapi... ending-nya itu loh ya... aduh gusti, ieu writer-nim tara pernah nonton film alus apa kumaha sih 😅. Kusarankan kalyan nggak berekspektasi sebegitu tinggi saat nonton Squid Game season 3 karena bikin emosi. hihhh...


SALON DE HOLMES

Netflix | 10 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang Gong-mi (Lee Si-young) yang baru aja pindah apartemen, saat belanja di supermarket, doi dan beberapa penghuni lainnya disekap. Bukannya takut buibu ini malah membantu si penyekap mengungkap kasus perselingkuhan suaminya, asli kocak banget. Gong-mi akhirnya berteman dengan Chu Kyeong-ja (Jung Young-joo), Park So-hee (Kim Da-som) dan Jeon ji-hyun (Nam Gi-ae). Bersama mereka berpatroli dan mengungkap berbagai kasus yang terjadi di lingkungan mereka.

Kurasa Salon De Holmes ini udah asyik siya meski tanpa back story-nya Gong-mi yang malah bikin bikin ruwet. Drama buibu mengurusi berbagai printilan yang terjadi di kompleks udah cukup seru kok, tapi ya balik lagi mungkin writer-nim merasa kurang kalau nggak ada back story *heu. Tadinya aku cuma coba-coba nonton Salon De Holmes ini, 1 episode, 2 episode, 3 episode, eh tahu-tahu udah selesai. Fix otw dibikin season 2-nya.


S LINE

Netflix | 10 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang S line yang menghubungkan manusia melalui hubungan seks, seperti halnya garis di pohon keluarga. S line ini bisa dilihat melalui kacamata misterius yang muncul cap cip cup dan bikin pemakainya terlena dengan kemampuannya. Satu-satunya yang bisa melihat S line tanpa kacamata adalah Shin Hyin-heup (Arin), karena suatu hal doi memutuskan kembali bersekolah dan berteman dengan Kang Seon-ah (Lee Eun-saem yang kelak mempertemukannya dengan Han Ji-woo (Lee Soo-hyuk).

Sumvah selama nonton aku kepikiran banget gimana kalau S line ini beneran eksis. Coy, apa itu privacy? Semua orang bisa tahu kali ah 😂. Aku suka ceritanya yang lugas dan satset, meski sebetulnya mah mempertanyakan gimana caranya Shin Hyin-heup survive selama ini, secara doi belum financial stable dan sulit keluar gua. Scene paling memorable adalah saat garis merah bermunculan dari ubun-ubun dan bikin langit koriya merah membara...


TWELVE

Disney+ | 8 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang 12 malaikat shio yang bertugas untuk menjaga Semenanjung Koriya dari serangan roh jahat. Mereka semua berbaur dan menjalani kehidupan layaknya manusia biasa selama berabad-abad bahkan punya manager yakni Ma-rok (Sung Dong-il). Malaikat shio ini dipimpin oleh Tae-san (Ma Dong-seok) yang dari outfit-nya aja udah ketara bahwa doi adalah hawimaw 🐯. Setelah ratusan tahun tetiba muncul O-gwi (Park Hyung-sik), roh jahat yang ingin membuka pintu neraka.

Menurutku, Twelve ini punya potensi besar untuk jadi drakor superhero macem Moving atau The Uncanny Counter, cuma kurang beruntung aja. Kubilang begini karena doi rilis berdekatan dengan Bon Apetite Your Majesty dan Queen Mantis yang bikin audience sulit berpaling. Untuk ceritanya masih OK laya, paling butuh polesan sana sini biar lebih smooth. Tapi kalau lihat cast-nya sih Twelve ini udah pasti masuk katagori flop karena nggak balik modal.


MY TROUBLESOME STAR

ENA | 12 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang Im Se-ra (Uhm Jung-hwa) seorang aktris yang berusaha mendapatkan kembali 'tempatnya' paska amnesia. Perjalananannya kembali ke industri hiburan tentcunya nggak mudah, untungnya doi bertemu lagi dengan Dokgo Chul (Song Seung-heon) yang menyamar sebagai manager-nya. Yang kusuka dari My Troublesome Star ini adalah pemilihan cast-nya yang mirip-mirip jadi pas glow up nggak terlalu jomplang perbedaannya.

