Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald

by - November 22, 2018


Rating @watchmen.id untuk Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald: muggle mana ngerti / 10.

Disclaimer: Sebelum membaca post ini kuharap kau sudah menonton filmnya, tak masalah kalau pernah menonton film Harry Potternya saja sebab dunia sihir memang sesempit gang-gang di Diagon Alley. Aku tidak perlu berada dalam mantra imperius untuk mengatakan bahwa semesta J. K. Rowling telah memukauku sejak pertama kali kubaca halaman pertama. Cukup nyamankan dirimu seperti Harry Potter dan Ron Weasley yang sedang menanti salju pertama turun di ruang rekreasi, karena post ini akan “sedikit’ panjang dan menggebu-gebu.



Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald adalah sekuel dari film Fantastic Beast and Where To Find Them yang rilis pada tahun 2016 silam. Seri Fantastic Beast sendiri adalah spin off dari seri Harry Potter dan merupakan pengembangan dari buku pelajaran di Hogwarts karya J. K. Rowling. Tadinya kupikir Fantastic Beast and Where To Find Them hanyalah proyek kangen-kangenan antara J. K. Rowling dan fans Harry Potter,  cukup sampai disitu (tanpa perlu ada sekuel) serta berlanjut ke Quidditch dari Masa Ke Masa.

Tapi kayaknya kita nggak mesti menunggu sampai 2 tahun lagi untuk bisa menonton sekuel dari Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald, karena rumornya J. K. Rowling sudah mempersiapkan sekuelnya bahkan sebelum film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald dirilis (sungguh produktif sekali yaini 😉). Sebelum menonton film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald aku sempat mengecek akun Letterboxd dan menemukan ada The Fantastic Beast 3 (judul lanjutannya belum dikonfirmasi) di list most anticipated (movie) tahun 2019.

Dear J. K. Rowling apakah dirimu nggak ada keinginan untuk menjadikan Harry Potter universe sebagai serial TV macem Games of Thrones atau Strangers Things. Maksudnya biar sama-sama puas gitu loh ... 😅
* maaf hanya sekedar mengingatkan ~

Di akhir film Fantastic Beast and Where To Find Them yang sebenarnya nggak perlu dibuat sekuel aku hanya penasaran dengan kelanjutan hubungan Newt Scamander (Eddie Redmayne) dan Porpentina ‘Tina’ Goldstein (Katherine Waterston) serta Jacob Kowalsky (Dan Fogler) dan Queenie Goldstein (Alison Qudol). Urusan Gellert Grindelwald (Johnny Depp) dan Credence Barebone (Ezra Miller) mah urusannya Kementrian Sihir 😏

Kupikir Credence hancur berkeping-keping saat obscurusnya meledak,  entah bagaimana ia berakhir di sirkus Paris dan bertemu dengan Nagini (Claudia Kim). Kementrian Sihir berusaha merekrut Newt Scamander agar menjadi auror melalui adiknya Thessus Scamander (Callum Turner), cinta segitiga antara Scamander bersaudara dan Leta Lestrange (Zoe Kravitz) turut membumbui Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini, nggak ketinggalan sub-love-story-nya Jacob dan Queenie.

Karena judul filmnya adalah Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald maka nggak banyak hewan-hewan sihir yang ditampilkan. Ada Zuowo si barongsai berekor cantik, ada Niffler yang (masih) demen buricak burinong thingy dan ada si favoritos bowtruckle yang mirip kangkung 💖. Kalau di film Fantastic Beast and Where To Find Them kita akan diajak untuk memasuki dunia ajaib di dalam koper, maka di film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini kita akan diajak memasuki basement rumahnya yang nggak kalah ajaib 😍😍😍.

Kita juga akan diajak untuk menelusuri jejak kelam keluarga Lestrange yang berakar di Paris, disini aku agak #gagalfaham ya ... Kupikir Leta akan lebih cocok bersekolah di Beauxbatons ketimbang Hogwarts, apakah pada saat itu belum ada regulasi yang membagi zonasi sekolah sesuai domisili keluarga? 😵 Sebagai keturunan darah murni keluarga Lestrange dinilai berpengaruh terbukti dari mausoleum yang digunakan Grindelwald untuk mengumpulkan massa.

Kejahatannya Grindelwald sendiri belum maksimal yha~ Kupikir akan ada duel berdarah-darah antara Dumbledore X Grindelwald, nyatanya Cuma pengenalan tokoh Grindelwald. Nggak asyik nih ... kurang lama, makanya jadikan serial dongs tante haha 😂 Kupikir film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald lebih pada memperkenalkan tokoh-tokoh yang akan terlibat di sekuel selanjutnya.

Dengan timeline yang lebih awal ketimbang Harry Potter, tentunya ada banyak tokoh baru (padahal lawas) yang disisipkan J. K. Rowling, salah satunya adalah Abernathy yang bertugas mengawal pemindahan Grindelwald, di masa depan ia menjadi Menteri Sihir.

