Romanticising Life: Weekend Pampering
Hello~
Beberapa hari yang lalu aku mampir di supermarket dan berpapasan dengan ciwik-ciwik yang baru pulang sekolah sedang asyik memilih body lotion di rak. Menimbang-nimbang aroma yang cocok, membandingkan manfaat produk, dan menyesuaikan budget-nya. Oh inikah rasanya nostalgia 😅.
Saat tinggal di ma'had pengeluaran tertinggiku bukan untuk jajan (makanan dan minuman) melainkan untuk beli bodycare dan skincare ala kadarnya. Fyi, meski nggak mandi setiap hari (karena Garut tiris pisan, apalagi saat musim dingin 🥶) kita *aku aja siya 😁 cukup 'boros' untuk urusan bodycare, ada aja yang dibeli tiap bulannya.
Kurasa kita semua pernah mengalami masa rajin banget merawat diri, macem pake body lotion tiap saat, pake lulur tiap minggu atau pake krim biar kulit nggak kering. Iyaaa... aku pake istilah krim karena di masaku produk skincare belum sevariatif saat ini. Apalagi kita berada di usia tanggung, bukan bocil bukan remaja, tapi semriwingnya sungguh tyada duwa 😂.
Salah satu dark side of pesantren yang paling lejen tentcunya adalah budugan 😁 aku sih percaya ya karena anak kenalan mama ada yang mesantren terus budugan sampai mesti ke dokter dan 'istirahat' di rumah. Gegara hal ini mama sering mewanti-wanti agar rajin menjaga kebersihan dan merawat diri.
Alhamdulillah aku berhasil lolos dari endemi mata ikan 🥹.
Seiring waktu, intensitas merawat diri semakin berkurang apalagi di fase kuliah dan kerja. Aku bahkan mesti memangkas durasi mandi dan nge-skip beberapa step skincare demi bisa sarapan. Memang masalahnya ada di manajemen waktu yang berantakan, namun kadang aku merasa 'kehilangan' karena nggak punya cukup waktu untuk merawat diri 🥲.
Jangankan pake ini itu, bisa satset mandi lalu rebahan setelah pulang kerja aja alhamdulillah. Kalyan begini juga kan? Ayo ngaku *cari teman 😁. Biasanya aku menebusnya dengan weekend pampering, dimana 1/2 hariku dedikasikan untuk bebersih head to toe. Udalaya... ciwik-ciwik pasti faham 😉.
FYI, durasi mandi regular-ku sekitar 30 menit, kalau pake lulur atau kondisioner bisa 50-60 menit (ini hitungannya dari masuk sampai keluar kamar mandi). Jangan tanya kenapa bisa selama itu karena aku pun nggak tahu, perasaan mah udah satset tapi ternyata nggak ngaruh 🥹. Aku cuma mandi ya manteman, nggak sambil cuci baju atau bebersih kamar mandi, mandi 'tok.
Semua orang pasti punya urutan favorite untuk mandi, aku juga punya cuma seringnya random sih tergantung mood. Untuk mempermudah aku membaginya jadi 3 step, yakni:
PERSIAPAN
± 30 menit
- luluran (+ scrubbing)
- maskeran
- hair oil
- lip scrubbing
- minum air bening biar nggak haus
MANDI YANG SESUNGGUHNYA
±30 menit
- keramas pertama
- keramas kedua
- creambath
- sabunan
- membersihkan wajah
- gosok gigi
AFTER CARE
± 30 menit
- minum duls *yukata bilas-bilas nggak capek apa 🤭
- pake body lotion
- pake hair tonic
- pake skincare
- potong kuku
*detail-nya sesuai keyakinan masing-masing.
***
Saat melakukan persiapan biasanya aku nyambi sambil sarapan atau nonton drakor, pun dengan after care. Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk weekend pampering ± 30 menit per step, kenyataannya mah lebih yaini 🤣. Jeda-jeda kecil macem ngelamun, ngecek smartphone, ngemil, beresin barang-barang udah pasti bikin molor 😁.
Leminow kalau kalyan pun punya weekend pampering. Kali aja bisa berbagi tips.


0 comments
Feel free to leave some feedback :)
Have a nice day everyone~