My Troublesome Star ini memang kurang mendapat atensi di awal karena penampilan Im Se-ra paska amnesia yang riweuh dan norce, nggak banget deh pokoknya. Namun sebagai bala-bala Doctor Cha tentcunya aku meyakinkan diri bahwa doi akan glow up *yamasa nggak😁. Kalau kalyan lagi cari drakor ringan yang nggak perlu mikir pelik, kurekomendasikan My Troublesome Star ini asal kalyan kuat melalui 4 episode awal melihat penampilannya Im Se-ra yang bikin ngelus dada.


BON APETITE, YOUR MAJESTY

tvN | 12 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Yeon Ji-young (Im Yoon-ah) seorang chef Prancis yang time travel ke era Joseon dan bertemu dengan raja tiran Yi-heon (Lee Chae-Min) yang menjadikannya koki istana. Bukan hal yang mudah tentcunya karena Yeon Ji-young mesti menghadapi keculasan Kang Mok-ju (Kang Han-na) dan politik istana yang dikit-dikit eksekusi.

Tadinya kupikir Bon Apetite Your Majesty ini akan mirip-mirip dengan Mr. Queen, so far memang mirip sih yang bikin beda adalah editing lebaynya saat mencicipi masakan Yeon Ji-young. Termasuk ekspresi para pencicip makanan yang diparodikan oleh netizen, sa ae niya😂. To be honest aku lebih suka tampilan visual-nya tim China ketimbang tim Koriya, lebih berwarna dan menggoda aja gitu. Kalyan suka tim mana?


TEMPEST

Disney+ | 9 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang Seo Mun-ju (Jun Ji-hyun) yang nekat mencalonkan diri sebagai kandidat presiden Koriya paska kematian suaminya, Jang Joon-ik (ParkHae-joon). Slow but sure, Seo Mun-ju menemukan bahwa mediang suaminya menyimpan banyak rahasia, termasuk rahasia negara. Demi keamanan selama masa kampanye doi meng-hire bodyguard yang kelak menjadi love interest-nya, Baek San-ho (Gang Dong-won).

Kalau kalyan suka drakor ber-genre intrik politik yang pelik, kurasa Tempest adalah pilihan yang OK laya. Yang kurang justru motivasi emaknya Jang Joon-ik yang tetiba jadi broker internasional, pun dengan selingkuhannya yang bucin. Aku sempat malay nonton Tempest gegara Jang Joon-ik berselingkuh dengan Kang Ha-na (Won Ji-an), bisa-bisanya jir... padahal istrinya Jun Ji-hyun. Mon maap... ending-nya kentang.



MS. INCOGNITO

ENA | 12 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang Kim Young-ran (Jeon Yeo-bin) yang bekerja sebagai bodyguard untuk Ga Sung-ho (Moon Sung-geun) dari Gasung Group. Suatu hari doi mendapatkan kesempatan untuk merubah nasibnya yang babak belur gegara emaknya, Kim S-young (So Hee-jung). Kim Young-ran dan si aki akhirnya menikah, eh nggak berapa lama doi meninggal dan menciptakan konflik keluarga perkara warisan.

Awal nonton aku masih semangat, namun lama-lama mah bosan ya... Kurasa Ms. Incognito ini mulai kehilangan 'sparks' saat Kim Young-ran keteteran menghadapi duo Ga Sun-young (Jang Yoon-ju) dan Ga seon-woo (Lee Chang-min). Sejujurnya, aku kurang sreg dengan alur ceritanya yang dieksekusi ala sinetron, pun dengan karakterisasi Baek Hye-ji (Joo Hyun-young) dan So Tae-min (Kang Ki-doong) yang dibikin aL4y *heu. Meski kurang OK, aku berhasil menyelesaikan Ms. Incognito ini.


WOULD YOU MARRY ME?