J. K. Rowling pernah bilang kalau ia bermasalah dengan angka (perhitungan), mungkin itu sebabnya ia ceroboh menyisipkan Professor McGonnagal di film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini. Kupikir selama nggak ngeh mah ya okay-okay aja sih, aku malah concern dengan kostumnya Professor McGonnagal yang ke-Dolores Umbridge – Umbridge-an. ZBL aja lihatnya ... 😫😫😫

Begitu pun dengan pencarian Credence akan orang tuanya, masih kurang diulik nih ... 😐 Mungkin di film selanjutnya akan dibahas haha Jadi Credence tuh sebenarnya anak siapa? Jangan bilang kalau doi masih merupakan keturunan penyihir berpengaruh yang disembunyikan demi keselamatan. Kupikir kalau Delphini aja bisa “disingkirkan” mestinya nasib Credence nggak jauh beda. FYI. Delphini adalah anak dari Voldemort X Bellatrix Lestrange. Nggak usah tanya “kok bisa sih?” karena aku pun masih mempertanyakan “naha si eta bet ka dinya?” 😥.

Di salah satu scene Leta Lestrange bilang kepada Newt Scamander: “you never met  monster you couldn't love”. Well ... termasuk Grindelwald juga nggak sih ini? Karena di pelajaran Sejarah Sihir (asique ... mbnya murid Hogwarts) Grindelwald disebut-sebut sebagai penyihir paling kejam sebelum eranya You-Know-Who alias Voldemort. Yang berarti, doi monster juga kan? Haha 😂

Di buku Harry Potter and The Soccerer’s Stone Dumbledore pernah bilang kepada Harry bahwa ia melihat dirinya dan sepasang kaos kaki baru di Cermin Tarsah (Erised Mirror), kupikir agak janggal juga ya kalau Dumbledore hanya menginginkan kaos kaki baru aja hehe Di film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald aku menemukan jawabannya dan jadi keingetan quotenya Severus Snape yang: “after all this time?” ... “always” 😭.

Kupikir statement Dumbledore tentang Grindelwald yakni “he’s more than my brother” belum cukup untuk membuktikan bahwa mereka adalah gay. Kalau pernah menonton fan fiction Dumbledore X Grindelwald pasti merasa “please dwehh ...” karena Grindelwald adalah penyebab Arianna Dumbledore meninggal. Ehtapi ... Mungkin karena hal itu juga ya Dumbledore bilang “regret is my bestfriend” kepada Leta yang terbaper-baper melihat inisial namanya di balik meja.

FYI. Penulis script film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini adalah  J. K. Rowling sendiri, sedang di film sebelumnya adalah Steve Kloves kupikir J. K. Rowling kurang cocok ya menulis script film karena jatuhnya jadi semi novel, mungkin ini alasannya kenapa banyak penonton yang merasa bosan dan mengantuk saat menonton. Please ... kembalikan lagi kegembiraan Newt Scamander & the gank, kuingin sisi lain dunia sihir yang menyenangkan dan berwarna-warni 🙇🙇🙇.

Pemilihan Johnny Depp sebagai Grindelwald juga termasuk kontroversial karena sebelumnya Johnny Depp tersangkut kasus sexual harrasment atas mantan istrinya Amber Heard. Nah,  ada salah seorang netizen yang memention akun J. K. Rowling dan menyatakan ketidaksetujannya, intinya sih begini “udah tau Johnny Depp tersangkut kasus kenapa masih dipake juga sih?” yang berakhir dengan diblocknya akun tersebut oleh J. K. Rowling.

Saat trailernya Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald dirilis terjadi kehebohan yang cukup membutku pening yakni perihal Nagini. Nagini adalah maledictus sekaligus salah satu dari tujuh horcrux-nya Voldemort. Maledictus adalah manusia yang memiliki kutukan lahir berupa sifat hewani (dalam kasus Nagini ular) yang diwariskan di dalam gen, nggak seperti werewolf yang berubah hanya pada saat-saat tertentu, sifat hewani maledictus akan bertambah seiring usia jadi pasti ujung-ujungnya berubah menjadi monster.

Selama ini kupikir Nagini adalah cowok taunya cewek dongs ... J. K. Rowling ini yha~ banyak banget twistnya. Di film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald memang disebutkan bahwa Nagini berasal dari Indonesia, bahkan J. K. Rowling pun mengakui: Nagini berasal dari kata Bahasa Indonesia yakni Naga Gini (atau Naga Geni di Wiro Sableng mah 😁) yang berarti Naga. Meski berasal dari Indonesia bagiku Nagini kurang melayu, mesti dipertimbangkan lagi ya pemilihan castnya ...

