Dapoernya Paberik

by - December 02, 2018


Sebagai anak nongkrong Bandung Timur, tentcunya area main kita berada di sekitaran kosannya Icunk atau yang berada di tengah-tengah antara kosanku dan kosannya Icunk. Kalau mau agak jauh palingan ke BIP atau Alun-alun Bandung. Paskal, PvJ dan Ciwalk mah nggak masuk list ya karena repot mesti berganti-ganti angkot dan yang paling penting jauhhnya itu loh ... malesin 😪.

Minggu lalu, seperti byasa ... aku dan Icunk + Lisna janjian untuk nonton di Ubertos, tadinya kita mau nonton film Bohemian Rhapsody tapinya nggak jadi yha~ keburu turun layar 😩. Berhubung film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald sudah rilis ... mau nggak mau Potterhead sekalian harus nonton, meski sebenarnya sempat skeptis karena reviewnya kurang ngenakin.


Sebelum ke Ubertos kita ketemuan dulu di Dapoernya Paberik atas dasar rekomendasi temannya Icunk + Lisna. Dapoernya Paberik ini terletak di jl. Soekarno-Hatta no 571 di kompleks yang sama dengan factory outlet Paberik Badju dan Adidas, untuk mencapainya kita tinggal mengikuti alur menuju area parkiran bagian dalam. Pokoknya yang ada tulisan Kafetaria-nya ya ... 

Kupikir Dapoernya Paberik ini adalah yang paling authentic dalam menerapkan tema tropical industrial, gimana nggak authentic lha yha ... wong restonya sendiri berada di kompleks pabrik. Dapoernya Paberik hanya menggunakan ½ dari luas plant (artinya bangunan, bukan tanaman), nggak tahu nih yang sebelahnya dipake apa 😒 Untuk area duduk kita bisa memilih antara area indoor atau area semi outdoor, kita memilih area indoor karena nggak melihat area semi outdooornya yang tertutupi tanaman. Padahal lagi gerah ... ☼


Menariknya, karena Dapoernya Paberik ini menggunakan plant, maka pihak pengelola tak perlu besusah payah menyediakan AC karena plant sudah dilengkapi dengan kipas angin bulit in. Salah satu hal yang patut ditiru adalah pemanfaatan barang di sekitar sebagai property, seperti pemanfaatan (body) mold sebagai elemen estetis di langit-langit atau pemanfaatan pallet kayu pinus sebagai path di beberapa area. Selain berfungsi untuk memperkuat tema tropical industrial, tanaman berfungsi untuk membuat suasana lebih adem 🍃.

Pada beberapa point terdapat kitchen island yang dibedakan berdasaran jenis makanannya seperti grill, pizza, pasta atau drink. Oh iya, kita akan mendapatkan meal card saat meminta menu, fungsinya adalah untuk men-tracking order, jadi waiter / waitress akan membubuhkan stamp setiap kali order selesai dan disajikan di atas meja . Ucul bana~ lah ini meal card-nya... 😃


Range harga makanan mulai dari Rp. 15.000 sedang minuman mulai dari Rp. 6.000. Selain menyediakan menu western seperti steak, french fries dan sausage ada juga menu asian seperti curry, katsu dan rice bowl. Kalau mau menu Sunda bisa nyebrang dulu ke Dapoer Sunda hehe Sayang, koneksi wi-finya Dapoer Paberik samar ... antara ada dan tiada gitu lah haha 😂😂😂

Kalau makan bareng teman, selain order menu pribadi kita pasti order menu bersama (hayo loh ... siapa yang sering begini?). Kali ini menu bersama kita adalah double cheese pizza, meski rotinya cukup tipis tapi kejunya banyak dan yang paling penting sih kenyangnya awet haha 😁 Serius deh ini ... kalau biasanya kita makan lagi setelahnya karena (biasanya) porsinya kurang banyak dikit, kali ini nggak dong. Alhamdulillah sisanya mager di kosan ~ 😋




Pasta Aglio e Olio-nya bagiku pedas ya karena ternyata ditaburi black paper dan irisan cabe merah tapi enak kok, recommend yaini . BTW, nggak disarankan untuk order Fettucine Carbonara kalau order juga double cheese pizza karena nanti jatuhnya enek (kebanyakan keju). Untuk minumannya bisa dicoba nih menu per-juice-an atau per-cooler-an, FYI cooler adalah juice yang ditambahin Yakult ya jadi nanti pasti ada sedikit rasa kecut di minumannya.
   
Di Dapoernya Paberik nggak ada musholla ya, jadi kalau mau sholat kita mesti menyebrang dulu ke Dapoer Sunda atau ke factory outletnya Paberik Badju. Agak repot memang haha ... Kalau sedang dikejar waktu lebih baik sholat di Dapoer Sunda ketimbang di Paberik Badju karena di Paberik Badju mah ngantrinya lumayan lama 😪


Bagi yang suka nyetok foto untuk di-post ke Instagram, nggak perlu gelisah ... karena meski rada ngelekeb Dapoernya Paberik ini cukup instagenic. Ada beberepa spot yang disediakan pengelola sebagai area berfoto lengkap dengan propertinya. Dengan area yang cukup luas dan makanan yang worth to try kita pikir Dapoernya Paberik ini  cocoklah ini untuk bakal tempat bukber 😂😂😂😂
  

  

You May Also Like

2 comments

  1. Nama dan tempatnya unik ya.. sayang udah gak tinggal di Bandung. Etapi dulu mah tongkrongan saya cuma di BIP doank 😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama kok mbak :p BIP tetep jadi tongkrongan paling awet hehe

      Delete

Feel free to leave some feedback after, also don't hesitate to poke me through any social media where we are connected. Have a nice day everyone~