SBS | 12 episodes
⭐⭐⭐⭐☆

Bercerita tentang Yoo Me-ri (Jung So-min) yang memilih untuk bercerai dari Kim Woo-joo (Seo Bum-june), sialnya, doi tertypu dan kembali ngegembel😁. Kali ini doi cukup beruntung memenangkan undian rumah dari Beaute Departement Store, sekaligus bertemu denagn Kim Woo-joo (Choi Woo-sik). Karena suatu hal mereka bersepakat untuk berpura-pura untuk jadi pasangan suami istri demi mendapatkan rumah tersebut.

Kalau melihat portfolio drakornya mb Jung So-min ini spesialisasi karakter wanita yang nggak punya rumah deh 😅. Meski rang-o-rang nge-ship second lead-nya yakni Yoon Ji-gyeong (Shin Seul-ki) dan Baek Sang-hyun (Bae Na-ra) aku mah nge-ship Go Pil-nyeon (Jung Ae-ri) dan Kim Mi-yeon (Baek Ji-won) yang love-hate relationship-nya bikin gemes. Would You Marry Me ini adalah drakor ringan yang cocok untuk ditonton saat makan.


DYNAMITE KISS

Netflix | 12 episodes
⭐⭐⭐☆☆

Bercerita tentang Go da-rim (Ahn Eun-jin) yang nekat berbohong demi bisa mendapatkan pekerjaan di Natural Bebe. Tak disangka doi bertemu dengan Gong Ji-hyeok (Jang Ki-yong) yang jadi love fling-nya selama liburan di pulau Jeju. Untuk mempertahankan pekerjaannya, Go Da-rim meminta bantuan Kim Sun-woo (Kim Mu-jun) untuk jadi suami fiktif. 

Meski kemistrinya Ahn Eun-jin dan Gong Ji-hyeok so nice so good aku lebih nge-ship second lead-nya. Akting udah ok, premis ceritanya udah ok, eksekusinya euy... gagal maning. Aku nggak puas dengan episode terakhirnya yang terlihat ditambah-tambahi demi mengisi durasi, ketimbang bikin Gong Jo-heyok amnesia mending bikin petualangan menemukan adiknya Go Da-rim *ide *silakan dicoba.


🍀🍀🍀

Pictures were taken from Asianwiki website. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Hello~

Belakangan ini aku lagi nggak mood nonton drakor, entahlah... rasanya berat banget nonton 1 episode sampai selesai. Aku udah coba nonton beberapa drakor dengan genre yang berbeda, tapi nggak mempan coy. Kebanyakan drakor episode 1-nya selow, sedang aku maunya yang langsung dar-der-dor macem A Shop For Killers. Well... Mungkin ini saatnya aku mengambil jeda dari drakor, dan mencari tontonan lain yang lebih... calming gitu ya 😅.

Setelah nonton Marry My Husband versi Jepang aku tertarik untuk nonton dorama lagi, namun mood nontonku belum resmi terkumpul jadi aku cari tontonan yang ringan. Untungnya saat scroll thread Twitter aku menemukan thread berisi list film dan series yang kurasa cocok untuk situasiku saat ini. So far it works, namun aku malah merasa lapar setiap kali nonton wkwk. 

Di bawah ini adalah list film dan series Jepang yang kutonton, marki-check...

🍀🍀🍀

Travelling Sandwich | Tabi Suru Sandoitchi (2022)

Bercerita tentang dua orang bestie, Kurumi Enomoto (Ito Marika) dan Kaede Imamura (Tomota Miu) yang memutuskan untuk berkelana sambil berjualan sandwich. Yang bikin sandwich mereka berbeda dari sandwich lainnya adalah isiannya yang disesuaikan dengan komoditi di mana mereka singgah. Saat mereka singgah di ladang jagung maka isian sandwich-nya adalah jagung, saat mereka singgah di kebun buah-buahan maka isian sandwich-nya adalah buah-buahan.

Awalnya aku mempertanyakan gimana caranya Kurumi dan Kaede me-maintain cashflow mereka, kubilang begini karena setelah kuperhatikan mereka nggak ada income sama sekali loh ya, minus mulu karena Kurumi sering bagi-bagi sandwich 😁. Tapi setelah tahu bahwa Tabi Suru Sandoitchi ini adalah program pemerintah Jepang untuk mempromosikan komoditi daerah, yaudalaya... sok bikin lagi sandwich-nya, abis gitu mau lanjut kemana juga terserah 😉.