Kemudian muncul kehebohan baru tentang Luna Lovegood yang sebenarnya adalah maledictus yang diwariskan dari ibunya. What? What? What? Seingatku ibunya Luna Lovegood meninggal saat mengekplorasi mantra di rumahnya, Luna Lovegood sendiri akhirnya menjadi magizoologist  dan menikah dengan Rolf Scamander (cucu Newt Scamander kelak), mereka dikarunia anak kembar yakni Loras dan Lysander. Dear netyzen ... bisa nggak sih dikurang-kurangin hoax-nya? Pening nih eike ... 😵 

Terlepas dari berbagai kekurangan dan sub-plot yang bercabang kemana-mana, film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini berhasil membuat kita bernostalgia. Scene Hogwarts diiringi scoring yang memorable adalah kejutan manis yang menyenangkan, saking senangnya sampai terharu haha 😍 Kupikir kita semua menjadi agak sentimentil saat melihat jembatannya, aulanya, kelasnya, gerombolan muridnya, ruang makannya sampai pohon Dedalu Perkasa-nya.

Kehadiran Nicholas Flamel turut memberi warna di film Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald, selama ini kita hanya mengenalnya dari kartu hadiah di Cokelat Kodok. Kupikir nantinya Nicholas Flamel akan menjadi salah satu tokoh kunci di seri Fantastic Beast. Kenapa kok sotoy? Karena aku melihat ada sisa batu bertuah di brankasnya saat (ia) mencari album foto 😅. Jangan-jangan nih ... masih nyambung dengan Marvel universe 😏

Kalau pernah nonton Voldermort Origins of The Heir pasti ikrib nih dengan nama McLaggen. Yap. Grisha McLaggen adalah teman seper-circle-annya Voldemort dan masih merupakan keturunan dari Godric Griffindor si pendiri asrama Griffindor di Hogwarts. Di scene Dumbledore sedang mengajar pelajaran Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam, murid lelaki yang menjadi lawannya bermarga McLaggen. Apakah ini suatu kebetulan? Mungkin ... 😶

CGInya syudah jelas keren paraahhh ... namun untuk beberapa scene aku kurang begitu bisa menikmati karena pergerakannya terlalu cepat. Terutama untuk scene kaburnya Grindelwald di kereta kuda, pusing lihatnya ... meski sebenarnya keren sih. Scene terfavoritku adalah scene Hogwarts ... kembali ke masa lalu memang menyenangkan yha~ Cuma jangan kelamaan juga ntarnya malah ngarep haha 😂

Kali ini nggak ada scene terbaper yang ada adalah scene ter-brebes mili. Sesaat setelah Lestrange musoleum battle ada kekosongan yang menghampiri, selain mengajarkan tentang cinta (yang mana nggak pernah dimiliki si Voldy) semesta J. K. Rowling ini akrab dengan yang namanya kehilangan. Yap. Kamu bisa kehilangan seseorang yang dicintai hanya dengan sekali ucapan mantra ... bahkan sebelum kamu sempat berkedip. Beginilah kalau J. K. Rowling dan David Yates mengambil alih ~

🎶 One taught me love ... 🎶 One taught me patient ... 🎶 One taught me pain ...

Eddie Redmayne dikenal berkat perannya sebagai Stephen Hawking di Theory of Everything, aku sendiri malah lebih suka perannya sebagai Lili Elbe di The Danish Girl, terasa lebih menjiwai. Kupikir Eddie Redmayne memang aktor yang tepat untuk memerankan Newt Scamander yang awkward namun passionate terhadap pilihan hidupnya. Cocok aja ... terutama untuk scene-scene yang melibatkan hewan-hewan sihir.

Nggak ngerti juga kenapa ya setiap kali mukanya Grindelwald kok malah kepikiran mukanya si Sule yah haha  Well, garis-garis tegas (bukan halus lagi) di mukanya mengingatkanku akan Sule, jadi rada gagal fokeus juga nontonnya karena bawaannya ingin ngetawain mulu wkwk Johnny Depp dikenal berkat karakter yang ikonik seperti Captain Jack Sparrow atau Sweeney Todd yang berimbas pada padamnya pesona karakter lainnya yang kurang ‘kuat’ seperti Tonto di Lone Ranger. Harus diakui, Grindelwald memang bukan penampilan terbaiknya Johnny Depp namun juga sayang untuk dilewatkan.

Oh iya, seperti biasa aku nonton Fantastic Beast and The Crimes of Grindelwald ini di Ubertos dengan Icunk dan Lisna, mb Deya dan mb Medus lagi asyik nonton badminton💘. BTW. Kalau rewatch film Fantastic Beast and Where To Find Them tolong diperhatikan lagi scene peradilan pertamanya Newt Scamander dan Jacob Kowalsky, karena ... ada salah satu karakter Crazy Rich Asians yang nyasar disana haha 😚

Terimakasih sudah membaca, alhamdulillah skill kepoku sudah naik level macem David Kim jadi semua materi yang ada di post ini bisa dipertanggungjawabkan 😂😂😂

Peace, Love and Gawl!

You May Also Like

0 comments

Feel free to leave some feedback after, also don't hesitate to poke me through any social media where we are connected. Have a nice day everyone~