Tiba-Tiba COD Kulkas

by - January 10, 2026

Saat pulang dari puskesmas, aku melewati mobil pickup yang terparkir di lapangaan dekat rumah. Kulihat teteh-teteh yang fokus pada smartphone di seat depan, dan aa-aa yang mengajak main anak kembarnya di sekitar lapangan. Melihat pakaian mereka yang rapi dan bersih, aku menyimpukan mereka mau main ke rumah teman atau kerabat di area kompleks *sotoy. Mungkin mereka sedang minta shareloc karena penomoran rumah di sini agak random, makanya banyak yang nyasar 😅.

Sampai rumah aku segera ganti baju dan beberes kamar tipis-tipis, tetiba ada yang bertamu. Tadinya kukira itu bu RT yang mau mengutip iuran ronda, eh bukannya kemarin udah ya 🤔. Seingatku, orang rumah nggak ada yang me-mention akan kedatangan tamu hari ini, apakah doi kurir paket? Begitu kubuka pintu, eh... ini mah teteh yang tadi di lapangan. Doi menyapaku dengan "assalamuaikum teh... punten... saya mau ngambil kulkas"



HAH?!



HAHH?!



HAHHH?!



*hiperbola

Intinya sih begini. Teteh tersebut bikin posting-an di FB yang menyatakan bahwa doi mencari kulkas yang sesuai dengan budget-nya. Salah satu warganya merespon dan menawarkan kulkas miliknya (doi udah beli kulkas baru jadi yang lama nggak dipake). Mereka akhirnya berkontak via WA dan sepakat untuk COD di rumah seller. Tadinya kukira si teteh salah rumah, namun saat kucek chat-nya si seller kasih alamat rumahku lengkap dengan RT/RW dan poin lokasi macem data di e-commerce.

Aku pun menjelaskan bahwa memang benar alamat yang dan poin lokasi yang seller kirim adalah alamat rumah ini, namun kita nggak pernah jual kulkas. Lha wong kulkas di rumah cuma ada 1, nggak mungkin dijual 😅. Komunikasi antara si teteh dan seller lantjar djaya sampai si teteh sampai di area kompleks. Seketika seller nggak bisa dihubungi dan memblokir nomornya, makanya doi bingung banget dan memutuskan untuk 'menjemput' kulkasnya ke rumah.

Fyi, tahun lalu kita memang ganti kulkas, tapi kulkas yang lama udah langsung ada yang ambil yaini 😉.

Sejujurnya aku merasa nggak enak hati meski si teteh dan keluarga bilang udah legowo dengan kejadian COD fiktif ini. Bayangkan... untuk COD kulkas, mereka rela pinjam mobil pickup demi menempuh jarak Pamanukan-Subang 🥹. Si teteh udah dress well (+make up), keluarganya dipakaikan pakaian terbaik dan didandani macem mau menghadiri acara penting. Yang melegakan, si teteh belum sempat transfer ke si seller karena keburu diblokir 😮‍💨.

Setelah bermaaf-maafan, si teteh dan keluarga undur diri karena cuaca tetiba mendung sedang perjalanannya masih panjang. Aku berharap mereka bisa mendapatkan penghiburan setelah kecewa nggak jadi COD kulkas, sumvah masih merasa enak banget 🥲. Sampai sekarang kita nggak tahu siapa seller penjual kulkas, entah tujuannya memang berniat jahat atau sekedar jahil. Yha~ setiap perbuatan pasti akan dimintai pertanggungjawaban. Fyi aja sih ini mah 😁.

***
Kalyan ada cerita apa di awal tahun ini?

You May Also Like

0 comments

Feel free to leave some feedback :)
Have a nice day everyone~