*hanya bisa ditonton via link haram


🍀🍀🍀

If It Sounds Good To You | O Mimi ni Aimashitara (2021)

12 episodes

Bercerita tentang Takamura Misono (Ito Mariko) seorang karyawan di perusahaan pembuat acar yang memutuskan untuk bikin podcast. Misono memilih niche kuliner karena doi memang suka makan, selain menceritakan makanan favorite-nya doi juga menceritakan hari-hari yang dilaluinya. Bestie-nya yakni Sudo Arisa (Igeta Hiroe) dan Sasaki Ryohei (Suzuki Jin) adalah kru di balik layar yang membantunya meng-improve kualitas podcast-nya.

Mungkin karena belum terbiasa dengan keekspresifan aktor/aktris made in Japan, aku merasa si Misono teh riweuh pisan, macem Kim Tae-ri di Jeongnyeon: A Star is Born 😅. Tapi lama-lama mah yaudalaya mungkin style-nya memang begitu hehe. Nonton If It Sound To You bikinku menyadari bahwa semua hal akan terasa seru kalau kita benar-benar menyukainya. Oh ya, Aku suka intro-nya yang lucu, berasa niat aja gitu bikinnya.

Bisa ditonton di sini


🍀🍀🍀

The Makanai: Cooking For Maiko House (2023)

 9 episodes

Bercerita tentang Nozuki Kiyo (Mori Nana) dan Herai Sumire (Deguchi Natsuki) yang pindah dari Aomori ke Kyoto demi menjadi maiko*. Keduanya tinggal di Saku bersama para maiko yakni Tsurukoma (Momoko Fukuchi), Kikuno (Kotono Wakayanagi) dan Kotono (Kotona Minami). Sayangnya, Kiyo nggak berhasil menyelesaikan pelatihannya karena dianggap nggak memiliki bakat. Karena suatu kejadian, akhirnya Kiyo menjadi makanai yang bertugas menyiapkan makanan para maiko.

Salah satu hal yang bikinku betah nonton The Makanai: Cooking for Maiko House adalah sinematografinya yang indah, sungguh sangat memanjakan mata. Hubungan antar karakter yang dibikin so nice so good tentcunya adem banget, pun dengan perkembangan karakter Ryoko (Aju Makita) yang stecu. Karakter favorite-ku adalah Momoko yang effortless beauty, kocak banget doi ngotot bikin ozasiki bertema zombie 😂.

*maiko (calon geiko) - geiko (sebutan untuk geisha di Kyoto)

Bisa ditonton di Netflix


Midnight Diner : Tokyo Story (2016)

 10 episodes

Bercerita tentang sebuah kedai bernama Meshiya di daerah Shinjuku (Tokyo) yang beroperasi dari tengah malam hingga dini hari. Kedai ini dikelola oleh Master (Kaoru Kobayashi) yang menyajikan menu secara suka-suka untuk para pelanggannya. Saking ikribnya, Master sampai faham permasalahan hidup rang-o-rang yang datang ke kedainya, bahkan nggak jarang turut serta membereskannya. 

Midnight Diner bukan sekedar cerita makan malam (yang kesubuhan 😁) melainkan cerita para pelanggan kedai dan makanan favorite-nya. Meski dialognya lebih banyak ketimbang makanannya *heu, aku terkesan dengan cerita yang dibawakan oleh para pelanggan kedai. Terasa dekat dan realistis. Oh ya, Master ini cukup misterius, bahkan sampai durasi berakhir nggak ada satu pun yang tanya asal mula codetnya. *apa nggak ada berani gitu ya? 😅.

Bisa ditonton di Netflix



🍀🍀🍀

Pictures were taken from Asianwiki website. 
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
When I was in high school, a friend and I once had one of those late-night, serious conversations before sleep. She asked me about the peak of intimacy in movies—what a topic, gurrlll… 😁.

