Kolam Retensi Andir
Hello~
Setelah pindah ke The Unaesthetic Side of Bandung tentcunya kita (aku dan Widy) mencari hiburan akhir pekan selain pasar kaget depan tugu RSUD. Baleendah. Sampai suatu waktu Widy diajak jogging oleh temannya di Kolam Retensi Andir, sejak saat itu Widy beberapa kali kembali kesana. Menurutnya, waktu terbaik ke Kolam Retensi Andir adalah weekdays, kalau weekend mah udah pasti pabeulit antara warga yang ingin olahraga dan warga yang berdagang.
Aku baru ke Kolam Retensi Andir saat harpitnas (*lupa lagi libur apa), itu pun gegera kita gabut di rumah. Jarak antara rumah dan Kolam Retensi Andir sebenarnya nggak begitu jauh dan bisa dicapai dengan jalan kaki, namun biar satset kita pake ojol. Nggak ada biaya tiket masuk yaini, hanya ada biaya parkir kalau bawa kendaraan (mobil atau motor). Oh ya, nggak usah khawatir kalau lupa bawa bekal karena ada warung di beberapa titik.
Sebagian warga memanfaatkan jogging track untuk berolahraga dan lapangan kecil di sampingnya untuk senam. Awal-awal aku herman dengan fenomena bapack-bapack yang rela berpanas-panasan demi memancing ikan (yamasa memancing keributan 😁) di kolamnya, macem... segabut itukah yu teh? 😅. Tapi lama-lama mah yaudalaya... Mungkin doi udah financial freedom, kehidupan keluarganya udah terjamin dan doi tinggal menikmati hobby paska kerja keras seumur hidup 😉.
Setelah beberapa kali ke Kolam Retensi Andir, kupikir salah satu waktu terbaik untuk berkunjung adalah saat musim panas karena bunganya sedang mekar. Warna bunganya ranum, apalagi kalau langitnya sedang cerah. Sebisa mungkin aku menghindari weekend ya karena ramai, banyak yang berjualan pinggir jogging track-nya.









0 comments
Feel free to leave some feedback :)
Have a nice day everyone~