***

“I know you like watching films and paying attention to details,” she said, “but have you ever wondered why, at the end of a movie, they’re almost always just kissing instead of having sex?”

I remember answering without much hesitation:

“Personally, because kissing is simpler than sex. In a kiss, you can pour all your emotions into one spontaneous moment. Sex requires preparation, intention, and a ‘proper’ setting.”

***

A few months ago, I finished the K-drama My Troublesome Star and found myself enjoying short clips of it on TikTok. While scrolling through the comments, I noticed someone saying the drama felt modest because it didn’t include intimate scenes like most dramas today.

Growing up in a modest environment, intimate scenes used to make me uncomfortable—even when I watched alone. Do you feel the same? 😁.

Sometimes I feel as though producers and writers feel guilty if their work doesn’t include intimacy, as if they’re obligated to seduce the audience. 

I remember my high school teacher once praising K-dramas for this very reason. “They don’t overdo it,” he said. “Just two people touching lips.” To him, that was the most modest way to visualize intimacy 😅.

Lately, I’ve found myself skipping intimate scenes altogether. Not because they offend me, and not because I’m trying to be morally superior—but because they no longer move me. They feel predictable, almost mechanical.

I miss the old days when a kiss was placed carefully at the end of a story, when it marked the emotional climax rather than serving as a routine checkpoint. Back then, sex felt like an optional side dish, not the main course we were expected to consume.

Maybe we’re living in an era obsessed with reaching the peak of intimacy as quickly and explicitly as possible. Or maybe intimacy has simply changed its language.

Or maybe—quietly, honestly—I’m just not ready to meet it where it stands now 🙂‍↕️.

And perhaps that, too, is okay.
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hello~

Sejujurnya, setelah hampir setahun main Township aku merasa bosan karena kurang duit mulu *realistis 😂 jadilah aku mencari game lain yang bisa bikinku melupakan proyek-proyek mangkrak. Setelah searching sana sini, aku memutuskan untuk meng-install game Resortopia karena tertarik dengan review-nya yang so far so good. Resortopia adalah simulator game yang bisa dimainkan via smartphone dan PC, sayangnya masih mesti connect internet yaini jadi agak syulit kalau nggak pake wifi atau data tinggal dikit #mendangmendingmendungclub.

Sesuai dengan namanya, Resortopia ini mengajak kita (player) untuk mengelola resort beserta isi-isinya, dari kamar, restaurant, spa, bioskop, toko sampai taman. Ada 3 karakter inti di Resortopia, yakni Udon si manager, Titan si koki dan Bubble si penyihir yang bahu membantu menghasilkan cookies yang dipake untuk beli furniture dan upgrade skill. Seperti game pada umumnya, kita harus mau bersabar dan bersusah-susah di awal, setelahnya mah insya allah lantjar djaya.


➕➖

+ ada banyak cara mendapatkan (dan menghabiskan) cookies, candy, ticket dan leaves.
+ item-nya lucu-lucu apalagi kalau ada event.
+ sering ada seasonal event.
+ mini games-nya variatif dan cukup mudah *ssttt... gatcha-nya bikin candu 😊.
+ desain UI-nya horizontal, jadi view-nya nggak akan berubah meski lupa pencet lock screen.
+ update terus.

- mesti tekun.
- rupa karakternya absurd abis, apalagi si Udon *maap 😅.
- seasonal pass-nya mehong coy.
- zoom in zoom out terbatas.

Setelah beberapa kali main ke resort sebelah, aku termotivasi untuk mendekorasi kamar dan taman secara maksimal *ambisi. Saking stuck-nya cari cheat resep minuman aku iseng searching di Pinterest pake keyword Resortopia. Tahu nggak apa yang muncul? Yap, dekor maha maksimal yang bikinku melongo. Rango-o-rang pada makan apa sih kok desainnya bagus-bagus, yawla... ini nggak bisa dibiarkan, aku mau juga. Kurasa kalyan udah tahu apa yang kulakukan selanjutnya yekan wkwk.

Untuk kalyan yang stuck bikin resep minuman.

Cooling Mint 
It chills you to the core!
ice cubes + peppermint

Iced Cola
Cola with ice brings double the happiness.
ice cubes + cola

Iced Americano
Is it true that adding ice to an americano makes it less better?
ice cubes + coffee

Waxberry Drink
Be careful! It'll be tough to get rid of the stains if it gets on your clothes.
ice cubes + waxberry

Green Bean Smoothie
With this around, mom doesn't need to be worry about me getting heatstroke anymore...
ice cubes + green beans

Strawberry Milk
Despite containing unrefined strawberry jam, it still smells absolutely divine.
milk + strawberry

Banana Milk
A bottle during breakfast will energize your entire day.
milk + banana

Original Milk Tea
All-natural tea and milk, with zero added sugars or preservatives.
milk + black tea

Orange Juice
I like drinking orange juice whenever I'm on a plane.
orange + sugar

Watermelon Juice
This summertime exclusive is delicious and healthy.
watermelon + sugar

Hongkong-Style Tea & Coffee
A blend of eastern and western flavors, this beverage tastes of Hongkong.
milk + black tea + coffee

Jasmine Tea
What a beautiful jasmine flower...
sugar + green tea + jasmine flower

Matcha Cheese
The Matcha and cheese flavors perfectly complement each other.
milk + matcha + cheese

Honey Pomelo Tea
Pomelo pulp must be cleaned first before it can be boiled.
sugar + honey + pomelo

Apple Cassia Tea
Smells like perfume, tastes like apple-infused water hat's been boiled with tree bark.
black tea + apple + cinnamons

Cocoa Coffee
My heart thumps at the thought of combining cocoa and coffee.
sugar + coffee + chocolate

Iced Sakura Brew
It's fine if you miss out on this exclusive drink. After all, the cherry blossoms will bloom again next year.
ice cubes + sakura + sweet rice wine

Ice Lemonade
Feel refreshed after drinking this!
ice cubes + sugar + peppermint + lemon

Kitty Hot Cocoa
Look into my eyes... are you sure you don't want a cup too, meow?
sugar + milk + chocolate + marshmallow

Coconut Juice with Sagoo
Smells like coconut, tastes of summer and even has a chewy element to boot!
milk + sugar + sagoo + coconut

Rose Afternoon Tea
This drink is so exquisite that even the cream is shaped like a rose.
milk + black tea + roses + whipped cream

Iced Cocoa Milkshake
Something as beautiful as this must taste delicious as well !
strawberry milk + chocolate + cherry + whipped cream

Full of Grapes
Rejoice, lovers of grapes! No grape skins on this drink.
ice cubes + purple grape + green grape + whipped cream

Soymilk with Osmanthus Rice Cake
Burp!
milk + rice cake + roasted soy flour + osmanthus

Vibrant Tropical Tea
It's chock-full of fruits and sincerity.
green tea + orange + watermelon + lemon + pinneapple

Osmanthus Caramel Oolong
A gentle and romantic gift of autumn.
milk + oolong tea + caramel syrup + osmanthus

Summertime Iced Berries
The taste of summer is infused into a single glass!
ice cubes + ice cream + blueberry + waxberry + thyme

Heart of The Sea
This is reminiscent of that love story which involves an iceberg in the middle of the ocean...
peppermint + cherry + ice cream + pop rocks + light rum

Taro Shaved Ice
What a cute rabbit! It will definitely taste better as a frozen treat!
blueberry + shaved ice + jelly + taro ball + stardust

Stewed Snow Pear with Rock Sugar
You can enjoy this even if you're not having a cough!
rock sugar, snow pear, snow fungus, red dates, goji berry

***

Sekarang aku masih main Resortopia, kalyan ada yang main juga nggak?



Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Newer Posts
Older Posts

Followers

Paused Moments

Let's Get In Touch

  • Behance
  • Letterboxd
  • LinkedIn

Disclaimer

It is prohibited to copy any content from this blog without prior permission. If you believe your privacy has been violated or notice content that requires proper credit, please let me know.

Note

Some links in the post may be affiliate links, which means I may earn a small commission if you buy through them. There’s no pressure at all—what works for you is what matters most. Thank you 🤍

Alone Alone Kelakone

2025 Reading Challenge

2025 Reading Challenge
Lestari has read 0 books toward her goal of 6 books.
hide
0 of 6 (0%)
view books

Archives

  • ►  2011 (7)
    • ►  May (1)
    • ►  Nov (6)
  • ►  2012 (19)
    • ►  Jan (1)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (8)
    • ►  Jun (2)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Nov (1)
  • ►  2013 (12)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Oct (1)
  • ►  2014 (20)
    • ►  Jan (2)
    • ►  May (1)
    • ►  Aug (1)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (8)
  • ►  2015 (62)
    • ►  Jan (6)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  Jun (7)
    • ►  Jul (1)
    • ►  Aug (10)
    • ►  Sep (7)
    • ►  Oct (11)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (7)
  • ►  2016 (64)
    • ►  Jan (5)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (2)
    • ►  May (6)
    • ►  Jun (1)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (7)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (9)
    • ►  Nov (6)
    • ►  Dec (11)
  • ►  2017 (76)
    • ►  Jan (10)
    • ►  Feb (5)
    • ►  Mar (6)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (12)
    • ►  Jun (10)
    • ►  Jul (7)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (6)
  • ►  2018 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (7)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (5)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2019 (39)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (3)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (5)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (1)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2020 (48)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (2)
    • ►  Mar (7)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (3)
    • ►  Oct (7)
    • ►  Nov (3)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2021 (44)
    • ►  Jan (2)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (4)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (3)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (4)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (5)
  • ►  2022 (47)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (4)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (5)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (2)
    • ►  Oct (5)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (3)
  • ►  2023 (41)
    • ►  Jan (3)
    • ►  Feb (3)
    • ►  Mar (3)
    • ►  Apr (3)
    • ►  May (2)
    • ►  Jun (3)
    • ►  Jul (5)
    • ►  Aug (4)
    • ►  Sep (6)
    • ►  Oct (3)
    • ►  Nov (2)
    • ►  Dec (4)
  • ►  2024 (48)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (5)
    • ►  Apr (4)
    • ►  May (4)
    • ►  Jun (5)
    • ►  Jul (4)
    • ►  Aug (5)
    • ►  Sep (4)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (5)
    • ►  Dec (2)
  • ►  2025 (32)
    • ►  Jan (4)
    • ►  Feb (4)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Apr (2)
    • ►  May (1)
    • ►  Jun (6)
    • ►  Jul (2)
    • ►  Aug (2)
    • ►  Sep (1)
    • ►  Oct (2)
    • ►  Nov (4)
    • ►  Dec (2)
  • ▼  2026 (5)
    • ►  Jan (4)
    • ▼  Feb (1)
      • 6^2 Luncheon

SERIES

Annual Post Book Quaranthings Screen Shopping Blogging 101 Hari Raya Hidden Gems Series

Friends

  • D. R. Bulan
  • Dari Kata Menjadi Makna
  • Ikan Kecil Ikugy
  • Jolee's Blog
  • Mazia Chekova
  • Noblesse Oblige
  • Perjalanan Kehidupan
  • Pici Adalah Benchoys
  • The Random Journal

Blogmarks

  • A Beautiful Mess
  • A Plate For Two
  • Berada di Sini
  • Cinema Poetica
  • Daisy Butter
  • Dhania Albani
  • Diana Rikasari
  • Dinda Puspitasari
  • Erika Astrid
  • Evita Nuh
  • Fifi Alvianto
  • Kae Pratiwi
  • Kherblog
  • Living Loving
  • Lucedale
  • Mira Afianti
  • Monster Buaya
  • N Journal
  • N. P. Malina
  • Nazura Gulfira
  • Puty Puar
  • Rara Sekar
  • What An Amazing World
  • Wish Wish Wish
  • Yuki Angia

Check This Too

  • Minimalist Baker
  • Spice The Plate

Thanks for Coming

Show Your Loves

Nih buat jajan

Community

Blogger Perempuan

Created with by ThemeXpose | Distributed By Gooyaabi Templates